THR pensiunan PNS tahun ini kembali dibagikan oleh pemerintah. Kabar baik ini tentu dinantikan banyak kalangan, terutama mereka yang sudah tidak aktif bekerja tapi masih bergantung pada penghasilan rutin dari negara. Salah satu kelompok yang mendapat perhatian khusus adalah pensiunan PNS golongan IVd. Pasalnya, THR yang mereka terima bisa mencapai angka Rp4,5 juta.
Angka ini bukan main-main. Bagi yang belum tahu, golongan IVd merupakan salah satu kategori pegawai negeri sipil dengan pangkat tinggi menjelang puncak karier. Meski sudah pensiun, komponen gaji dan tunjangan yang diterima tetap memperhitungkan struktur penghasilan saat masih aktif.
Lalu, apa saja sih isi dari THR pensiunan PNS golongan IVd ini?
Komponen THR Pensiunan PNS Golongan IVd
Penyaluran THR bagi pensiunan diatur dalam PP Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pedoman Teknis Pemberian THR. Aturan ini menjamin bahwa THR yang diterima lengkap dengan komponen-komponen tertentu, bukan hanya gaji pokok semata.
Berikut ini penjabaran lengkap komponen THR yang akan diterima oleh pensiunan PNS golongan IVd:
1. Gaji Pokok
Gaji pokok menjadi bagian utama dari THR yang diterima setiap pensiunan. Besaran ini ditetapkan berdasarkan masa kerja dan pangkat terakhir sebelum pensiun. Untuk golongan IVd, nilai gaji pokok cenderung tinggi karena biasanya menempati posisi strategis dalam birokrasi.
2. Tambahan Penghasilan
Selain gaji pokok, tambahan penghasilan juga menjadi bagian dari THR. Tambahan ini bisa berasal dari berbagai hal seperti uang representasi, insentif kinerja, atau tunjangan jabatan yang melekat saat masih aktif bekerja.
3. Tunjangan Keluarga
Bagi pensiunan yang memiliki istri dan anak, tunjangan keluarga juga masuk dalam perhitungan THR. Tunjangan ini mencakup tunjangan istri serta tunjangan anak sesuai ketentuan yang berlaku selama masa aktif.
4. Tunjangan Pangan
Tunjangan pangan adalah salah satu komponen THR yang sering luput dari perhatian. Tunjangan ini dimaksudkan untuk membantu kebutuhan sehari-hari terkait konsumsi. Meskipun jumlahnya tidak besar, keberadaannya tetap penting dalam menyusun total THR yang diterima.
Proses Penyaluran THR
Setelah mengetahui komponen-komponennya, proses penyaluran THR juga perlu diperhatikan. Penyaluran dilakukan melalui PT Taspen, lembaga yang ditunjuk pemerintah untuk mengelola pembayaran pensiun dan tunjangan pensiunan PNS.
Biasanya, THR disalurkan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun, tanggal pastinya bisa berbeda tiap tahun tergantung kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, pensiunan disarankan untuk selalu memeriksa informasi resmi dari Taspen atau situs pemerintah terkait jadwal pencairan.
Faktor yang Mempengaruhi Besaran THR
Besarnya THR yang diterima pensiunan tidak sama rata. Ada beberapa faktor yang turut menentukan jumlah akhir THR yang masuk ke rekening masing-masing.
Masa Kerja dan Pangkat Terakhir
Semakin lama masa kerja dan semakin tinggi pangkat terakhir sebelum pensiun, maka semakin besar pula THR yang diterima. Golongan IVd secara umum memiliki masa kerja panjang dan pangkat tinggi, sehingga THR-nya pun lebih besar dibanding golongan lain.
Status Kepegawaian Saat Aktif
Status kepegawaian juga berpengaruh. Misalnya, apakah pensiunan pernah menjabat sebagai pejabat eselon I atau II. Jabatan tersebut biasanya datang dengan tunjangan tambahan yang ikut dihitung dalam THR.
Tunjangan yang Masih Diterima
Beberapa pensiunan masih menerima tunjangan tertentu meski sudah tidak aktif. Tunjangan-tunjangan ini juga bisa menjadi dasar perhitungan THR, tergantung jenis dan regulasinya.
Perbandingan THR Berdasarkan Golongan
Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut ini perkiraan THR pensiunan berdasarkan golongan. Angka ini bersifat estimasi dan dapat berubah tergantung regulasi terbaru.
| Golongan | Estimasi THR |
|---|---|
| I | Rp1,2 juta |
| II | Rp1,8 juta |
| III | Rp2,7 juta |
| IVa | Rp3,2 juta |
| IVb | Rp3,6 juta |
| IVc | Rp4,0 juta |
| IVd | Rp4,5 juta |
Catatan: Data di atas merupakan estimasi berdasarkan regulasi sebelumnya dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Tips Mengantisipasi THR yang Telat Cair
Meskipun THR biasanya cair tepat waktu, tak jarang terjadi keterlambatan. Agar tidak terlalu tergantung pada THR, pensiunan bisa melakukan beberapa langkah antisipasi.
1. Simpan Informasi Resmi
Selalu pantau situs resmi Taspen atau BKN untuk informasi terbaru soal THR. Hindari percaya pada kabar tidak jelas yang beredar di media sosial.
2. Siapkan Dana Darurat
Menyisihkan sedikit dana untuk kebutuhan mendadak bisa sangat membantu. Apalagi menjelang lebaran, kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.
3. Koordinasi dengan Bank
Pastikan rekening pensiunan aktif dan tidak terkena blokir. Jika pindah bank, lakukan pengkinian data ke Taspen agar THR tidak salah salur.
Kesimpulan
THR bagi pensiunan PNS golongan IVd memang bukan hal baru. Namun, besaran yang bisa mencapai Rp4,5 juta menjadikannya salah satu THR tertinggi di antara golongan lain. Komponen THR yang lengkap membuat tunjangan ini cukup membantu dalam memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.
Namun, perlu diingat bahwa angka-angka ini bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, selalu pantau informasi resmi agar tidak ketinggalan update terbaru.
Disclaimer: Artikel ini dibuat berdasarkan informasi yang tersedia sampai dengan April 2025. Besaran THR dan komponen-komponennya dapat berubah sesuai dengan kebijakan pemerintah di masa mendatang. Selalu pastikan informasi terbaru melalui sumber resmi.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













