Nasional

Kapan Gaji ke-14 ASN Cair? Ini Prediksi Waktunya Berdasarkan Golongan!

Retno Ayuningrum
×

Kapan Gaji ke-14 ASN Cair? Ini Prediksi Waktunya Berdasarkan Golongan!

Sebarkan artikel ini
Kapan Gaji ke-14 ASN Cair? Ini Prediksi Waktunya Berdasarkan Golongan!

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Menjelang Idulfitri 1447 H, suasana mulai ramai dengan persiapan lebaran. Tak hanya masyarakat umum, juga mulai menantikan salah satu momen penting dalam tahun ini: gaji ke-14 atau Tunjangan Hari Raya (). Tahun ini, pemerintah memastikan pencairan akan dilakukan lebih awal, yaitu di awal Ramadan 2026. Kabar ini tentu disambut antusias, terutama mengingat THR menjadi salah satu komponen penting dalam memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.

Gaji ke-14 atau THR bukan sekadar tunjangan biasa. Ini adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada ASN, , Polri, dan pejabat negara yang telah menjalankan tugasnya sepanjang tahun. Pencairan tahun ini diperkirakan akan berlangsung antara 19 hingga 26 Februari 2026, mengacu pada penetapan 1 Ramadan 1447 H oleh Kementerian Agama. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp55 triliun, menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan ASN bisa menikmati lebaran dengan lebih tenang.

Apa Itu Gaji ke-14?

Gaji ke-14 atau THR adalah tunjangan tahunan yang diberikan menjelang Idulfitri. Tunjangan ini berlaku untuk ASN, TNI, Polri, hingga pejabat negara. THR bukan cuma soal angka di rekening. Ini adalah bentuk pengakuan atas dedikasi dan loyalitas para pegawai dalam menjalankan tugas negara.

Pemberian THR diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2016. Sejak saat itu, THR menjadi salah satu hak yang dinantikan setiap tahun. Besaran THR tidak seragam, melainkan disesuaikan dengan golongan dan masa kerja ASN masing-masing.

Prediksi Jadwal Pencairan THR 2026

Pemerintah memastikan THR 2026 akan dicairkan lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Targetnya adalah awal Ramadan, yang berarti sekitar Februari 2026. Tepatnya, diperkirakan antara 19 hingga 26 Februari 2026.

Tanggal ini didasarkan pada hasil penetapan 1 Ramadan 1447 H oleh Kementerian Agama. Dengan pencairan yang lebih awal, ASN diharapkan bisa lebih leluasa mempersiapkan kebutuhan menjelang lebaran.

1. Penetapan Awal Ramadan

Sidang isbat yang dilakukan Kemenag menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Maret 2026. Namun, pencairan THR dilakukan sebelumnya, yaitu sekitar akhir Februari.

2. Pencairan via Kemenkeu

Kementerian Keuangan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk THR tahun ini. Angka ini mencakup ASN, TNI, Polri, hingga penerima .

3. Distribusi ke Unit Kerja

Setelah anggaran disiapkan, dana THR akan didistribusikan ke unit kerja masing-masing ASN. Proses ini biasanya berlangsung cepat untuk memastikan pencairan tepat waktu.

Perkiraan Besaran THR per Golongan

Meski belum ada keputusan resmi mengenai besaran THR 2026, namun berdasarkan pengalaman sebelumnya dan struktur gaji ASN, berikut prediksi nominal THR per golongan:

Golongan Estimasi THR
I Rp2,2 juta – Rp2,8 juta
II Rp3 juta – Rp4 juta
III Rp3,8 juta – Rp5,4 juta
IV Rp5,8 juta – Rp7,8 juta

Besaran ini bisa berubah tergantung pemerintah menjelang pencairan. Namun, perkiraan ini cukup realistis mengingat inflasi dan kondisi ekonomi yang terus dipantau.

Dasar Hukum THR ASN

Pemberian THR tidak dilakukan sembarangan. Ada aturan yang mengaturnya agar penyaluran THR tetap transparan dan sesuai dengan ketentuan.

1. PP Nomor 20 Tahun 2016

Peraturan ini menjadi dasar utama pemberian THR bagi ASN, TNI, Polri, dan penerima pensiun. Di dalamnya dijelaskan syarat dan ketentuan pemberian THR secara menyeluruh.

2. PP Nomor 11 Tahun 2025

Peraturan ini mengatur teknis pemberian THR dan gaji untuk aparatur negara, pensiunan, dan penerima tunjangan pada tahun 2025. Meski untuk tahun sebelumnya, namun menjadi acuan penting dalam penyusunan kebijakan THR tahun ini.

3. Peraturan Menteri Keuangan

Permenkeu mengatur teknis penganggaran dan pencairan THR. Ini mencakup mekanisme distribusi dana hingga ke unit kerja terkecil.

4. UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN

ini menjadi payung hukum utama bagi aparatur sipil negara. Dalam pasal-pasalnya, dijelaskan hak-hak ASN termasuk tunjangan yang berlaku.

Tips Menantikan THR dengan Tenang

Menunggu THR memang menegangkan, terutama bagi ASN yang mengandalkan tunjangan ini untuk memenuhi kebutuhan lebaran. Agar tidak terlalu tegang, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

1. Cek Informasi Resmi Secara Berkala

Pantau situs resmi Kemenkeu, BKN, atau unit kerja untuk update pencairan THR. Hindari info dari media sosial yang belum tentu valid.

2. Siapkan Anggaran Darurat

Jika THR belum cair, siapkan anggaran darurat untuk memenuhi kebutuhan awal lebaran. Ini bisa mengurangi tekanan menjelang hari raya.

3. Jangan Terpaku pada THR Saja

THR memang penting, tapi bukan satu-satunya sumber dana lebaran. Mulai menabung atau membuat rencana anggaran sejak awal tahun bisa membantu.

Disclaimer

Informasi THR yang disajikan bersifat prediksi dan belum merupakan keputusan resmi pemerintah. Besaran dan jadwal pencairan bisa berubah tergantung situasi dan kondisi menjelang Idulfitri 2026. Selalu pantau sumber resmi untuk informasi terbaru.

Retno Ayuningrum
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.