NetEase, salah satu raksasa teknologi asal Tiongkok, kabarnya bakal menghentikan pendanaan untuk Nagoshi Studio. Studio ini dikenal karena dipimpin oleh Toshihiro Nagoshi, kreator legendaris di balik seri Yakuza. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg dan langsung menarik perhatian banyak gamer dan penggiat industri game.
Keputusan ini terhitung mengejutkan, mengingat Nagoshi Studio sebelumnya dibentuk dengan ambisi besar di bawah naungan NetEase Games. Rencananya, studio ini akan mengembangkan proyek ambisius bernama Gang of Dragon. Namun, pendanaan untuk studio ini bakal dihentikan sepenuhnya pada Mei 2026.
Dampak dari Strategi Perampingan Bisnis NetEase
Langkah ini bukan yang pertama kali dilakukan oleh NetEase. Sebelumnya, perusahaan juga menghentikan dukungan terhadap Ouka Studios, pengembang game Vision of Mana. Keputusan serupa menunjukkan bahwa NetEase tengah menjalani strategi perampingan bisnis di sektor game mereka.
Salah satu alasan utama di balik keputusan ini adalah meningkatnya biaya pengembangan game. Terutama untuk proyek terbaru Nagoshi Studio, yaitu Gang of Dragon, yang membutuhkan tambahan dana sebesar tujuh miliar yen atau sekitar 44,4 juta dolar AS agar bisa diselesaikan.
1. Peninjauan Investasi Studio Game
NetEase dikabarkan tengah meninjau ulang investasi mereka di berbagai studio internal dan partner. Ini adalah bagian dari upaya untuk memfokuskan anggaran pada proyek yang lebih menguntungkan secara komersial.
2. Penghentian Pendanaan untuk Nagoshi Studio
Pendanaan untuk Nagoshi Studio akan dihentikan sepenuhnya pada Mei 2026. Ini berarti studio harus mencari solusi lain untuk menyelesaikan proyek yang sedang dikembangkan.
3. Pilihan Menjadi Studio Independen
Sebagai alternatif, NetEase memberikan pilihan kepada Nagoshi Studio untuk menjadi perusahaan independen. Namun, ada syarat. Studio ini harus membayar biaya pemutusan kerjasama untuk bisa mempertahankan aset dan merek dari proyek yang sedang dikerjakan.
Tantangan yang Dihadapi Nagoshi Studio
Menghadapi keputusan ini, Nagoshi Studio menghadapi tantangan besar. Tidak hanya soal pendanaan, tapi juga soal eksistensi di masa depan. Mencari investor baru untuk proyek sebesar ini tidaklah mudah, apalagi di tengah situasi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil.
1. Kesulitan Mencari Investor Baru
Upaya Nagoshi Studio untuk mendapatkan pendanaan dari pihak ketiga belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Beberapa pihak yang diharapkan bisa membantu ternyata belum menunjukkan ketertarikan yang kuat.
2. Biaya Pemutusan Kerjasama
Jika ingin menjadi independen, studio ini harus membayar biaya pemutusan kerjasama dengan NetEase. Jumlahnya belum diketahui secara pasti, tapi dipastikan bukan angka yang kecil.
3. Ancaman Gagalnya Proyek Gang of Dragon
Jika tidak ada solusi yang segera ditemukan, proyek Gang of Dragon bisa saja terancam gagal sebelum sempat dirilis. Padahal, banyak penggemar yang sudah menantikan game ini sejak pertama kali diumumkan.
Masa Depan Nagoshi Studio dan Proyek Gang of Dragon
Situasi ini memang penuh ketidakpastian. Namun, bukan berarti tidak ada harapan. Jika Nagoshi Studio bisa menemukan investor baru atau mendapat dukungan dari komunitas yang kuat, proyek ini masih punya peluang untuk hidup kembali.
1. Potensi Kolaborasi dengan Publisher Lain
Salah satu kemungkinan adalah kolaborasi dengan publisher game lain yang memiliki visi sejalan. Ini bisa menjadi jalan keluar agar proyek tetap bisa diselesaikan tanpa harus bergantung pada NetEase.
2. Kampanye Crowdfunding
Dengan basis penggemar yang besar, Nagoshi Studio bisa mempertimbangkan kampanye crowdfunding. Ini bukan hal yang baru di dunia game, dan beberapa proyek sukses melalui cara ini.
3. Dukungan dari Komunitas Global
Komunitas global sangat antusias terhadap karya-karya dari Toshihiro Nagoshi. Jika mereka bisa digerakkan untuk mendukung proyek ini, baik secara finansial maupun moral, ini bisa menjadi dorongan besar.
Perbandingan Pendanaan Proyek Game Besar
Berikut adalah perbandingan biaya pengembangan beberapa proyek game besar dan situasi pendanaan Nagoshi Studio saat ini:
| Proyek Game | Biaya Pengembangan | Status Pendanaan |
|---|---|---|
| Gang of Dragon | ±7 Miliar Yen | Terancam |
| Cyberpunk 2077 | ±316 Juta USD | Selesai, tapi over budget |
| The Last of Us Part II | ±200 Juta USD | Selesai, sukses komersial |
| Horizon Forbidden West | ±200 Juta USD | Selesai, sukses moderat |
Catatan: Data biaya bisa berubah tergantung sumber dan metode penghitungan.
Kesimpulan
Keputusan NetEase untuk menghentikan pendanaan Nagoshi Studio membuka banyak pertanyaan tentang masa depan proyek Gang of Dragon. Namun, ini bukan berarti akhir dari segalanya. Dengan strategi yang tepat dan dukungan yang kuat, Nagoshi Studio masih punya peluang untuk melanjutkan pengembangan game ini.
Yang jelas, dunia game akan terus mengikuti perkembangan ini dengan seksama. Bukan hanya karena ambisi besar di balik proyek ini, tapi juga karena sosok Toshihiro Nagoshi yang sudah menjadi ikon di industri game.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersumber dari laporan media dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung perkembangan terbaru dari pihak terkait.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













