Pemerintah Kabupaten Gowa kembali menghadirkan solusi praktis bagi masyarakat yang membutuhkan akses ke kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, warga bisa mendapatkan sembako di bawah harga pasar. Kegiatan ini tidak hanya membantu kantong masyarakat, tapi juga menjaga stabilitas ketersediaan pangan, terutama saat menjelang Ramadan.
Program ini menjadi salah satu upaya nyata dari pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Dengan berbagai komoditas utama seperti beras, bawang merah, hingga ayam broiler ditawarkan dengan harga lebih murah, GPM hadir sebagai alternatif belanja yang efisien dan strategis.
Mengenal Gerakan Pangan Murah (GPM) di Gowa
Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan inisiatif dari Pemerintah Kabupaten Gowa yang dijalankan oleh Dinas Ketahanan Pangan. Tujuan utamanya adalah menyediakan akses mudah terhadap bahan pokok dengan harga lebih rendah dari rata-rata pasar. Program ini biasanya digelar saat momen khusus seperti menjelang Ramadan atau Idul Fitri, ketika permintaan dan harga bahan pokok cenderung naik.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan serta mencegah fluktuasi harga yang berdampak pada daya beli masyarakat. Dengan menghadirkan berbagai komoditas pokok secara langsung ke lokasi-lokasi tertentu, GPM memastikan bahwa warga Gowa tidak perlu repot pergi ke luar daerah untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari.
1. Jadwal Pelaksanaan GPM di Gowa
Pelaksanaan GPM biasanya diselenggarakan secara berkala, terutama menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Jadwal lengkap pelaksanaannya biasanya dirilis melalui media resmi Pemerintah Kabupaten Gowa. Berikut adalah jadwal umum pelaksanaan GPM di tahun 2026:
| Bulan | Tanggal Pelaksanaan | Lokasi Utama |
|---|---|---|
| Maret | 12 Maret 2026 | Kota Sungguminasa |
| April | 5 April 2026 | Pasar Bontonompo |
| April | 18 April 2026 | Kecamatan Somba Opu |
Catatan: Jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung situasi dan kondisi di lapangan.
2. Komoditas yang Ditawarkan dalam GPM
Salah satu daya tarik utama dari GPM adalah berbagai komoditas pokok yang dijual dengan harga di bawah pasar. Berikut adalah daftar komoditas yang biasanya tersedia selama pelaksanaan GPM:
- Beras (berbagai jenis)
- Bawang merah
- Bawang putih
- Cabai merah
- Minyak goreng
- Gula pasir
- Tepung terigu
- Daging ayam broiler
- Telur ayam ras
Harga komoditas ini disubsidi oleh pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
3. Lokasi Penjualan GPM
Agar lebih mudah dijangkau, GPM biasanya diselenggarakan di lokasi-lokasi strategis di Kabupaten Gowa. Lokasi ini dipilih berdasarkan tingkat kepadatan penduduk serta aksesibilitas yang baik. Berikut adalah beberapa lokasi utama pelaksanaan GPM:
- Alun-alun Kota Sungguminasa
- Pasar Tradisional Bontonompo
- Halaman Kantor Camat Somba Opu
- Area Parkir Terminal Bungoro
- Lapangan Bola Kecamatan Parangloe
Manfaat GPM bagi Masyarakat Gowa
Selain memberikan akses ke harga yang lebih terjangkau, GPM juga memiliki sejumlah manfaat lain bagi masyarakat. Pertama, program ini membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, terutama di kalangan keluarga berpenghasilan rendah. Kedua, GPM juga berperan dalam menjaga stabilitas harga di pasar lokal, sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang berlebihan menjelang hari raya.
Selain itu, kehadiran GPM juga meminimalkan kebutuhan masyarakat untuk berbelanja ke luar daerah, seperti ke Kota Makassar. Hal ini tentu sangat menguntungkan, terutama bagi warga yang memiliki mobilitas terbatas atau tidak memiliki kendaraan pribadi.
1. Persyaratan Mengikuti GPM
Untuk memastikan program ini tepat sasaran, GPM memiliki sejumlah persyaratan yang perlu dipenuhi oleh peserta. Berikut adalah syarat-syarat umum yang biasanya berlaku:
- Peserta harus merupakan warga Kabupaten Gowa
- Membawa Kartu Keluarga (KK) asli saat pembelian
- Pembelian dibatasi per KK untuk menjaga keadilan distribusi
- Tidak diperbolehkan pembelian dalam jumlah besar untuk dijual kembali
2. Batasan Pembelian per KK
Agar manfaat GPM bisa dirasakan oleh sebanyak mungkin orang, pemerintah menerapkan batasan pembelian per Kartu Keluarga. Berikut adalah batasan umum yang biasanya digunakan:
| Komoditas | Batas Maksimal per KK |
|---|---|
| Beras | 5 kg |
| Minyak goreng | 2 liter |
| Gula pasir | 1 kg |
| Telur ayam | 1 kg |
| Ayam broiler | 1 ekor |
Batasan ini bisa berubah tergantung kondisi dan ketersediaan stok di lapangan.
3. Cara Mengikuti GPM dengan Efektif
Agar bisa memanfaatkan program ini dengan maksimal, masyarakat disarankan untuk datang lebih awal saat pelaksanaan GPM. Ketersediaan stok biasanya terbatas, dan barang bisa habis dengan cepat jika terlalu banyak pembeli di awal.
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk membawa uang pas sesuai kebutuhan dan memastikan membawa dokumen yang diperlukan seperti KK. Hal ini akan memperlancar proses pembelian dan menghindari antrean yang terlalu panjang.
Penutup
Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Gowa merupakan salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan menyediakan kebutuhan pokok di bawah harga pasar, program ini tidak hanya membantu secara ekonomi, tapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah.
Meskipun manfaatnya besar, masyarakat tetap perlu memperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku agar bisa mengikuti program ini secara maksimal. Dengan begitu, GPM bisa terus berjalan dengan efektif dan memberikan dampak positif yang luas.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk informasi terbaru mengenai jadwal, lokasi, dan ketentuan GPM, silakan menghubungi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa atau mengikuti media resmi pemerintah daerah.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.







