Investasi

Cara Beli Saham Aman di Bank BRI, BCA, Mandiri, BNI dan Daftar Sekuritas OJK Terbaru 2026

Danang Ismail
×

Cara Beli Saham Aman di Bank BRI, BCA, Mandiri, BNI dan Daftar Sekuritas OJK Terbaru 2026

Sebarkan artikel ini
Cara Beli Saham Aman di Bank BRI, BCA, Mandiri, BNI dan Daftar Sekuritas OJK Terbaru 2026
Cara Beli Saham Aman di Bank BRI, BCA, Mandiri, BNI dan Daftar Sekuritas OJK Terbaru 2026

Jumlah investor pasar modal Indonesia menembus 20,32 juta Single Investor Identification (SID) per akhir Desember 2025. Angka ini melonjak 37% dibanding tahun sebelumnya yang hanya 14,87 juta SID.

Nah, menariknya sekitar 79% dari total investor tersebut didominasi generasi muda di bawah 40 tahun. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan tren saham kini bukan lagi eksklusif kalangan elit—siapa pun bisa memulai, termasuk melalui layanan sekuritas milik bank-bank besar.

Banyak yang mengira beli saham harus lewat aplikasi trading independen. Faktanya, bank-bank BUMN dan swasta terbesar seperti BRI, BCA, Mandiri, dan BNI sudah memiliki anak perusahaan sekuritas yang legal dan diawasi OJK.

Artikel ini membahas beli saham aman di sekuritas bank, perbandingan fee transaksi, hingga daftar sekuritas terdaftar OJK per Januari 2026. Informasi disajikan berdasarkan data resmi OJK, KSEI, dan BEI untuk memastikan keakuratan dan membangun kepercayaan dalam mengambil keputusan investasi.

Apa Itu Sekuritas Bank?

Apa Itu Sekuritas Bank 2

Sekuritas bank adalah perusahaan efek yang menjadi anak usaha dari bank dan bertugas sebagai perantara perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tanpa sekuritas, investor tidak bisa langsung membeli atau menjual saham di bursa.

Jadi, ketika seseorang membuka rekening saham di BRI Danareksa Sekuritas misalnya, perusahaan tersebut yang akan memfasilitasi eksekusi order beli dan jual ke sistem BEI.

Beberapa sekuritas bank besar di Indonesia:

  • BRI Danareksa Sekuritas (kode broker: OD) — anak usaha Bank BRI
  • BCA Sekuritas (kode broker: SQ) — anak usaha Bank BCA
  • Mandiri Sekuritas (kode broker: CC) — anak usaha Bank Mandiri
  • BNI Sekuritas (kode broker: NI) — anak usaha Bank BNI

Keempatnya sudah terdaftar dan diawasi OJK sebagai Perantara Pedagang Efek (PPE).

Mengapa Beli Saham Lewat Bank Lebih Aman?

Banyak investor pemula ragu memulai karena khawatir soal keamanan dana. Nah, sekuritas bank menawarkan beberapa keunggulan dari sisi keamanan.

Pertama, kredibilitas institusi. Bank-bank besar seperti BRI, BCA, Mandiri, dan BNI sudah beroperasi puluhan tahun dengan reputasi yang teruji. Sekuritas di bawah naungan mereka mewarisi standar kepatuhan dan tata kelola yang ketat.

Kedua, integrasi layanan. Dana yang disimpan di Rekening Dana Nasabah (RDN) sekuritas bank biasanya bisa langsung terhubung dengan rekening tabungan di bank induknya. Proses top-up dan penarikan jadi lebih seamless.

Ketiga, dukungan infrastruktur. Nasabah bisa mengakses layanan customer service melalui jaringan kantor cabang bank yang tersebar di seluruh Indonesia—bukan hanya mengandalkan kanal digital.

Regulasi OJK untuk Sekuritas Bank

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, setiap perusahaan sekuritas wajib memiliki izin usaha dari OJK. Peraturan ini diperkuat dengan POJK Nomor 20/POJK.04/2016 tentang Perizinan Perusahaan Efek.

Sekuritas bank tidak mendapat perlakuan istimewa—mereka harus memenuhi standar yang sama dengan sekuritas independen, termasuk:

  • Modal minimum sesuai ketentuan
  • Sistem risiko yang memadai
  • Pemisahan rekening dana nasabah (RDN) dari rekening operasional perusahaan
  • Pelaporan ke OJK dan Self-Regulatory Organization (SRO)

OJK juga mewajibkan setiap sekuritas untuk tergabung dalam sistem KSEI sehingga kepemilikan saham investor tercatat secara elektronik dan bisa diverifikasi kapan saja.

Daftar Sekuritas Bank Terdaftar OJK 2026

Daftar Sekuritas Bank Terdaftar OJK 2026

Berikut daftar sekuritas milik bank yang sudah mengantongi izin OJK per Januari 2026:

Sekuritas Kode Broker Bank Induk Aplikasi Trading
BRI Danareksa Sekuritas OD Bank BRI BRIGHTS
BCA Sekuritas SQ Bank BCA BEST Mobile
Mandiri Sekuritas CC Bank Mandiri MOST
BNI Sekuritas NI Bank BNI BIONS

Data berdasarkan idx.co.id dan ojk.go.id, dapat berubah sesuai kebijakan terbaru.

Cara Beli Saham di BRI Danareksa Sekuritas

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) merupakan hasil merger antara Danareksa Sekuritas dengan layanan sekuritas BRI. Aplikasi trading-nya bernama BRIGHTS.

Langkah membeli saham:

  1. Download aplikasi BRIGHTS di Play Store atau App Store
  2. Login menggunakan user ID dan password yang sudah didaftarkan
  3. Pilih menu “Trade” atau “Beli” di halaman utama
  4. Ketik kode saham yang ingin dibeli (contoh: BBRI, TLKM)
  5. Masukkan jumlah lot dan beli yang diinginkan
  6. Klik “Submit Order” dan konfirmasi transaksi
  7. Pantau status order di menu “Order List”

Setoran awal di BRI Danareksa Sekuritas mulai dari Rp100.000 untuk nasabah reguler. Fee transaksi beli sekitar 0,15% dan jual 0,25% dari nilai transaksi.

Cara Beli Saham di BCA Sekuritas

BCA Sekuritas menjadi pilihan populer karena terintegrasi dengan ekosistem BCA, termasuk aplikasi myBCA. Aplikasi trading utamanya adalah BEST Mobile.

Langkah membeli saham:

  1. Buka aplikasi BEST Mobile dan login
  2. Pilih menu “Stock” di bagian bawah layar
  3. Klik ikon pencarian untuk mencari kode saham
  4. Pilih saham yang diinginkan
  5. Tap “Buy” lalu isi jumlah lot dan harga
  6. Review order dan klik “Confirm”
  7. Order akan masuk ke antrian bursa

BCA Sekuritas mensyaratkan setoran awal Rp1 juta. Fee beli sebesar 0,18% dan fee jual 0,28% per transaksi.

Cara Beli Saham di Mandiri Sekuritas

Mandiri Sekuritas termasuk salah satu sekuritas tertua di Indonesia dengan basis nasabah institusi yang kuat. Aplikasi trading-nya bernama MOST (Mandiri Online Stock Trading).

Langkah membeli saham:

  1. Login ke aplikasi MOST dengan kredensial akun
  2. Pilih menu “Trading” lalu “Buy Order”
  3. Masukkan kode saham di kolom pencarian
  4. Tentukan jumlah lot yang ingin dibeli
  5. Isi harga beli atau pilih “Market Order” untuk harga pasar
  6. Klik “Submit” dan verifikasi dengan PIN
  7. status di menu “Order Status”

Mandiri Sekuritas menetapkan setoran awal Rp2 juta untuk mahasiswa dan Rp5 juta untuk nasabah umum. Fee beli 0,18% dan jual 0,28%, ditambah biaya harian Rp5.000.

Cara Beli Saham di BNI Sekuritas

BNI Sekuritas menawarkan dua jenis layanan: hybrid (melalui cabang) dan full online. Aplikasi trading-nya bernama BIONS.

Langkah membeli saham:

  1. Akses aplikasi BIONS dan login
  2. Navigasi ke menu “Trade”
  3. Cari saham menggunakan fitur search
  4. Klik “Buy” pada saham yang dipilih
  5. Input jumlah lot dan harga pembelian
  6. Konfirmasi transaksi dan masukkan PIN
  7. Monitor order di halaman “Portfolio”

Setoran awal BNI Sekuritas mulai dari Rp1 juta untuk layanan online. Fee beli 0,17% dan jual 0,27% per transaksi.

Perbandingan Fee Transaksi Antar Sekuritas Bank

Fee transaksi menjadi pertimbangan penting karena akan mempengaruhi profitabilitas investasi, terutama bagi yang aktif trading.

Sekuritas Fee Beli Fee Jual Setoran Awal
BRI Danareksa Sekuritas 0,15% 0,25% Rp100.000
BNI Sekuritas 0,17% 0,27% Rp1.000.000
BCA Sekuritas 0,18% 0,28% Rp1.000.000
Mandiri Sekuritas 0,18% + Rp5rb/hari 0,28% + Rp5rb/hari Rp2.000.000

Catatan: Fee dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan masing-masing sekuritas. Selalu konfirmasi ke customer service sebelum membuka rekening.

Dari tabel di atas, BRI Danareksa Sekuritas menawarkan fee paling kompetitif dengan setoran awal terendah.

Cara Buka Rekening Efek di Sekuritas Bank

Proses pembukaan rekening efek kini bisa dilakukan secara online dalam hitungan hari. Berikut langkah umumnya.

Dokumen yang perlu disiapkan:

  • KTP (e-KTP) yang masih berlaku
  • NPWP (opsional di beberapa sekuritas)
  • Foto selfie dengan KTP
  • Buku tabungan atau
  • Tanda tangan digital

Tahapan pendaftaran:

  1. Download aplikasi sekuritas yang dipilih
  2. Pilih menu “Daftar” atau “Buka Rekening”
  3. Isi data pribadi sesuai KTP
  4. Upload foto KTP dan selfie dengan KTP
  5. Lengkapi informasi profil risiko investasi
  6. Tanda tangani dokumen pembukaan secara digital
  7. Tunggu verifikasi (biasanya 1-3 hari kerja)
  8. Aktivasi Rekening Dana Nasabah (RDN) di bank kustodian
  9. Setor dana awal ke RDN
  10. Mulai bertransaksi

Setelah rekening aktif, investor akan mendapatkan Single Investor Identification (SID) yang bisa dicek di sistem AKSes KSEI.

Keamanan Dana: RDN, KSEI, dan KPEI

Salah satu kekhawatiran terbesar investor pemula adalah keamanan dana. Sistem pasar modal Indonesia sudah dirancang dengan beberapa lapisan perlindungan.

Rekening Dana Nasabah (RDN) — Dana investor disimpan terpisah dari rekening operasional sekuritas. RDN dibuka di bank kustodian (seperti BCA, Mandiri, BNI, BRI) sehingga jika sekuritas mengalami masalah finansial, dana nasabah tetap aman.

KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) — Lembaga yang menyimpan efek secara elektronik (scriptless). Setiap kepemilikan saham tercatat di sistem KSEI dan bisa diverifikasi melalui portal AKSes.

KPEI (Kliring Penjaminan Efek Indonesia) — Menjamin penyelesaian transaksi bursa. Jika ada anggota bursa yang gagal serah atau gagal bayar, KPEI yang akan menyelesaikan.

Singkatnya, meski sekuritas bankrut sekalipun, saham dan dana di RDN tidak ikut hilang karena tersimpan di lembaga terpisah.

Biaya-Biaya yang Perlu Disiapkan

Selain fee transaksi, ada beberapa biaya lain yang perlu diperhitungkan:

  • Levy BEI — Biaya jasa bursa sekitar 0,03% dari nilai transaksi
  • Pajak PPh Final — 0,1% dari nilai transaksi jual
  • Pajak Dividen — 10% dari nilai dividen yang diterima
  • PPN — Dikenakan atas fee broker (bukan nilai transaksi), saat ini 12% per Januari 2025
  • Biaya administrasi — Beberapa sekuritas membebankan biaya bulanan

Untuk memahami risiko investasi dan cara mengelolanya, pastikan sudah mempelajari karakteristik masing-masing instrumen sebelum memulai.

Cara Jual Saham

Proses hampir sama dengan beli, hanya berbeda di menu yang dipilih.

Langkah umum menjual saham:

  1. Login ke aplikasi trading sekuritas
  2. Akses menu “Portfolio” atau “Sell”
  3. Pilih saham yang ingin dijual
  4. Masukkan jumlah lot dan harga jual
  5. Submit order dan konfirmasi dengan PIN
  6. Tunggu hingga order tereksekusi (matched)
  7. Dana hasil penjualan akan masuk ke RDN dalam T+2 (dua hari bursa)

Perlu dicatat, transaksi saham di BEI menggunakan sistem settlement T+2. Artinya, dana baru masuk ke rekening dua hari kerja setelah transaksi.

Tips Investasi Aman di Sekuritas Bank

Berikut beberapa tips agar perjalanan investasi lebih aman dan nyaman:

1. Mulai dari nominal kecil. Tidak perlu langsung menyetor puluhan juta. Mulai dari Rp100.000-500.000 untuk belajar mekanisme pasar.

2. Pilih saham blue . Bagi pemula, saham-saham LQ45 atau IDX30 lebih aman karena likuiditasnya tinggi dan fundamentalnya relatif kuat.

3. Diversifikasi portofolio. Jangan menaruh semua dana di satu saham. Sebar ke beberapa sektor berbeda untuk meminimalkan risiko.

4. Gunakan fitur auto debit. Beberapa sekuritas menyediakan fitur investasi rutin bulanan (Dollar Cost Averaging) yang membantu membangun kebiasaan investasi konsisten.

5. Pantau portofolio berkala. Review minimal sebulan sekali untuk mengevaluasi performa dan melakukan rebalancing jika diperlukan.

Kesalahan yang Harus Dihindari

Belajar dari kesalahan orang lain bisa menghemat banyak waktu dan uang.

FOMO (Fear of Missing Out) — Membeli saham yang sudah naik tinggi karena takut ketinggalan. Biasanya berujung beli di puncak harga.

Tidak punya rencana — Investasi tanpa target profit dan batas cut loss akan membuat keputusan menjadi emosional.

Overtrading — Terlalu sering transaksi membuat fee menumpuk dan menggerus keuntungan.

Mengabaikan fundamental — Hanya fokus pada pergerakan harga tanpa mempelajari kondisi keuangan perusahaan.

Pakai uang panas — Investasi dengan dana pinjaman atau uang kebutuhan pokok sangat berisiko.

Cara Cek Legalitas Sekuritas di OJK

Sebelum membuka rekening, pastikan sekuritas yang dipilih benar-benar terdaftar di OJK.

Langkah verifikasi:

  1. Buka website resmi ojk.go.id
  2. Pilih menu “Layanan” lalu “Daftar Lembaga Jasa Keuangan”
  3. Cari “Perusahaan Efek” atau “Perantara Pedagang Efek”
  4. Ketik nama sekuritas yang ingin dicek
  5. Pastikan statusnya “Berizin” atau “Terdaftar”

Alternatif lain, cek melalui website BEI di idx.co.id bagian “Anggota Bursa” untuk melihat daftar lengkap sekuritas yang aktif.

Kontak Layanan dan Pengaduan

Jika mengalami kendala atau membutuhkan informasi lebih lanjut, berikut kontak resmi yang bisa dihubungi:

Institusi Layanan Kontak
OJK Pengaduan Konsumen 157 | WA: 081-157-157-157 | [email protected]
BEI Informasi Pasar Modal (021) 515-0515 | [email protected]
KSEI Cek Kepemilikan Efek (021) 5291-5000 | [email protected]
BRI Danareksa Sekuritas Customer Service (021) 8067-1500 | [email protected]
BCA Sekuritas Customer Service (021) 2358-8282 | [email protected]
Mandiri Sekuritas Customer Service (021) 526-3445 | [email protected]
BNI Sekuritas Customer Service (021) 2554-3946 | [email protected]

Layanan OJK tersedia Senin-Jumat pukul 08.00-17.00 WIB.

Penutup

Membeli saham melalui sekuritas bank menjadi pilihan yang aman dan praktis, terutama bagi investor pemula yang membutuhkan kepercayaan lebih terhadap platform investasinya. BRI Danareksa Sekuritas, BCA Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan BNI Sekuritas semuanya sudah terdaftar dan diawasi OJK dengan standar keamanan yang terjamin.

Kunci utama investasi saham yang sukses bukan hanya soal memilih platform yang tepat, tapi juga pemahaman terhadap risiko dan disiplin dalam menjalankan strategi. Mulailah dari nominal kecil, pelajari fundamental perusahaan, dan bangun portofolio secara bertahap.

Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai tuntas. Semoga informasi yang disajikan membantu dalam mengambil langkah pertama di dunia investasi saham. Selamat berinvestasi dan semoga perjalanan finansial semakin cerah!

Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Data fee, setoran awal, dan ketentuan lainnya berdasarkan informasi per Januari 2026 dan dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing sekuritas serta regulasi OJK terbaru. Selalu lakukan riset mandiri dan pastikan memahami risiko sebelum berinvestasi.

Sumber dan Referensi Berita:


FAQ

Dari sisi regulasi, semua sekuritas yang terdaftar OJK memiliki standar keamanan yang sama. Namun, sekuritas bank menawarkan keunggulan berupa kredibilitas institusi yang sudah teruji, integrasi dengan layanan perbankan, dan akses ke jaringan kantor cabang untuk bantuan langsung. Keamanan dana tetap terjamin karena disimpan di RDN yang terpisah dari rekening operasional sekuritas.

Modal minimal bervariasi tergantung sekuritas yang dipilih. BRI Danareksa Sekuritas menawarkan setoran awal paling rendah yaitu Rp100.000. BNI Sekuritas dan BCA Sekuritas mulai dari Rp1.000.000, sementara Mandiri Sekuritas mulai dari Rp2.000.000 untuk mahasiswa. Namun perlu diingat, untuk membeli saham tetap bergantung pada harga per lot saham yang dipilih.

Tidak wajib. Rekening Dana Nasabah (RDN) bisa dibuka di bank kustodian yang bekerja sama dengan sekuritas tersebut, tidak harus di bank induk. Namun, memiliki rekening di bank induk biasanya memberikan kemudahan seperti proses transfer yang lebih cepat dan integrasi yang lebih seamless dengan aplikasi perbankan.

Cek langsung di website ojk.go.id bagian “Daftar Lembaga Jasa Keuangan” atau di idx.co.id bagian “Anggota Bursa”. Pastikan status sekuritas tertera “Berizin” atau “Terdaftar”. Bisa juga menghubungi call center OJK di 157 untuk konfirmasi langsung.

Proses pembukaan rekening secara online biasanya memakan waktu 1-3 hari kerja untuk verifikasi dokumen dan aktivasi RDN. Beberapa sekuritas bisa lebih cepat jika dokumen lengkap dan tidak ada kendala verifikasi. Setelah RDN aktif dan dana tersetor, transaksi sudah bisa langsung dilakukan.

Dana dan saham investor tetap aman. Dana disimpan di Rekening Dana Nasabah (RDN) yang terpisah dari rekening operasional sekuritas, sementara saham tercatat di KSEI. Jika sekuritas bangkrut, investor tinggal memindahkan portofolionya ke sekuritas lain. KPEI juga menjamin penyelesaian transaksi bursa.

Berdasarkan data per Januari 2026, BRI Danareksa Sekuritas menawarkan fee paling kompetitif dengan fee beli 0,15% dan jual 0,25%. Namun perlu dipertimbangkan juga faktor lain seperti fitur aplikasi, kualitas riset, dan layanan customer service. Fee bukan satu-satunya pertimbangan dalam memilih sekuritas.

Ya. Transaksi jual saham dikenakan PPh Final sebesar 0,1% dari nilai penjualan. Dividen yang diterima juga dikenakan pajak 10%. Pajak ini dipotong langsung oleh sekuritas atau emiten sehingga investor tidak perlu melaporkan secara terpisah ke kantor pajak, cukup dilaporkan di SPT Tahunan sebagai penghasilan yang sudah dipotong pajak final.

Danang Ismail
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.