Kabar baik datang buat keluarga penerima manfaat (KPM) yang menunggu pencairan bantuan sosial. Di awal Ramadhan 2026, pemerintah melalui Kementerian Sosial RI akan menyalurkan bansos PKH dan BPNT tahap pertama tahun ini. Dana sekitar Rp600.000 per keluarga akan masuk ke rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) secara bertahap.
Penyaluran bansos ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mendukung kesejahteraan keluarga berpenghasilan rendah. Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026 dialokasikan untuk periode Januari hingga Maret. Targetnya, bantuan ini akan menjangkau sekitar 10 juta KPM PKH dan lebih dari 18 juta KPM BPNT.
Jadwal Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tidak dilakukan sekaligus. Pemerintah menjalankan sistem bertahap agar distribusi dana lebih terkendali dan tepat sasaran.
1. Jadwal Penyaluran PKH Tahap 1 Tahun 2026
PKH Tahap 1 Tahun 2026 akan disalurkan mulai awal Ramadhan 2026. Penyaluran ini mencakup tiga bulan pertama, yaitu Januari, Februari, dan Maret. Pencairan dilakukan secara bertahap ke rekening KKS penerima.
2. Jadwal Penyaluran BPNT Tahap 1 Tahun 2026
Sama seperti PKH, penyaluran BPNT Tahap 1 juga dimulai awal Ramadhan 2026. Bantuan berupa kuota e-warong senilai Rp600.000 per keluarga akan cair dalam periode yang sama, yakni Januari hingga Maret.
3. Progres Penyaluran Awal 2026
Menurut data dari Mensos Gus Ipul, hingga awal Ramadhan 2026, penyaluran PKH sudah mencapai 89,4 persen dari total anggaran. Untuk BPNT, progresnya mencapai 86,9 persen. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar penerima sudah mendapatkan bantuan.
Besaran dan Rincian Bansos PKH dan BPNT 2026
Bansos PKH dan BPNT memberikan bantuan dalam bentuk tunai dan non-tunai. Besaran bantuan disesuaikan dengan kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat.
1. Besaran Bansos PKH Tahap 1
Setiap keluarga penerima PKH akan mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp600.000 per bulan. Dengan begitu, total bantuan PKH untuk tiga bulan mencapai Rp1.800.000.
2. Besaran Bansos BPNT Tahap 1
Bansos BPNT diberikan dalam bentuk kuota e-warong senilai Rp600.000 per bulan. Total bantuan BPNT untuk tiga bulan adalah Rp1.800.000 juga. Kuota ini bisa digunakan untuk membeli sembako di toko mitra pemerintah.
3. Rincian Penyaluran Bansos 2026
Berikut rincian besaran dan jenis bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026:
| Jenis Bansos | Besaran per Bulan | Jumlah Bulan | Total per Keluarga |
|---|---|---|---|
| PKH | Rp600.000 | 3 bulan | Rp1.800.000 |
| BPNT | Rp600.000 | 3 bulan | Rp1.800.000 |
Syarat dan Kriteria Penerima Bansos PKH dan BPNT
Penerima bansos PKH dan BPNT dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Mereka harus terdaftar dalam database terpadu Kementerian Sosial.
1. Kriteria Penerima PKH
PKH ditujukan untuk keluarga sangat miskin atau rentan miskin. Kriteria penerimanya antara lain:
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kementerian Sosial
- Memiliki anak usia sekolah atau balita
- Ibu hamil atau lansia dalam keluarga
- Tinggal di wilayah tertinggal atau rawan bencana
2. Kriteria Penerima BPNT
Bantuan BPNT diberikan kepada keluarga yang membutuhkan bantuan pangan. Syaratnya meliputi:
- Terdaftar sebagai penerima BPNT di Data Terpadu Kemensos
- Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
- Tidak berstatus sebagai penerima bantuan PKH (jika tidak termasuk kriteria ganda)
3. Penerima Kriteria Ganda
Ada juga keluarga yang menerima kedua jenis bansos sekaligus. Mereka disebut sebagai penerima kriteria ganda. Bansos yang diterima mencakup tunai dan non-tunai.
Cara Cek Saldo Bansos PKH dan BPNT di Aplikasi
Untuk memastikan bansos sudah masuk, penerima bisa mengecek saldo melalui aplikasi resmi pemerintah.
1. Cek Saldo PKH dan BPNT via Aplikasi Kemensos
Unduh aplikasi "Sapa" atau "KemensosGo" di Google Play Store atau App Store. Setelah login menggunakan NIK dan nomor KKS, pengguna bisa melihat riwayat penyaluran dan saldo bansos.
2. Cek Saldo via SMS
Penerima juga bisa mengecek saldo bansos melalui SMS ke nomor 0853-1111-1111 dengan format: CEK [spasi] Nomor KKS. Biaya SMS sesuai tarif operator.
3. Cek via ATM atau Mobile Banking
Saldo bansos PKH bisa dicek di ATM atau mobile banking bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Pastikan nomor rekening sudah terhubung ke KKS.
Tips Menggunakan Bansos Secara Bijak
Bansos PKH dan BPNT dirancang untuk membantu kebutuhan dasar keluarga. Penggunaannya sebaiknya disesuaikan dengan prioritas kebutuhan.
1. Prioritaskan Kebutuhan Pokok
Gunakan bansos untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti makanan, pendidikan anak, dan kesehatan keluarga. Hindari pengeluaran konsumtif yang tidak mendesak.
2. Manfaatkan Kuota BPNT di Toko Mitra
Kuota BPNT hanya bisa digunakan di toko mitra pemerintah. Pastikan membeli sembako seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur yang masuk dalam daftar barang bantuan.
3. Simpan Bukti Transaksi
Simpan struk belanja dan bukti penyaluran bansos. Ini penting untuk keperluan verifikasi atau audit di masa depan.
Disclaimer
Informasi penyaluran bansos PKH dan BPNT dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pemerintah. Data dan jadwal yang disebutkan di atas merupakan informasi terkini hingga awal Ramadhan 2026. Pastikan selalu mengecek informasi resmi dari Kementerian Sosial untuk update terbaru.
Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026 menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Dengan penyaluran yang tepat sasaran, diharapkan bantuan ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga yang membutuhkan.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













