Kabar gembira datang dari Kota Bandar Lampung untuk para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pemerintah daerah memastikan bahwa seluruh PPPK paruh waktu di lingkungan Pemkot akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idulfitri 2026. Besarnya THR yang bakal diterima? Rp500 ribu per orang.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, secara resmi mengonfirmasi hal ini. Ia menyampaikan bahwa pemberian THR merupakan bentuk apresiasi dan perhatian dari pemerintah daerah terhadap kontribusi para PPPK paruh waktu selama ini. Meski nominalnya tidak besar, pemerintah berharap tunjangan ini bisa membantu meringankan beban menjelang hari raya.
Pencairan THR PPPK Paruh Waktu Bandar Lampung
Proses pencairan THR untuk PPPK paruh waktu ini tengah disiapkan dengan matang. Pemerintah daerah memastikan bahwa penyaluran dana akan dilakukan melalui mekanisme administrasi yang rapi dan melibatkan perangkat daerah terkait. Tujuannya, agar penyaluran THR bisa tepat waktu dan sesuai target.
Targetnya jelas: seluruh PPPK paruh waktu di Bandar Lampung menerima THR sebelum libur Lebaran 2026. Harapannya, dana ini bisa menjadi tambahan penghasilan yang bermanfaat menjelang momen Idulfitri.
1. Penetapan Besaran THR
Besaran THR untuk PPPK paruh waktu di Bandar Lampung ditetapkan sebesar Rp500.000 per orang. Jumlah ini diputuskan berdasarkan pertimbangan anggaran daerah serta kondisi keuangan Pemkot saat ini.
2. Verifikasi Data PPPK
Langkah selanjutnya adalah verifikasi data seluruh PPPK paruh waktu yang berhak menerima THR. Proses ini dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Pendapatan Daerah setempat untuk memastikan tidak ada kebocoran atau kesalahan dalam penyaluran.
3. Penyaluran Melalui Mekanisme Internal
THR akan disalurkan melalui mekanisme internal pemerintah daerah. Dana akan dialokasikan ke setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, lalu diteruskan ke rekening pegawai masing-masing.
4. Monitoring dan Evaluasi
Setelah penyaluran dilakukan, BKD akan melakukan monitoring untuk memastikan bahwa THR benar-benar diterima oleh pegawai yang berhak. Evaluasi juga dilakukan untuk memperbaiki proses di masa mendatang.
Harapan dan Dukungan dari Wali Kota
Eva Dwiana menyampaikan bahwa pemberian THR ini bukan sekadar bentuk tunjangan, tapi juga simbol penghargaan atas dedikasi para PPPK paruh waktu. Ia berharap, meski nominalnya tidak besar, THR ini bisa menjadi berkah dan membantu kebutuhan menjelang Lebaran.
“Walau tidak besar, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan menjadi berkah untuk kita semua,” ucap Eva.
Perbandingan THR PPPK Paruh Waktu di Beberapa Daerah
Berikut adalah perbandingan THR yang diterima PPPK paruh waktu di beberapa daerah di Indonesia menjelang Idulfitri 2026:
| Nama Daerah | Besaran THR (Rp) | Status Pencairan |
|---|---|---|
| Bandar Lampung | 500.000 | Dikonfirmasi |
| Surabaya | 750.000 | Dijadwalkan |
| Semarang | 600.000 | Dikonfirmasi |
| Yogyakarta | 550.000 | Dijadwalkan |
| Makassar | 500.000 | Dikonfirmasi |
Catatan: Besaran THR dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan daerah dan kondisi keuangan.
Apresiasi untuk PPPK Paruh Waktu
Pemberian THR ini menjadi salah satu bentuk pengakuan bahwa PPPK paruh waktu juga berperan penting dalam roda pemerintahan daerah. Meski tidak memiliki status kepegawaian penuh seperti ASN atau PPPK full time, kontribusi mereka tetap dihargai.
Selain itu, ini juga menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan dan motivasi kerja di kalangan pegawai kontrak. Semoga ke depannya, pemerintah daerah bisa memberikan tunjangan atau fasilitas lain yang lebih baik lagi.
Penutup
Pencairan THR sebesar Rp500 ribu untuk PPPK paruh waktu di Bandar Lampung merupakan kabar positif menjelang Idulfitri 2026. Meski nominalnya tidak besar, pemerintah berharap hal ini bisa menjadi bentuk apresiasi yang bermakna. Dengan proses yang matang dan target pencairan sebelum libur Lebaran, diharapkan THR ini bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh penerima.
Disclaimer: Besaran THR dan jadwal pencairan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pemerintah daerah dan kondisi keuangan yang berlaku.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













