Ilustrasi. Foto: MI/Usman Iskandar.
Proses pengecekan kelayakan penerima bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) kini semakin praktis. Cukup dengan NIK KTP, siapa pun bisa langsung melihat kategori desil secara daring. Desil ini menjadi penentu utama apakah seseorang atau keluarga berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Desil adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan. Mulai dari yang sangat rentan hingga yang sudah sejahtera. Informasi ini penting, terutama saat mendaftar bansos atau program afirmasi seperti KIPK. Lalu, bagaimana cara mengeceknya? Yuk, simak panduan lengkapnya di bawah ini.
Cara Cek Desil Kemensos Secara Online
Ada dua metode utama yang bisa digunakan untuk mengecek desil secara daring. Baik melalui website resmi maupun aplikasi yang disediakan oleh Kementerian Sosial. Keduanya cukup mudah dan tidak memakan waktu lama.
1. Melalui Website Resmi Kemensos
Langkah pertama adalah mengakses situs resmi Kemensos. Caranya cukup sederhana dan tidak perlu registrasi panjang.
- Buka browser dan kunjungi alamat cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai yang tercantum di KTP.
- Isi Captcha dengan 4 huruf yang muncul di layar. Jika tidak terbaca, klik ikon refresh untuk kode baru.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Tunggu beberapa saat, sistem akan menampilkan informasi desil, status bansos aktif, dan jadwal pencairan bantuan.
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Bagi yang lebih nyaman menggunakan smartphone, aplikasi Cek Bansos bisa menjadi pilihan. Aplikasi ini tersedia di Play Store dan App Store.
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari toko aplikasi resmi.
- Buka aplikasi dan pilih opsi masuk (login).
- Jika belum punya akun, lakukan registrasi dengan mengisi data diri termasuk NIK.
- Setelah berhasil masuk, akses menu profil untuk melihat kategori desil.
Pengertian dan Pembagian Kelompok Desil
Desil tidak hanya sekadar angka. Setiap kelompok mencerminkan kondisi ekonomi dan kesejahteraan rumah tangga. Penilaian ini didasarkan pada berbagai faktor seperti kepemilikan aset, kondisi rumah, hingga pendapatan keluarga.
Berikut adalah rincian 10 kelompok desil yang digunakan oleh Kemensos:
| No | Desil | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Sangat Miskin | Prioritas utama penerima bansos |
| 2 | Miskin | Termasuk sasaran bansos |
| 3 | Hampir Miskin | Masih rentan secara finansial |
| 4 | Rentan Miskin | Kondisi ekonomi cukup, tapi mudah terdampak krisis |
| 5 | Menengah Bawah | Stabil, tapi masih bisa mendapat bantuan khusus |
| 6 | Menengah | Tidak menjadi prioritas bansos rutin |
| 7 | Menengah Atas | Kondisi ekonomi lebih baik |
| 8 | Sejahtera 1 | Jarang mendapat bansos |
| 9 | Sejahtera 2 | Hidup mandiri secara finansial |
| 10 | Sejahtera 3 | Termasuk kelompok paling sejahtera |
Desil 1 hingga 4 biasanya menjadi fokus utama program bansos. Sementara desil 6 hingga 10 umumnya tidak lagi menjadi sasaran bantuan rutin.
Faktor Penentu dalam Pengelompokan Desil
Penentuan desil tidak dilakukan sembarangan. Ada beberapa aspek yang menjadi pertimbangan utama dalam proses pengelompokan ini.
-
Kondisi Tempat Tinggal
Rumah yang tidak layak huni atau berada di lokasi rawan bencana bisa memengaruhi penilaian desil. -
Kepemilikan Aset
Seperti lahan, kendaraan, atau harta berharga lainnya. Semakin sedikit aset yang dimiliki, semakin tinggi kemungkinan masuk ke desil rendah. -
Pendapatan Keluarga
Pendapatan yang rendah atau tidak menentu bisa menempatkan keluarga ke kelompok desil yang lebih rendah. -
Akses Pendidikan dan Kesehatan
Keluarga dengan akses terbatas ke pendidikan dan layanan kesehatan juga dinilai lebih rentan. -
Ketergantungan pada Bantuan
Keluarga yang sudah menjadi penerima bansos rutin cenderung masuk ke desil yang lebih rendah.
Tips Memahami Hasil Cek Desil
Setelah berhasil mengecek desil, penting untuk memahami arti dari hasil tersebut. Tidak semua orang yang masuk ke desil rendah otomatis berhak mendapat bansos. Ada tahapan verifikasi tambahan yang dilakukan oleh pihak terkait.
Jika ternyata desil yang muncul tidak sesuai dengan kondisi nyata, masyarakat bisa melakukan pengaduan ke dinas sosial setempat. Data desil bersifat dinamis dan bisa berubah sesuai perubahan kondisi ekonomi keluarga.
Pentingnya Mengetahui Desil untuk Bansos
Mengetahui desil bukan hanya untuk keperluan bansos semata. Informasi ini juga membantu masyarakat memahami posisi ekonomi mereka dan mempersiapkan langkah selanjutnya, baik dalam mengajukan bantuan maupun meningkatkan taraf hidup.
Bagi keluarga yang masuk ke desil rendah, ini bisa menjadi motivasi untuk mengikuti program pemberdayaan yang disediakan pemerintah. Sebaliknya, bagi yang sudah berada di desil tinggi, bisa ikut membantu melalui program CSR atau donasi sosial.
Disclaimer
Data desil bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pemerintah dan kondisi terkini. Informasi yang ditampilkan di website atau aplikasi merupakan hasil terakhir yang tercatat dalam sistem DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Untuk informasi lebih akurat, disarankan untuk mengecek secara berkala atau langsung berkonsultasi ke dinas sosial terdekat.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













