Drama panas antara KRAFTON dan para pendiri Unknown Worlds akhirnya mulai menemukan titik terang setelah putusan pengadilan yang menguntungkan pihak developer. Game yang jadi sorotan dalam kisruh ini, Subnautica 2, malah makin dekat dengan masa rilisnya. Meski sebelumnya sempat terancam molor karena pergolakan internal, kini proyek ini justru semakin solid dan siap meluncur ke fase Early Access.
Pengumuman terbaru menyebut bahwa Subnautica 2 bakal masuk ke tahap Early Access dalam waktu sekitar dua bulan ke depan. Kabar ini datang langsung dari internal tim pengembang, yang kini berada di bawah manajemen baru setelah keputusan pengadilan.
1. Putusan Pengadilan yang Mengubah Arah Proyek
Putusan pengadilan jadi tonggak penting dalam kisruh ini. KRAFTON yang sebelumnya memecat CEO Unknown Worlds dan mencoba mengambil alih kendali proyek, kini diminta untuk mengembalikan posisi CEO tersebut. Selain itu, KRAFTON juga dilarang ikut campur dalam keputusan internal developer.
Meski KRAFTON tidak terima dengan hasil putusan, langkah hukum mereka tampaknya belum berakhir. Namun di sisi lain, Unknown Worlds justru makin fokus menggarap Subnautica 2 tanpa campur tangan pihak luar.
2. Kepemimpinan Baru yang Membawa Harapan
Setelah pergantian kepemimpinan, Steve Papoutsis dari Striking Distance Studios ditunjuk sebagai pengganti sementara. Ia mengambil alih kendali pengembangan Subnautica 2 dan memastikan bahwa proyek ini tetap berjalan sesuai rencana.
Papoutsis menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah menyelesaikan konten dan memastikan kualitas game tetap tinggi menjelang rilis. Ia juga membuka kemungkinan untuk bekerja sama kembali dengan Ted Gill, mantan CEO dan co-founder Unknown Worlds, demi kelancaran transisi.
3. Konten Baru yang Siap Disambut Fans
Dalam proses pengembangan terbaru, tim telah menambahkan sejumlah konten baru yang bikin fans makin penasaran. Mulai dari cerita tambahan, makhluk laut baru, hingga bioma yang lebih beragam.
Semua elemen ini dirancang untuk memperkaya pengalaman bermain dan menjaga konsistensi dengan warisan seri Subnautica sebelumnya. Dengan lebih dari 18,5 juta kopi terjual, ekspektasi terhadap Subnautica 2 tentu sangat tinggi.
4. Rencana Rilis Early Access
Subnautica 2 akan dirilis dalam format Early Access dalam waktu sekitar dua bulan. Ini adalah langkah strategis untuk memberi kesempatan kepada komunitas untuk mencicipi game sekaligus memberikan umpan balik sebelum versi finalnya hadir.
| Fase Rilis | Perkiraan Waktu | Detail |
|---|---|---|
| Early Access | Sekitar 2 bulan ke depan | Akses awal untuk komunitas, konten dasar tersedia |
| Versi Final | Belum ditentukan | Akan dirilis setelah melalui tahap pengembangan lanjutan |
Disclaimer: Jadwal rilis bisa berubah tergantung kondisi pengembangan dan keputusan tim developer.
5. Reaksi Komunitas dan Ekspektasi Tinggi
Komunitas Subnautica sudah lama menunggu kelanjutan dari seri pertama. Banyak yang menyambut baik kabar tentang rencana rilis ini, terutama setelah drama internal mulai reda.
Fans juga menunjukkan antusiasme tinggi lewat berbagai platform media sosial dan forum gaming. Beberapa di antara mereka bahkan sudah menyiapkan diri untuk membeli game ini sejak hari pertama rilis.
6. Perbandingan Fitur Subnautica 1 vs Subnautica 2
| Fitur | Subnautica (Original) | Subnautica 2 (Perkiraan) |
|---|---|---|
| Dunia | Satu planet kecil | Multi-bioma luas |
| Cerita | Fokus survival & eksplorasi | Eksplorasi + narasi yang lebih dalam |
| Kendaraan | Sejumlah kecil | Lebih banyak dan lebih canggih |
| Mode Permainan | Single-player | Single-player + kemungkinan multiplayer |
Catatan: Fitur Subnautica 2 masih bisa berubah selama fase Early Access.
7. Tantangan yang Masih Dihadapi
Meski progres pengembangan terlihat positif, masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi tim. Salah satunya adalah menjaga kualitas game agar tetap konsisten dengan seri pertama.
Selain itu, manajemen proyek pasca pergantian kepemimpinan juga menjadi tantangan tersendiri. Namun dengan komitmen tim dan dukungan komunitas, semua ini terlihat bisa diatasi.
8. Apa Kata Mantan Co-Founder?
Ted Gill, mantan CEO Unknown Worlds, sempat menjalin hubungan baik dengan KRAFTON. Namun setelah konflik internal, ia memilih mundur dan fokus pada proyek lain.
Meski begitu, ia menyatakan bahwa ia masih memiliki rasa hormat terhadap proyek Subnautica 2 dan berharap yang terbaik untuk tim pengembang saat ini.
9. Peran KRAFTON Pasca Putusan
KRAFTON, sebagai pemegang hak distribusi, masih memiliki peran penting dalam proses rilis. Meski tidak boleh ikut campur dalam pengembangan, mereka tetap bertanggung jawab atas distribusi dan pemasaran.
Apakah hubungan antara KRAFTON dan Unknown Worlds akan pulih sepenuhnya? Itu masih jadi pertanyaan besar ke depannya.
10. Harapan Baru untuk Masa Depan Franchise
Dengan Subnautica 2 yang semakin dekat dengan masa rilis, franchise ini punya peluang besar untuk kembali bersinar. Apalagi, pengembangan yang lebih stabil dan dukungan komunitas yang tinggi bisa jadi modal kuat.
Jika rilisnya berjalan lancar, Subnautica 2 punya potensi untuk menjadi salah satu game survival paling dinanti di tahun ini.
Dengan semua perubahan yang terjadi, satu hal yang jelas: Subnautica 2 tetap jadi proyek yang patut diikuti. Meski sempat terjebak dalam drama internal dan pertarungan hukum, kini proyek ini mulai menemukan jalurnya kembali. Dan buat para fans, kabar baiknya adalah bahwa game ini akan segera bisa dinikmati, meski masih dalam tahap Early Access.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













