Edukasi

Pemerintah Umumkan THR dan BHR Idulfitri 2026 Secara Resmi

Fadhly Ramadan
×

Pemerintah Umumkan THR dan BHR Idulfitri 2026 Secara Resmi

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Umumkan THR dan BHR Idulfitri 2026 Secara Resmi

Pemerintah akhirnya mengumumkan secara resmi rencana pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) untuk Idulfitri 1447 H atau tahun 2026 M. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh , Airlangga Hartarto, dari kantor Kementerian Koordinator Perekonomian di Jakarta. ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat menjelang perayaan Idulfitri, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Langkah ini juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk terus memberikan stimulus ekonomi lanjutan menjelang hari besar . Airlangga menyampaikan bahwa kebijakan THR dan BHR tahun ini dirancang untuk mencakup berbagai kelompok, termasuk aparatur sipil negara (ASN), pensiunan, hingga sektor swasta. Dengan begitu, diharapkan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga dan aktivitas ekonomi menjelang lebaran bisa berjalan lebih dinamis.

Rincian THR untuk ASN dan Penerima Pensiun

Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk penyaluran THR bagi ASN dan pensiun. Jumlah ini naik sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Anggaran tersebut akan disalurkan kepada sekitar 10,5 juta penerima, yang terdiri dari berbagai kategori pegawai negara.

1. Penerima THR ASN dan Pensiunan

THR akan diberikan kepada ASN pusat, ASN daerah, TNI/Polri, serta para pensiunan. Penyaluran dilakukan secara bertahap mulai 26 Februari 2026 atau minggu pertama Ramadan. Rinciannya adalah sebagai berikut:

Kategori Penerima Jumlah Penerima
ASN Pusat/TNI/Polri 2,4 juta orang
ASN Daerah 4, juta orang
Pensiunan 3,8 juta orang

Komponen yang diberikan mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan atau kinerja sesuai regulasi yang berlaku. Hal ini memastikan THR yang diterima sudah mencerminkan komponen pendapatan utama pegawai.

2. Perbedaan THR dan Gaji ke-13

THR berbeda dengan gaji ke-13 yang biasanya diberikan pada Juni. THR diberikan menjelang Idulfitri sebagai bentuk apresiasi dan bantuan menjelang perayaan hari raya. THR juga bersifat penuh, artinya tidak dipotong atau dikurangi komponen tertentu.

THR untuk Sektor Swasta

Selain ASN dan pensiunan, pemerintah juga memperhatikan THR bagi pekerja di sektor swasta. Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah mendorong perusahaan swasta untuk memberikan THR kepada karyawannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3. Peran Ombudsman dalam THR Sektor Swasta

RI telah mengeluarkan imbauan agar perusahaan memastikan THR diberikan secara tepat waktu dan sesuai dengan hak pekerja. THR sektor swasta biasanya ditentukan berdasarkan kesepakatan antara dan pekerja melalui serikat pekerja atau perwakilan karyawan.

Jadwal Penyaluran THR 2026

Penyaluran THR dilakukan secara bertahap agar bisa menjangkau seluruh penerima dengan tepat waktu. Berikut jadwal penyaluran THR untuk ASN dan pensiunan:

Tahap Penyaluran Waktu Keterangan
Tahap 1 26 Februari 2026 ASN pusat, TNI/Polri
Maret 2026 ASN daerah
Tahap 3 April 2026 Pensiunan

Penyaluran dilakukan sebelum Idulfitri agar penerima bisa memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan lebaran.

Perlakuan Khusus untuk PPPK dan Kontrak

Bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pemerintah juga menjamin pemberian THR. Namun, untuk PPPK waktu atau kontrak, penyaluran THR masih menunggu aturan teknis lebih lanjut. Beberapa daerah seperti Jawa Barat telah menyatakan siap menyalurkan THR setelah regulasi terkait selesai disusun.

Dampak THR terhadap Daya Beli Masyarakat

THR yang diberikan pemerintah setiap tahun menjelang Idulfitri memiliki dampak langsung terhadap peningkatan daya beli masyarakat. Ini menjadi salah satu stimulus ekonomi yang penting, karena masyarakat memiliki tambahan pendapatan yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan lebaran.

4. THR sebagai Stimulus Ekonomi

THR bukan hanya soal kesejahteraan individu, tapi juga menjadi bagian dari stimulus ekonomi nasional. Uang yang beredar di masyarakat saat menjelang lebaran mendorong aktivitas ekonomi di berbagai sektor, terutama dan jasa.

Penutup

Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026 merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan anggaran yang naik dan penyaluran yang terjadwal, diharapkan THR bisa tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima.

Namun, perlu diingat bahwa informasi ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pemerintah atau regulasi terkait. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan terbaru dari sumber resmi.

Fadhly Ramadan
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.