Akhirnya, kabar baik datang juga untuk PPPK paruh waktu di Surabaya. Mereka kini berhak menerima THR, seiring dengan pihak PNS dan PPPK penuh waktu. Sebelumnya, banyak yang meragukan apakah PPPK paruh waktu bisa mendapatkan THR mengingat aturan yang belum secara jelas mengaturnya. Namun, Pemkot Surabaya memutuskan untuk memberikan kepastian, meski terbatas pada kemampuan anggaran daerah.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa pemberian THR ini disesuaikan dengan APBD Kota Surabaya. Meski menghadapi pemotongan anggaran dari pemerintah pusat, pihaknya tetap berupaya memastikan PPPK paruh waktu tetap mendapatkan THR. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mengakomodasi seluruh ASN, termasuk yang bekerja paruh waktu.
THR untuk PPPK Paruh Waktu: Dasar dan Penyesuaian
Pemberian THR bagi PPPK paruh waktu sebenarnya tidak diatur secara spesifik dalam peraturan pemerintah. Namun, melalui kebijakan daerah, Pemkot Surabaya memilih untuk memberikan THR dengan perhitungan tersendiri. Ini menunjukkan fleksibilitas dalam pengelolaan kebijakan kepegawaian daerah.
1. Perhitungan Awal THR PPPK Paruh Waktu
Perhitungan awal dilakukan dengan metode yang sama seperti PPPK penuh waktu. Masa kerja dihitung dari bulan Januari hingga Februari, kemudian dibagi 12 bulan dan dikalikan dengan gaji pokok per bulan. Hasilnya, THR yang diperoleh berkisar antara Rp600 ribu hingga Rp700 ribu.
2. Evaluasi dan Penyesuaian THR
Nominal awal tersebut dinilai terlalu kecil untuk memenuhi kebutuhan PPPK paruh waktu. Oleh karena itu, Wali Kota Surabaya meminta Sekretaris Daerah untuk melakukan penghitungan ulang. Tujuannya agar THR yang diterima lebih layak dan sesuai dengan kontribusi kerja mereka.
Faktor Pendukung THR PPPK Paruh Waktu
Beberapa faktor menjadi dasar pertimbangan Pemkot Surabaya dalam memberikan THR kepada PPPK paruh waktu. Meski tidak diatur secara nasional, kebijakan daerah tetap bisa menyesuaikan kebutuhan dan kondisi lokal.
1. Kebutuhan Anggaran Daerah
Meski menghadapi pemotongan APBD sebesar Rp1 triliun, Pemkot Surabaya tetap berupaya mengalokasikan dana untuk THR PPPK paruh waktu. Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah menganggap penting untuk memberikan apresiasi kepada seluruh ASN, termasuk yang bekerja paruh waktu.
2. Kontribusi Kerja PPPK Paruh Waktu
PPPK paruh waktu di Surabaya tetap menjalankan tugas dengan baik meski jam kerjanya terbatas. Mereka menjadi bagian dari sistem pemerintahan yang berjalan, sehingga layak mendapatkan apresiasi berupa THR.
Perbandingan THR PPPK Paruh Waktu di Surabaya dengan Daerah Lain
Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut adalah perbandingan THR PPPK paruh waktu di beberapa daerah:
| Daerah | THR PPPK Paruh Waktu | Catatan Khusus |
|---|---|---|
| Surabaya | Rp600.000 – Rp700.000 (awalnya) | Disesuaikan kembali untuk nominal lebih layak |
| Pekalongan | Rp500.000 | THR diberikan secara penuh |
| Jawa Barat | Belum cair | Masih terkendala regulasi |
Tips Mengelola THR dengan Bijak
THR yang diterima, meski nominalnya terbatas, bisa menjadi tambahan dana yang sangat membantu. Berikut beberapa tips untuk mengelola THR dengan bijak:
-
Cadangan Darurat
Simpan sebagian THR untuk dana darurat. Hal ini penting untuk mengantisipasi kebutuhan mendadak. -
Pelunasan Hutang
Gunakan sebagian THR untuk melunasi utang kecil yang selama ini menumpuk. -
Investasi Jangka Pendek
Jika memungkinkan, alokasikan sebagian kecil untuk investasi yang aman dan likuid. -
Pembelian Kebutuhan Pokok
Manfaatkan THR untuk membeli kebutuhan pokok yang selama ini tertunda karena anggaran terbatas.
Penyesuaian THR: Langkah Selanjutnya
Setelah dilakukan penghitungan ulang, diperkirakan THR yang diterima PPPK paruh waktu akan lebih tinggi dari estimasi awal. Ini menunjukkan bahwa Pemkot Surabaya benar-benar memperhitungkan kebutuhan dan kontribusi ASN secara keseluruhan.
1. Penetapan Kebijakan Daerah
THR bagi PPPK paruh waktu bisa diatur dalam kebijakan daerah karena tidak diatur secara ketat dalam peraturan pemerintah. Ini memberikan ruang bagi kepala daerah untuk menyesuaikan kebijakan sesuai kondisi lokal.
2. Evaluasi Berkala
Pemkot Surabaya berencana melakukan evaluasi berkala terhadap THR ASN, termasuk PPPK paruh waktu. Hal ini untuk memastikan bahwa THR tetap relevan dan memberikan manfaat maksimal.
Penutup
THR bagi PPPK paruh waktu di Surabaya menjadi langkah penting dalam memberikan penghargaan terhadap kontribusi kerja mereka. Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Pemkot Surabaya tetap berupaya memastikan ASN merasakan keadilan dan apresiasi.
Dengan adanya penyesuaian THR ini, diharapkan PPPK paruh waktu bisa merasakan manfaat yang lebih nyata. Ini juga menjadi bukti bahwa sistem kepegawaian daerah bisa fleksibel menyesuaikan kebutuhan tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan.
Disclaimer: Besaran THR dan kebijakan terkait dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi anggaran daerah dan regulasi yang berlaku.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













