Edukasi

Mendagri Nasaruddin Umar Tegaskan ASN Kemenag Wajib Integritas, Jangan Hanya Ngomong Anti Korupsi Tanpa Menjadi Panutan

Rista Wulandari
×

Mendagri Nasaruddin Umar Tegaskan ASN Kemenag Wajib Integritas, Jangan Hanya Ngomong Anti Korupsi Tanpa Menjadi Panutan

Sebarkan artikel ini
Mendagri Nasaruddin Umar Tegaskan ASN Kemenag Wajib Integritas, Jangan Hanya Ngomong Anti Korupsi Tanpa Menjadi Panutan

Integritas kembali menjadi sorotan utama dalam dunia pemerintahan, khususnya di lingkungan Kementerian Agama. Pesan kuat datang dari Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menegaskan bahwa (ASN) di bawah Kemendikbudristek harus benar-benar bersih secara moral dan profesional. Tidak cukup hanya bicara anti-korupsi kalau tak mampu menjadi teladan.

Menag menyampaikan hal ini saat menghadiri acara Halal Bihalal sekaligus meresmikan beberapa fasilitas baru di Kantor Wilayah Kementerian Agama . Acara ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tapi juga momentum untuk mengingatkan kembali nilai-nilai dasar ASN dalam menjalankan pelayanan publik.

Integritas ASN Harus Jadi Fondasi Utama

  1. Komitmen Moral Harus Nyata

    ASN Kemenag dituntut untuk memiliki otoritas moral yang kuat. Artinya, tidak hanya soal kapabilitas teknis, tetapi juga integritas pribadi yang tak goyah. Kalau ingin masyarakat percaya pada sistem pemerintahan, maka pelaksana lapangan harus dulu menunjukkan contoh terbaik.

  2. Anti-Korupsi Harus Dimulai dari Diri Sendiri

    Nasaruddin Umar tegas menyatakan bahwa tidak logis jika seseorang yang bekerja untuk negara masih terlibat dalam praktik korupsi. “Kita tidak mungkin bisa bicara tentang korupsi jika kita sendiri tidak mampu menjadi contoh kebersihan,” katanya.

    Ini bukan retorika belaka. Dalam konteks birokrasi yang rentan dengan godaan, sikap tegas seperti ini sangat dibutuhkan agar tidak terjadi dualisme nilai antara ucapan dan perbuatan.

  3. Zona Integritas sebagai Bukti Konkrit

    Salah satu bentuk nyata komitmen ini adalah pemberian penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Madrasah Aliyah Negeri 4 Jakarta menjadi salah satu unit kerja yang berhasil membangun zona integritas dan layanan publik yang bersih serta profesional.

    No Unit Kerja Status WBK
    1 MAN 4 Jakarta Wilayah Bersih
    2 Kanwil Kemenag DKI Jakarta Proses Evaluasi

    Penghargaan ini tidak hanya simbolik. Ini menunjukkan bahwa unit-unit kerja tersebut telah melalui proses ketat audit internal dan eksternal untuk memastikan tidak ada celah bagi praktik korupsi.

Transformasi Layanan Publik Menuju yang Lebih Inklusif

Selain soal integritas, Menag juga menyoroti pentingnya transformasi layanan publik yang lebih manusiawi dan inklusif. Salah satu fasilitas yang resmi diresmikan adalah Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kanwil Kemenag DKI Jakarta.

Fasilitas ini kini dilengkapi dengan area bermain anak dan ruang laktasi. Langkah ini diambil agar pelayanan publik tidak hanya efisien, tapi juga ramah terhadap keluarga.

  • Area bermain anak membantu orang tua yang membawa anak kecil.
  • Ruang laktasi memberikan kenyamanan bagi ibu menyusui.
  • PTSP terintegrasi mempermudah layanan administrasi kependidikan dan keagamaan.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada efisiensi birokrasi, tapi juga pada kenyamanan dan pengalaman warga dalam mengakses layanan publik.

Penghargaan dan Penghormatan dalam Satu Ajang

Acara Halal Bihalal juga menjadi momen untuk memberikan penghargaan kepada instansi yang telah berkontribusi besar dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan profesional. Selain MAN 4 Jakarta, berbagai unit kerja di lingkungan Kemenag DKI turut mendapat apresiasi.

  1. Aula Serbaguna KH Saifuddin Zuhri Diresmikan

    Sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh nasional, Menteri Agama juga meresmikan Aula Serbaguna KH Saifuddin Zuhri. Gedung ini nantinya akan digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan, seminar, hingga forum dialog lintas agama.

    aula dan desainnya modern, menjadikannya tempat yang ideal untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan positif yang berbasis nilai-nilai keagamaan.

  2. Penguatan Infrastruktur Pendukung Layanan Publik

    Modernisasi infrastruktur menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan adanya gedung serbaguna, ruang laktasi, dan area bermain anak, harapannya masyarakat merasa lebih diperhatikan dan dihargai saat menggunakan layanan publik.

Catatan Penting untuk ASN Kemenag

Bagi ASN Kemenag, pesan dari Menag ini adalah untuk introspeksi diri. Tidak ada ruang lagi untuk ambiguitas nilai. Bersih tidak hanya soal finansial, tapi juga etika dan moral.

Beberapa langkah konkret yang bisa diambil:

  • Rutin melakukan evaluasi diri dan tim terkait integritas kerja.
  • Meningkatkan transparansi dalam proses administrasi.
  • Mengedepankan prinsip akuntabilitas dalam setiap keputusan.

ASN yang bersih akan menciptakan iklim kerja yang kondusif. Dan iklim kerja yang baik akan berdampak langsung pada kualitas layanan kepada masyarakat.

Kesimpulan

Langkah-langkah yang diambil oleh Kementerian Agama, baik dalam hal penegakan integritas maupun peningkatan kualitas layanan publik, menunjukkan komitmen serius terhadap birokrasi. Pesan dari Menag Nasaruddin Umar jelas: ASN harus jadi garda terdepan dalam menjaga kepercayaan publik.

Transformasi layanan yang lebih inklusif juga menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya peduli pada efisiensi, tapi juga pada kemanusiaan. Dengan begitu, pelayanan publik bisa lebih dekat dan menyentuh hati.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersumber dari pernyataan resmi dan kegiatan yang dilaporkan pada 30 Maret 2026. Data dan situasi dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan dan perkembangan .

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.