Isu penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) akhir-akhir ini kembali mencuat. Banyak kalangan masyarakat yang mulai khawatir dengan kemungkinan kenaikan harga Pertalite, Pertamax, dan jenis BBM lainnya. Namun, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, memastikan bahwa untuk saat ini, Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM bersubsidi maupun nonsubsidi.
Pernyataan ini disampaikan untuk menepis isu yang beredar luas di masyarakat. Pemerintah, kata dia, tetap memprioritaskan kesejahteraan rakyat dalam setiap keputusan yang diambil. Termasuk dalam hal kebijakan energi dan harga BBM. Koordinasi antara pemerintah, Kementerian ESDM, hingga Pertamina terus berjalan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga tetap terjaga.
Masyarakat pun diminta tidak perlu panik atau resah. Ketersediaan BBM dijamin, begitu juga dengan harga yang masih stabil. Pernyataan ini diharapkan bisa memberikan kejelasan dan mengurangi spekulasi yang berlebihan.
Harga BBM Pertamina Per 31 Maret 2026
Meski isu kenaikan harga terus bergulir, Pertamina tetap mempertahankan daftar harga resmi BBM-nya per Selasa, 31 Maret 2026. Berikut rinciannya:
- Solar Subsidi (CN 48): Rp6.800 per liter
- Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
- Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
- Pertamax Green (RON 95): Rp13.150 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.400 per liter
- Dexlite (CN 51): Rp13.500 per liter
- Pertamina DEX (CN 53): Rp13.600 per liter
Harga ini belum mengalami penyesuaian. Artinya, konsumen masih bisa menikmati harga yang sama seperti sebelumnya untuk semua jenis BBM yang diproduksi Pertamina.
Operator Lain Naikkan Harga BBM
Berbeda dengan Pertamina, beberapa operator BBM lain sudah mulai menaikkan harga sejak awal Maret 2026. Di antaranya adalah Shell, BP, dan Vivo. Kenaikan ini terjadi di tengah ketegangan harga minyak global dan fluktuasi nilai tukar rupiah.
1. Shell Naikkan Harga BBM
Shell resmi menaikkan harga BBM-nya mulai 1 Maret 2026. Berikut daftar lengkapnya:
- Shell Super: Rp12.390 per liter (naik dari Rp12.050)
- Shell V-Power Diesel: Rp14.620 per liter (naik dari Rp13.600)
2. BP-AKR Juga Lakukan Penyesuaian Harga
SPBU BP-AKR juga ikut menyesuaikan harga BBM mereka. Rinciannya:
- BP 92: Rp12.390 per liter (naik dari Rp12.050)
- BP Ultimate: Rp12.920 per liter (naik dari Rp12.500)
- BP Ultimate Diesel: Rp14.620 per liter (naik dari Rp13.600)
3. Vivo Umumkan Kenaikan Harga BBM
Vivo juga mengumumkan penyesuaian harga BBM mulai awal Maret 2026. Namun, stok Revvo 90 masih kosong di beberapa SPBU. Harga yang naik:
- Revvo 92: Rp12.390 per liter (naik dari Rp12.050)
- Revvo 95: Rp12.930 per liter (naik dari Rp12.500)
- Diesel Primus Plus: Rp14.610 per liter (naik dari Rp13.600)
Perbandingan Harga BBM di SPBU Nasional
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut tabel perbandingan harga BBM di beberapa operator besar per 1 Maret 2026:
| Jenis BBM | Pertamina | Shell | BP | Vivo |
|---|---|---|---|---|
| Pertalite / Revvo 90 | Rp10.000 | – | – | Stok Habis |
| Pertamax / Shell Super / BP 92 / Revvo 92 | Rp12.300 | Rp12.390 | Rp12.390 | Rp12.390 |
| Pertamax Turbo / BP Ultimate / Revvo 95 | Rp13.400 | – | Rp12.920 | Rp12.930 |
| Dexlite / Shell V-Power / BP Ultimate Diesel / Primus Plus | Rp13.500 | Rp14.620 | Rp14.620 | Rp14.610 |
Tabel di atas menunjukkan bahwa meskipun Pertamina belum menaikkan harga, operator swasta lain sudah mulai melakukannya. Perbedaan harga ini bisa menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih tempat pengisian BBM.
Faktor yang Memicu Kenaikan Harga di Operator Swasta
Berbagai faktor mendorong operator swasta untuk menaikkan harga BBM. Di antaranya:
-
Kenaikan harga minyak mentah global
Harga minyak dunia yang fluktuatif berdampak langsung pada biaya produksi BBM. -
Nilai tukar rupiah yang melemah
Rupiah yang terus berada di bawah tekanan membuat impor minyak semakin mahal. -
Kebijakan pemerintah terhadap subsidi BBM
Pemerintah terus mengevaluasi skema subsidi, yang berpotensi mendorong penyesuaian harga di masa depan.
Apa yang Harus Diperhatikan Konsumen?
Di tengah situasi ini, konsumen perlu lebih selektif dalam memilih BBM. Meski Pertamina belum menaikkan harga, bukan berarti kenaikan tidak akan terjadi di masa mendatang. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:
- Memantau perkembangan harga secara berkala
- Menggunakan BBM sesuai kebutuhan dan jenis kendaraan
- Memilih SPBU terpercaya untuk menghindari BBM ilegal
Penutup
Harga BBM memang masih menjadi sorotan. Namun, untuk saat ini, Pertamina belum melakukan penyesuaian harga. Masyarakat pun diminta tetap tenang dan tidak terjebak isu yang belum tentu benar. Informasi resmi dari pemerintah dan Pertamina menjadi acuan utama agar tidak salah langkah dalam menghadapi dinamika harga energi.
Disclaimer: Harga BBM dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pemerintah dan fluktuasi harga minyak global. Data dalam artikel ini bersifat valid hingga tanggal 31 Maret 2026.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













