Hidup di kota besar seringkali berarti perjalanan pulang pergi yang melelahkan. Macet, bahan bakar mahal, dan waktu yang terbuang di jalan raya membuat banyak orang mulai mencari cara agar lebih hemat. Tapi, bagaimana jika solusinya begitu sederhana sampai bisa dilakukan hanya dalam satu hari di rumah?
Bayangkan saja, satu hari tanpa pergi ke mana-mana, bisa jadi langkah kecil yang dampaknya lebih besar dari yang dibayangkan. Tidak hanya soal waktu dan tenaga, tapi juga penghematan nyata di kantong, terutama untuk BBM.
Mengapa 1 Hari di Rumah Bisa Hemat BBM?
1. Hindari Perjalanan Rutin Harian
Kebanyakan orang menghabiskan rata-rata 20 hingga 40 ribu rupiah per hari hanya untuk transportasi. Kalau dikalikan sebulan, angkanya bisa tembus 600 ribu hingga 1 juta. Coba bayangkan jika satu hari dalam sebulan saja tidak pergi ke mana-mana?
Dengan satu hari WFH atau libur total dari aktivitas luar rumah, pengeluaran BBM bisa berkurang hingga 100 ribu per bulan. Tidak sedikit, terutama jika dilakukan rutin.
2. Kurangi Kebiasaan Naik-Turun Mobil
Kebiasaan naik-turun mobil untuk urusan kecil seperti belanja, makan, atau bahkan sekadar nganter anak ke sekolah, seringkali tidak disadari sebagai pemborosan. Tapi, kalau dihitung-hitung, jarak tempuhnya bisa mencapai 20 hingga 30 kilometer dalam sehari.
Satu hari di rumah bisa menghemat 2 hingga 3 liter BBM, tergantung jenis kendaraan. Kalau harga BBM per liter sekitar 15.000 rupiah, berarti penghematan per hari bisa mencapai 30 hingga 45 ribu rupiah.
Cara Menghemat BBM dengan 1 Hari di Rumah
1. Pilih Hari yang Tepat
Tidak semua hari cocok untuk dijadikan “hari hemat”. Pilih hari ketika aktivitas luar rumah biasanya paling padat. Misalnya, hari Senin atau Jumat yang biasanya penuh agenda. Dengan begitu, penghematannya lebih terasa.
2. Siapkan Kebutuhan di Rumah
Agar satu hari di rumah bisa maksimal, persiapkan segala sesuatunya sebelumnya. Stok makanan, kebutuhan rumah tangga, dan aktivitas hiburan harus sudah siap. Ini akan menghindarkan dari godaan untuk keluar rumah.
3. Gunakan Waktu untuk Hal Produktif
Jangan sampai satu hari di rumah malah dihabiskan untuk scrolling ponsel. Manfaatkan waktu untuk hal-hal produktif seperti belajar, kerja dari rumah, atau merapikan barang-barang yang selama ini tertunda.
Perbandingan Pengeluaran BBM: Hari Aktif vs Hari di Rumah
| Keterangan | Hari Aktif | Hari di Rumah |
|---|---|---|
| Rata-rata jarak tempuh | 30 km | 0 km |
| BBM terpakai | 3 liter | 0 liter |
| Biaya BBM (@15.000/liter) | 45.000 | 0 |
| Biaya parkir (estimasi) | 15.000 | 0 |
| Total pengeluaran per hari | 60.000 | 0 |
Dari tabel di atas, satu hari di rumah bisa menghemat hingga 60 ribu rupiah per hari. Kalau dilakukan 4 kali sebulan, penghematannya bisa mencapai 240 ribu rupiah.
Tips Lain agar Lebih Hemat BBM
1. Gabungkan Perjalanan
Kalau memang harus keluar rumah, gabungkan beberapa kegiatan dalam satu perjalanan. Misalnya, belanja dan makan di tempat yang berdekatan. Ini mengurangi frekuensi perjalanan dan jarak tempuh.
2. Gunakan Transportasi Umum
Untuk aktivitas yang tidak bisa dihindari, pertimbangkan transportasi umum. Ojek online, angkot, atau bahkan sepeda bisa menjadi alternatif yang lebih hemat.
3. Perawatan Kendaraan Rutin
Mesin yang terawat bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 10 persen. Ganti oli rutin, periksa tekanan ban, dan pastikan mesin dalam kondisi prima.
Kapan 1 Hari di Rumah Tidak Efektif?
Tentu saja, tidak semua orang bisa melakukannya. Beberapa profesi memang menuntut kehadiran fisik di luar rumah. Tapi, bagi yang memiliki fleksibilitas, satu hari di rumah bisa jadi strategi jitu mengurangi pengeluaran BBM.
Bahkan, kalau dilakukan secara rutin, kebiasaan ini bisa menjadi bagian dari gaya hidup hemat dan produktif.
Kesimpulan
Satu hari di rumah bukan sekadar istirahat. Ini adalah langkah kecil yang bisa memberi dampak besar pada pengeluaran bulanan, terutama untuk BBM. Dengan perencanaan yang tepat dan kesadaran untuk mengurangi perjalanan, penghematan bisa dirasakan secara nyata.
Tidak perlu langsung mengubah seluruh rutinitas. Cukup mulai dari satu hari dalam sebulan, lalu tingkatkan secara bertahap. Hasilnya? Kantong lebih lega, waktu lebih terjaga, dan kebiasaan yang lebih sadar akan penggunaan energi.
Disclaimer: Data biaya BBM dan pengeluaran lainnya bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar dan kebijakan pemerintah.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













