Perbankan

Keputusan RUPST BNI Maret 2026 Tetapkan Dividen Senilai Rp13,03 Triliun dan Rencana Buyback Saham Hingga Rp905,48 Miliar

Danang Ismail
×

Keputusan RUPST BNI Maret 2026 Tetapkan Dividen Senilai Rp13,03 Triliun dan Rencana Buyback Saham Hingga Rp905,48 Miliar

Sebarkan artikel ini
Keputusan RUPST BNI Maret 2026 Tetapkan Dividen Senilai Rp13,03 Triliun dan Rencana Buyback Saham Hingga Rp905,48 Miliar

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI saja menutup Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 9 Maret 2026. Dalam acara yang digelar secara hybrid itu, sejumlah keputusan penting diambil, termasuk tunai hingga rencana buyback saham.

Salah satu poin utama yang disetujui adalah pembagian dividen sebesar Rp13,03 triliun. Jumlah ini setara dengan 65% dari bersih konsolidasian BNI yang mencapai Rp20,04 triliun. Sisanya, sekitar 35% atau Rp7,01 triliun, dialokasikan sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi bisnis dan penguatan modal bank.

Rincian Keputusan Penting Hasil RUPST BNI 2026

1. Pembagian Dividen Tunai Sebesar Rp13,03 Triliun

Pembagian dividen ini menjadi sorotan karena merupakan salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Dengan jumlah tersebut, BNI menunjukkan konsistensi dalam memberikan return kepada pemegang saham, sekaligus menjaga kesehatan keuangan .

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa pembagian dividen ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pengembalian kepada investor dan investasi jangka panjang.

2. Alokasi Laba Ditahan untuk Ekspansi Bisnis

Sekitar Rp7,01 triliun dialokasikan sebagai laba ditahan. Dana ini akan digunakan untuk berbagai kebutuhan strategis, termasuk pengembangan bisnis digital, ekspansi jaringan, dan penguatan kapasitas permodalan menghadapi dinamika yang terus berubah.

3. Rencana Buyback Saham Maksimal Rp905,48 Miliar

Selain dividen, RUPST juga menyetujui rencana buyback saham dengan nilai transaksi maksimal Rp905,48 miliar. Langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas saham di pasar dan memberikan fleksibilitas pengelolaan modal.

Saham yang dibeli kembali akan disimpan sebagai saham tresuri. Saham tersebut bisa digunakan kembali untuk kebutuhan strategis seperti program kepemilikan saham bagi karyawan atau penjualan kembali di pasar.

Perubahan Anggaran Dasar dan Keputusan Lainnya

4. Reklasifikasi Saham Seri B Milik BP BUMN

Salah satu keputusan penting lainnya adalah anggaran dasar terkait reklasifikasi 223.783.877 lembar saham Seri B milik BP BUMN menjadi saham Seri A Dwiwarna. Perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan Undang-Undang No. 16/ tentang Perubahan Keempat atas UU No.19/2003 tentang BUMN.

Langkah ini menunjukkan komitmen BNI dalam mematuhi regulasi yang berlaku serta memastikan tata kelola perusahaan tetap sesuai dengan prinsip-prinsip terbaik.

5. Pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan 2025

RUPST juga mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun buku 2025. Pengesahan ini menjadi bagian penting dalam memastikan transparansi dan keuangan BNI.

6. Penetapan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris 2026

Selain itu, rapat juga menyetujui penetapan remunerasi untuk Direksi dan Dewan untuk tahun buku 2026. Besaran remunerasi ini ditetapkan dengan mempertimbangkan kinerja perusahaan serta prinsip tata kelola yang baik.

7. Penunjukan Akuntan Publik dan Pendelegasian Wewenang RKAP

Penunjukan akuntan publik untuk tahun buku 2026 juga disetujui dalam rapat. Selain itu, pendelegasian wewenang untuk persetujuan Rencana Kerja Jangka Panjang (RJPP) 2026–2030 dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2027 juga menjadi bagian dari agenda yang disepakati.

Tabel Rangkuman Hasil RUPST BNI 2026

No Keputusan Nilai / Detail
1 Dividen Tunai Rp13,03 triliun (65% dari laba bersih)
2 Laba Ditahan Rp7,01 triliun (35% dari laba bersih)
3 Buyback Saham Maksimal Rp905,48 miliar
4 Reklasifikasi Saham 223.783.877 lembar saham Seri B menjadi Seri A Dwiwarna
5 Pengesahan Laporan Tahunan Tahun buku 2025
6 Remunerasi Direksi & Komisaris Tahun buku 2026
7 Penunjukan Akuntan Publik Tahun buku 2026
8 Pendelegasian Wewenang RJPP & RKAP RJPP 2026–2030 dan RKAP 2027

Penutup

Keputusan-keputusan yang diambil dalam RUPST BNI 2026 mencerminkan strategi jangka panjang perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pengembalian kepada pemegang saham dan investasi berkelanjutan. Dengan pembagian dividen besar dan rencana buyback saham, BNI menunjukkan bahwa bank ini tetap solid di tengah dinamika pasar yang kompetitif.

Langkah-langkah lain seperti reklasifikasi saham dan pendelegasian wewenang RKAP juga menunjukkan bahwa BNI terus beradaptasi dengan regulasi dan kebutuhan bisnis yang berkembang.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini berdasarkan hasil resmi RUPST BNI yang dilaksanakan pada 9 Maret 2026. Nilai-nilai yang disebutkan dapat berubah tergantung pada realisasi dan kebijakan yang ditetapkan di masa mendatang.

Danang Ismail
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.