Pertumbuhan digital Bank Syariah Indonesia (BSI) terus melaju kencang, terutama dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam layanan keuangan syariah. Dalam satu tahun terakhir, aplikasi superapps BYOND mencatat lonjakan pengguna hingga 197% year-on-year (YoY). Angka ini mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap solusi keuangan syariah yang praktis dan berbasis nilai-nilai keberlanjutan.
Keberhasilan BSI dalam mempercepat transformasi digital tidak hanya terlihat dari pertumbuhan pengguna. Dari sisi inklusi keuangan, jumlah nasabah BSI kini telah melampaui 23 juta. Mobile banking BSI juga diakses lebih dari 9 juta pengguna aktif. Ini menunjukkan bahwa digitalisasi yang mengedepankan prinsip ESG bukan hanya isu retorika, tapi telah menjadi fondasi nyata dalam membangun layanan yang relevan dan berdampak.
Fitur Unggulan BYOND Dorong Adopsi Digital
BYOND hadir sebagai superapps yang menggabungkan berbagai layanan keuangan dan sosial dalam satu platform. Aplikasi ini menjadi salah satu pendorong utama lonjakan pengguna BSI. Dengan antarmuka yang ramah dan fitur lengkap, BYOND memudahkan pengguna untuk mengakses layanan syariah secara instan.
1. Tabungan Emas Syariah dengan Minimum Setoran Rp50.000
Tabungan emas menjadi salah satu fitur yang paling banyak digunakan. Dengan setoran awal yang sangat terjangkau, pengguna bisa memulai investasi emas secara syariah tanpa hambatan. Fitur ini memungkinkan pembelian emas dalam satuan gram, bahkan dengan nominal kecil.
2. Cicilan Emas dan Transfer Emas Berbasis Gram
Selain menyimpan emas, pengguna juga bisa mencicil pembelian emas sesuai kemampuan. Fitur transfer emas berbasis gram memungkinkan pengguna mengirimkan emas kepada sesama pengguna BYOND, menjadikannya alternatif hadiah digital yang bernilai riil.
3. Pembukaan Tabungan Haji Digital
Tabungan haji digital bisa dibuka dengan setoran awal hanya Rp100.000. Prosesnya sepenuhnya online, tanpa perlu datang ke cabang. Fitur ini mencatat pertumbuhan 108% YoY, menunjukkan semakin banyak umat muslim yang memanfaatkan teknologi untuk persiapan ibadah.
4. Layanan ZISWAF yang Terintegrasi
BYOND menyediakan fitur zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang mudah diakses. Pengguna bisa langsung menyalurkan dana ZISWAF dengan transparansi yang tinggi. Aplikasi juga menampilkan informasi lokasi masjid terdekat dan arah kiblat, memperkuat nilai sosial dan spiritual.
Transaksi Digital BSI Tembus Rp820 Triliun
Dalam hitungan satu tahun, transaksi yang dilakukan melalui BYOND mencapai 730 juta transaksi, naik 52% YoY. Nilai transaksi pun menyentuh angka Rp820 triliun, naik 48% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa pengguna tidak hanya banyak, tapi juga aktif menggunakan berbagai layanan yang tersedia.
Komitmen BSI pada Prinsip ESG
Transformasi digital BSI tidak hanya soal teknologi. Aplikasi dan layanan yang dikembangkan selalu mempertimbangkan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance). Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun sistem perbankan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
1. Pengelolaan Emisi Karbon
BSI mencatat emisi karbon Scope 1 sebesar 19.374,40 tCO2eq dan Scope 2 sebesar 70.356,55 tCO2eq. Data ini menjadi dasar untuk menyusun strategi pengurangan emisi secara terukur dan berkelanjutan.
2. Inisiatif Energi Hijau
Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan, BSI telah membangun 70 unit reverse vending machine (RVM) untuk mendukung daur ulang. Selain itu, 13 stasiun pengisian kendaraan listrik dan 11 instalasi panel surya juga telah dibangun di berbagai kantor operasional.
3. Program Pemberdayaan Sosial
Di sisi sosial, BSI terus mengoptimalkan penyaluran zakat dan program pemberdayaan masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya memperkuat peran bank syariah dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara inklusif dan berkelanjutan.
Penghargaan dan Anera Digital BSI
Pada tahun 2026, BSI meraih penghargaan sebagai The Most Innovative Digitalization of Sharia Bank for Embedding ESG Principles Into Sharia Digital Banking Ecosystem. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa langkah-langkah digitalisasi yang diambil BSI tidak hanya inovatif, tapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat modern yang peduli terhadap keberlanjutan.
Rencana Ke Depan BSI
Ke depan, BSI menargetkan penguatan kapabilitas digital dan perluasan ekosistem layanan. Tujuannya adalah untuk terus mendorong pertumbuhan transaksi dan inklusi keuangan syariah secara berkelanjutan. Dengan menghadirkan solusi yang cepat, aman, dan sesuai nilai-nilai syariah, BSI berharap bisa menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam mengelola keuangan.
Perbandingan Pertumbuhan BSI (2024–2025)
| Indikator | 2024 | 2025 | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|---|
| Pengguna BYOND | 3,1 juta | 9,2 juta | 197% |
| Tabungan Haji Digital | 184.000 nasabah | 380.000 nasabah | 108% |
| Transaksi Digital | 480 juta | 730 juta | 52% |
| Nilai Transaksi | Rp550 triliun | Rp820 triliun | 48% |
Disclaimer
Data yang disajikan dalam artikel ini bersumber dari laporan resmi BSI per Desember 2025. Angka dan persentase dapat berubah seiring perkembangan bisnis dan kondisi makro ekonomi.
BSI terus membuktikan bahwa digitalisasi tidak hanya soal teknologi, tapi juga tentang bagaimana teknologi bisa menjadi alat untuk mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan. Dengan BYOND sebagai salah satu ujung tombaknya, BSI kian memperkokoh posisinya sebagai bank syariah terdepan yang peduli terhadap masa depan.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













