Genre horor memang nggak pernah sepi peminatnya. Dari sekadar jump scare ala modern hingga survival horror klasik yang benar-benar bikin jantung berdebar, semuanya punya daya tarik sendiri. Tapi belakangan ini, ada semacam “kembali ke akar” yang bikin banyak penggemar horor lama berdecak kagum. Bukan cuma nostalgia, tapi juga pengalaman yang lebih personal dan intens.
Salah satu game yang jadi sorotan karena pendekatannya ini adalah Ground Zero. Dibuat oleh Malformation Games dan dipublikasikan oleh Kwalee, game ini mengusung gaya retro ala Resident Evil dan Parasite Eve. Tapi bedanya, settingnya bukan di Eropa atau Amerika. Ini ambil latar di Korea Selatan pasca bencana besar.
Cerita dan Dunia yang Mencekam
1. Dunia Pasca Kiamat yang Penuh Misteri
Dua bulan setelah sebuah meteor menghancurkan Busan, dunia berubah total. Kabut tebal menyelimuti kota, makhluk aneh muncul dari reruntuhan, dan teknologi tidak lagi bisa diandalkan. Dunia yang dulunya ramai kini jadi tempat yang sunyi dan penuh ancaman.
2. Misi Rahasia dari Dua Agen
Seorang agen elit Korea dan rekannya dari Kanada dikirim untuk menyelidiki kejanggalan di balik bencana ini. Tapi begitu tiba di lokasi, mereka sadar bahwa ini bukan sekadar bencana alam biasa. Ada sesuatu yang lebih besar dan jauh lebih berbahaya.
Gameplay yang Mengusung Nuansa Klasik
1. Kontrol Bergaya Era PS1
Ground Zero sengaja menghadirkan kontrol “tank” yang kaku tapi terasa autentik. Gerakan karakter dibatasi, dan kamera tetap di sudut tertentu, persis seperti game-game survival horror legendaris di era PlayStation 1.
2. Puzzle dan Eksplorasi yang Menantang
Bukan cuma soal bunuh-bunuh monster, game ini juga menuntut pemain untuk berpikir. Ada banyak teka-teki yang harus dipecahkan untuk membuka area baru atau mendapatkan item penting.
3. Sistem Inventori yang Terbatas
Inventori terbatas jadi salah satu elemen klasik yang bikin pemain harus jeli memilih barang mana yang dibawa. Mau bawa peluru atau obat? Pilihan itu bisa menentukan hidup mati karakter.
Fitur dan Daya Tarik Utama
Ground Zero bukan cuma soal nostalgia. Ada beberapa elemen modern yang diselipkan untuk menambah kedalaman pengalaman bermain.
- Visual bergaya retro dengan pencahayaan yang membuat suasana mencekam
- Soundtrack yang minim, tapi efektif bikin ketegangan makin naik
- Musuh yang unik dan menyeramkan, bukan cuma zombie biasa
- Cerita yang terasa serius dan penuh misteri, bukan asal seram doang
Perbandingan dengan Game Sejenis
| Aspek | Ground Zero | Resident Evil (RE2 Remake) | Parasite Eve |
|---|---|---|---|
| Setting | Korea Selatan pasca bencana | Raccoon City | New York |
| Gaya Visual | Retro PS1 | Modern dengan sentuhan klasik | Sci-fi futuristik |
| Kontrol | Tank control | Modern over-the-shoulder | Semi modern |
| Fokus Cerita | Investigasi & misteri | Survival & fuga | Evolusi & kekuatan bawah sadar |
| Musuh | Mutasi & makhluk aneh | Zombie & bioweapon | Mutasi manusia & organik |
Tips Bertahan Hidup di Dunia Ground Zero
1. Jaga Inventori Tetap Bersih
Item yang tidak penting segera dibuang atau dikombinasikan. Ruang inventori terbatas, jadi setiap slot harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
2. Pelajari Pola Musuh
Setiap musuh punya pola serangan. Mengamati gerakannya bisa bikin selisih antara hidup dan mati.
3. Simpan Resource untuk Situasi Darurat
Ammo dan medkit jangan digunakan sembarangan. Simpan untuk pertarungan berat atau saat kondisi darurat.
4. Jangan Abaikan Lingkungan
Detail kecil di sekitar bisa jadi petunjuk untuk menyelesaikan puzzle atau menghindari bahaya.
Mengapa Ground Zero Layak Dimainkan?
Bagi yang suka dengan game survival horror klasik, Ground Zero menawarkan pengalaman yang sangat autentik. Tapi bukan sekadar meniru, game ini punya ciri khas sendiri lewat settingnya yang unik dan cerita yang menarik. Apalagi dengan sentuhan horror psikologis yang mulai terasa seiring berjalannya waktu.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat seakurat mungkin berdasarkan data yang tersedia saat penulisan. Jadwal perilisan, fitur, atau detail lainnya bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Pastikan untuk cek sumber resmi dari developer atau publisher untuk informasi terbaru.
Game ini rencananya dirilis pada April 2025. Tapi siapa tahu, ada perubahan jadwal atau platform tambahan yang diumumkan mendadak. Tetap pantengin update resminya ya.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.












