Sebentar lagi, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bakal mendapat kabar gembira soal pencairan bansos PKH dan BPNT tahap dua. Setelah penyaluran tahap pertama hampir rampung, kini saatnya menantikan jadwal pengisian saldo KKS yang diprediksi bakal mengalir dalam beberapa pekan ke depan.
Menurut informasi terkini, penyaluran tahap kedua untuk periode April hingga Juni 2026 diperkirakan akan dimulai sekitar Mei hingga Juni. Proses ini mengacu pada siklus tahunan Kementerian Sosial yang selama ini cukup konsisten dalam penyaluran bantuan sosial.
Jadwal Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahap 2
Penyaluran bansos tahap dua tahun 2026 akan mencakup tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni. Meski demikian, pencairan dana tidak serta merta langsung dilakukan pada April. Biasanya, Kementerian Sosial RI membutuhkan waktu untuk memastikan seluruh data penerima sudah diverifikasi dan siap disalurkan.
1. Verifikasi Data Penerima
Proses awal yang dilakukan adalah verifikasi data penerima melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nasional (SIKS-NG). Data yang lolos verifikasi akan berstatus “Standing Instruction” (SI), yang menandakan bahwa penerima sudah siap menerima bantuan.
2. Penyaluran Dana ke Rekening KPM
Setelah status SI terbit, barulah dana disalurkan ke rekening KKS yang dibuka di bank penyalur seperti Mandiri, BNI, BRI, dan BSI. Untuk tahap dua 2026, penyaluran diperkirakan akan dimulai sekitar Mei hingga Juni.
3. Monitoring dan Evaluasi
Setelah penyaluran, Kementerian Sosial akan melakukan monitoring untuk memastikan dana benar-benar sampai ke penerima. Evaluasi juga dilakukan untuk memperbaiki potensi kesalahan di tahap berikutnya.
Syarat dan Kriteria Penerima Bansos PKH dan BPNT
Agar bisa menerima bansos tahap dua, KPM harus memenuhi sejumlah syarat. Ini penting karena hanya mereka yang terdaftar di Desil 1 hingga 4 dan memenuhi kriteria tertentu yang akan mendapatkan bantuan.
1. Terdaftar di Desil 1 hingga 4
KPM harus terdaftar sebagai penerima manfaat di Desil 1 hingga Desil 4 berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data ini menjadi dasar utama dalam penetapan penerima bansos.
2. Memiliki Komponen Penerima Prioritas
Beberapa komponen prioritas seperti adanya anak usia sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas akan menjadi pertimbangan dalam penyaluran bantuan.
3. Data Aktif dan Valid di SIKS-NG
Data penerima harus aktif dan valid di SIKS-NG. Jika ada ketidaksesuaian atau kekurangan data, maka KPM berpotensi tidak menerima bantuan meskipun namanya tercantum di daftar awal.
Cara Cek Status SI di SIKS-NG
Bagi KPM yang ingin memastikan apakah dirinya termasuk penerima bansos tahap dua, cara termudah adalah dengan mengecek status Standing Instruction (SI) di aplikasi SIKS-NG. Begini caranya:
1. Buka Aplikasi SIKS-NG
Unduh dan buka aplikasi SIKS-NG di smartphone. Pastikan sudah menggunakan versi terbaru agar tidak mengalami gangguan teknis.
2. Masuk Menggunakan Akun Terdaftar
Gunakan NIK dan password yang sudah didaftarkan sebelumnya. Jika belum punya akun, hubungi pendamping sosial setempat untuk bantuan registrasi.
3. Lihat Status Standing Instruction (SI)
Di halaman utama, cari menu "Status Penyaluran" atau "Standing Instruction". Jika status sudah berubah menjadi SI, itu artinya KPM siap menerima bantuan.
4. Laporkan Jika Ada Ketidaksinkronan
Jika status belum berubah padahal sudah melewati batas waktu penyaluran, laporkan ke pendamping sosial atau fasilitator desa untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.
Perkiraan Besaran Bantuan PKH dan BPNT Tahap 2
Meski belum ada pengumuman resmi, berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya, besaran bantuan yang diterima tiap KPM cenderung stabil. Berikut perkiraan komponen bantuan yang bakal diterima:
| Komponen | Jenis Bantuan | Estimasi Jumlah |
|---|---|---|
| PKH | Tunai | Rp 1.500.000 |
| BPNT | Beras 20 kg | 1 kali penyaluran |
| BPNT | Minyak Goreng | 4 liter |
Disclaimer: Besaran dan jenis bantuan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi nasional.
Tips Agar Tak Ketinggalan Saldo KKS
Supaya tidak ketinggalan saat saldo bansos masuk, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar selalu update informasi terbaru.
1. Pantau Aplikasi SIKS-NG Secara Berkala
Cek status SI secara rutin, terutama menjelang masa penyaluran. Ini membantu memastikan tidak ada kendala teknis atau data yang terlewat.
2. Koordinasi dengan Pendamping Sosial
Hubungi pendamping sosial jika menemui kendala atau kejanggalan dalam sistem. Mereka bisa membantu mempercepat proses verifikasi data.
3. Simpan Bukti Transaksi dan Notifikasi
Simpan notifikasi SMS atau email dari bank penyalur sebagai arsip. Ini berguna jika terjadi klaim atau pertanyaan terkait penyaluran dana.
Kesimpulan
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap dua periode April hingga Juni 2026 diprediksi akan berlangsung mulai Mei hingga Juni. KPM disarankan untuk terus memantau status SI di SIKS-NG dan memastikan data diri sudah valid agar tidak terjadi kendala dalam penyaluran.
Pastikan juga untuk tidak terlalu cepat mengecek saldo di ATM sebelum status SI berubah. Sabar dan koordinasi dengan pihak terkait adalah kunci agar bantuan bisa dinikmati tepat waktu.
Catatan: Informasi dalam artikel ini bersifat prediktif dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah. Mohon merujuk pada sumber resmi untuk informasi terbaru.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













