Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, baru-baru ini memberikan motivasi kepada 296 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan mengikuti seleksi Pengembangan Ideologi Pancasila (PIP). Kegiatan ini digelar di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu pada Rabu, 11 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai karakter sebagai fondasi utama bagi para calon pasukan pengibar bendera.
Imelda mengingatkan bahwa menjadi bagian dari Paskibraka bukan hanya soal kemampuan fisik. Lebih dari itu, peserta dituntut memiliki integritas serta pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai kebangsaan. Ia menyampaikan bahwa karakter yang kuat akan menjadi bekal penting dalam perjalanan hidup, tidak hanya saat mengikuti seleksi Paskibraka.
Lima Karakter Anak Bangsa yang Harus Dimiliki
Sebagai bagian dari proses seleksi, para calon Paskibraka perlu memahami dan mengamalkan lima karakter penting yang menjadi fondasi sebagai anak bangsa. Kelima karakter ini tidak hanya menjadi penilaian dalam seleksi, tetapi juga modal dasar untuk menjadi generasi yang berkualitas dan berkontribusi bagi bangsa.
1. Disiplin
Disiplin adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam lingkungan organisasi. Peserta Paskibraka dituntut untuk memiliki kedisiplinan tinggi dalam mengikuti setiap tahapan seleksi, mulai dari waktu, aturan, hingga tata cara pelaksanaan.
2. Integritas
Integritas mencerminkan kejujuran dan konsistensi antara ucapan, sikap, dan tindakan. Dalam konteks Paskibraka, integritas menjadi nilai penting yang menunjukkan bahwa peserta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
3. Sikap dan Karakter yang Baik
Sikap dan karakter yang baik mencakup cara berinteraksi dengan sesama peserta, panitia, hingga masyarakat luas. Hal ini mencerminkan citra generasi muda yang positif dan berwibawa.
4. Kerja Sama
Kerja sama menjadi kunci dalam menjalankan tugas yang bersifat kolektif, seperti dalam formasi pengibaran bendera. Peserta harus mampu bekerja sama secara harmonis dengan rekan-rekan lainnya.
5. Semangat Nasionalisme dan Cinta Tanah Air
Terakhir, semangat nasionalisme dan cinta tanah air menjadi inti dari makna pengibaran bendera. Peserta diharapkan memiliki rasa bangga dan tanggung jawab terhadap negara serta siap menjadi duta Pancasila di lingkungan masing-masing.
Seleksi Paskibraka 2026: Tahapan dan Peserta
Tahun ini, jumlah peserta yang mengikuti seleksi Paskibraka mencapai 296 orang. Mereka berasal dari berbagai sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) se-Kota Palu. Dari jumlah tersebut, hanya 54 orang yang akan terpilih menjadi anggota Paskibraka resmi yang akan bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan RI mendatang.
Seleksi dilakukan dalam beberapa tahapan yang mencakup penilaian fisik, mental, serta pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan. Proses ini dirancang untuk memastikan bahwa peserta yang terpilih benar-benar mampu menjadi representasi generasi muda Indonesia yang unggul dan berbudi luhur.
Berikut adalah rincian peserta berdasarkan asal sekolah:
| Jenis Sekolah | Jumlah Peserta |
|---|---|
| SMA Negeri | 172 |
| SMA Swasta | 68 |
| SMK Negeri | 39 |
| SMK Swasta | 17 |
| Total | 296 |
Pesan untuk Peserta yang Tidak Lolos
Imelda juga menyampaikan pesan khusus bagi peserta yang nantinya tidak berhasil lolos dalam seleksi. Ia menekankan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah proses pembelajaran yang berharga.
“Jangan berkecil hati bagi yang belum terpilih nanti. Yakinlah pada diri kalian bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk sukses di mana pun berada,” ujar Imelda.
Ia berpesan agar pengalaman mengikuti seleksi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang. Peserta diharapkan tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga pada proses yang memberikan banyak pelajaran dan pengalaman berharga.
Harapan Pemerintah Kota Palu
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Palu berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan fisik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Seleksi Paskibraka bukan hanya ajang menyeleksi pengibar bendera, tetapi juga sarana pembentukan karakter bangsa yang berlandaskan Pancasila.
Dengan adanya program seperti ini, diharapkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air terus tumbuh dan berkembang di kalangan generasi muda. Mereka adalah ujung tombak perubahan bangsa di masa depan.
Penutup
Melalui seleksi Paskibraka 2026, tidak hanya dihasilkan pasukan pengibar bendera yang berkualitas, tetapi juga generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan dengan karakter yang kokoh. Semangat, dedikasi, dan nilai-nilai luhur yang ditanamkan dalam proses ini diharapkan dapat terus dibawa ke mana pun peserta berada.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan resmi Pemerintah Kota Palu. Jumlah peserta dan hasil seleksi bersifat sementara dan dapat mengalami perubahan hingga tahapan seleksi selesai.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.











