Edukasi

DKPP dan UIN Datokarama Bangun Kolaborasi untuk Tingkatkan Etika Pemilu di Sulawesi Tengah Tahun 2026

Fadhly Ramadan
×

DKPP dan UIN Datokarama Bangun Kolaborasi untuk Tingkatkan Etika Pemilu di Sulawesi Tengah Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
DKPP dan UIN Datokarama Bangun Kolaborasi untuk Tingkatkan Etika Pemilu di Sulawesi Tengah Tahun 2026

Dewan Kehormatan Penyelenggara (DKPP) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menjalin kerja sama yang diharapkan bisa memperkuat etika penyelenggaraan pemilu di Sulawesi Tengah. Kolaborasi ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, tapi langkah konkret untuk menjaga demokrasi di tingkat lokal.

Kemitraan ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Ketua DKPP Heddy Lugito dan Rektor UIN Datokarama, Profesor Lukman Thahir. Acara berlangsung di Gedung Rektorat UIN Datokarama dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan DKPP serta pejabat kampus.

Ruang Lingkup Kerja Sama yang Luas

Kolaborasi ini mencakup berbagai bidang, terutama dalam rangka mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Fokusnya bukan hanya pada dan pengajaran, tapi juga pada penelitian, masyarakat, dan peningkatan integritas penyelenggaraan pemilu.

1. Riset dan Penelitian Bersama

Salah satu poin penting dalam MoU ini adalah kolaborasi dalam bidang riset dan penelitian. UIN Datokarama akan bekerja sama dengan DKPP untuk menghasilkan kajian ilmiah terkait penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.

2. Forum Ilmiah dan Seminar

Kampus dan lembaga negara ini akan menggelar forum ilmiah secara . Tujuannya untuk membuka ruang diskusi akademis sekaligus edukasi masyarakat tentang pentingnya etika dalam pemilu.

3. Program Magang dan Praktik Kerja

Mahasiswa diberi kesempatan untuk magang di DKPP. Ini adalah langkah nyata untuk membekali generasi muda dengan langsung tentang tata kelola demokrasi yang baik.

4. Narasumber dan Pengajar Tamu

DKPP akan mengirimkan pejabatnya sebagai narasumber di berbagai kegiatan akademik di UIN Datokarama. Sebaliknya, akademisi juga bisa berkontribusi di forum-forum DKPP.

5. Pemanfaatan Sarana dan Prasarana

Kerja sama ini juga mencakup pemanfaatan fasilitas pendukung, baik dari kampus maupun lembaga pengawas pemilu, untuk kegiatan edukasi dan pelatihan.

Sinergi untuk Menguatkan Demokrasi

Kolaborasi ini hadir sebagai jawaban atas demokrasi yang semakin kompleks. Di tengah maraknya hoaks politik dan polarisasi masyarakat, penting untuk melibatkan dunia pendidikan dalam menjaga etika penyelenggaraan pemilu.

UIN Datokarama, sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai-nilai Islam, dinilai memiliki peran strategis. Kampus ini tidak hanya mencetak lulusan profesional, tapi juga warga negara yang sadar akan pentingnya integritas dalam berdemokrasi.

Peran Kampus dalam Mengedukasi Masyarakat

Rektor UIN Datokarama, Profesor Lukman Thahir, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dalam mengedukasi masyarakat. Terutama soal pentingnya menjaga etika politik agar tidak tercemar oleh praktik-praktik yang merusak demokrasi.

Kampus, menurutnya, harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur demokrasi. Kolaborasi dengan DKPP ini adalah salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut.

Manfaat Jangka Panjang

Kerja sama ini tidak hanya memberi manfaat jangka pendek, tapi juga dampak jangka panjang. Dengan melibatkan mahasiswa dan akademisi, diharapkan akan lahir generasi yang lebih sadar akan pentingnya menjaga etika dalam berpolitik.

Selain itu, kolaborasi ini juga membuka peluang untuk pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan demokrasi saat ini. Kajian tentang penyelenggaraan pemilu bisa menjadi bagian dari pembelajaran akademik yang lebih mendalam.

Tantangan dan Harapan

Tentu saja, kolaborasi ini tidak akan berjalan mulus tanpa tantangan. Perbedaan budaya organisasi antara lembaga negara dan perguruan tinggi bisa menjadi hambatan. Namun, dengan niat baik dan komunikasi yang terbuka, semua itu bisa diatasi.

Yang jelas, kolaborasi ini membuka peluang besar untuk membangun pemilu yang lebih dan akuntabel. Terutama di wilayah Sulawesi Tengah yang memiliki dinamika politik yang cukup kompleks.

Tabel Perbandingan Sebelum dan Sesudah Kolaborasi

Aspek Sebelum Kolaborasi Setelah Kolaborasi
Keterlibatan Akademisi Terbatas Aktif dalam forum dan riset
Edukasi Masyarakat Minim fokus Terprogram dan terjadwal
Riset Pemilu Kurang terkoordinasi Terintegrasi dengan DKPP
Keterlibatan Mahasiswa Tidak ada saluran resmi Bisa magang dan belajar langsung
Penyelenggaraan Pemilu Didominasi birokrasi Lebih transparan dan akuntabel

Kesimpulan

Kerja sama antara DKPP dan UIN Datokarama adalah langkah strategis dalam memperkuat sistem demokrasi di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah. Kolaborasi ini tidak hanya soal tanda tangan, tapi tentang komitmen bersama untuk menjaga etika penyelenggaraan pemilu.

Dengan melibatkan dunia pendidikan, diharapkan akan lahir generasi yang lebih sadar akan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur demokrasi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat valid hingga April 2026. Perubahan kebijakan atau dinamika organisasi ke depannya bisa memengaruhi pelaksanaan kerja sama ini.

Fadhly Ramadan
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.