Nasional

PT Prima Layanan Nasional Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026 untuk Perkuat Infrastruktur Energi Nasional

Herdi Alif Al Hikam
×

PT Prima Layanan Nasional Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026 untuk Perkuat Infrastruktur Energi Nasional

Sebarkan artikel ini
PT Prima Layanan Nasional Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026 untuk Perkuat Infrastruktur Energi Nasional

PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PLN Enjiniring) mencatat pencapaian penting di tengah upaya penguatan infrastruktur energi nasional. Dua penghargaan bergengsi berhasil diraih dalam ajang Indonesia Top Achievements of the Year (ITAY) 2026 yang diselenggarakan di Grand Studio Metro TV.

Salah satu penghargaan diberikan pada kategori perusahaan, yaitu Excellence in Engineering Partnership for National Energy Infrastructure 2026. Sementara penghargaan kedua masuk dalam kategori kepemimpinan, Best Transformational Leader in Energy Engineering 2026, yang diterima langsung oleh Chairani Rachmatullah selaku Direktur Utama PLN Enjiniring.

Kontribusi Strategis dalam Infrastruktur Energi

Penghargaan ini bukan datang begitu saja. PLN Enjiniring dinilai sebagai mitra engineering kunci dalam pengembangan nasional. Perusahaan turut serta dalam berbagai proyek strategis seperti transmisi tegangan tinggi, interkoneksi antarwilayah, hingga dukungan teknis untuk pengembangan energi baru terbarukan.

Dewan juri melihat beberapa aspek penting yang menjadi dasar penilaian:

  1. Keterlibatan aktif dalam ketenagalistrikan nasional
  2. Implementasi digital engineering seperti BIM dan simulasi
  3. efisiensi proses desain dan supervisi proyek
  4. Kontribusi pada integrasi ke jaringan nasional
  5. Pengembangan kompetensi SDM berstandar profesional

Transformasi yang dilakukan PLN Enjiniring tidak hanya soal teknologi. Fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan digitalisasi proses engineering menjadi modal utama dalam mendukung energi nasional.

Apresiasi dari Tokoh Nasional

Acara ITAY 2026 dibuka oleh Suryopratomo, Komisaris Metro TV, dan dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, pimpinan BUMN, regulator, serta pelaku industri energi. Keberadaan tokoh-tokoh ini menunjukkan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, tapi pengakuan atas kontribusi nyata.

Prof. Dr. Martani Huseini, DEA, salah satu anggota dewan juri, menyampaikan bahwa transformasi sektor energi membutuhkan kepemimpinan visioner dan kompetensi teknis kuat. PLN Enjiniring dinilai berhasil memenuhi kedua aspek tersebut.

Arief Hidayat Thamrin, pendiri ITAY, menambahkan bahwa penghargaan ini diberikan kepada institusi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu bertransformasi dan memberi nyata bagi keberlanjutan energi Indonesia.

Proses Penilaian yang Independen dan Transparan

Penetapan pemenang ITAY 2026 dilakukan melalui proses seleksi dan penilaian independen oleh dewan juri yang terdiri atas para ahli dan akademisi terkemuka:

  • Prof. Dr. Ricardi S. Adnan, M.Si.
  • Dr. Hifni Alifahmi, M.Si.
  • Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si.
  • Prof. Dr. Martani Huseini, DEA
  • Arief Suditomo, S.H., M.A.

Penilaian dilakukan berdasarkan lima kriteria utama:

  1. Prestasi
  2. Inovasi
  3. Transformasi
  4. Kompetensi Inti
  5. Kontribusi

Setiap kriteria dinilai dengan pendekatan berbasis bukti dan dampak strategis. Hal ini memastikan bahwa penghargaan yang diberikan benar-benar mencerminkan pencapaian yang berarti dan berkelanjutan.

Peran PLN Enjiniring dalam Ekosistem Energi Nasional

Sebagai anak usaha PT PLN (Persero), PLN Enjiniring bergerak di bidang engineering, konsultansi teknis, desain, dan supervisi proyek ketenagalistrikan. Perusahaan memainkan peran penting dalam perencanaan dan penguatan sistem transmisi, interkoneksi, serta pengembangan energi berkelanjutan.

Beberapa fokus utama yang dikembangkan antara lain:

  • Digitalisasi proses engineering
  • Peningkatan kapasitas SDM
  • Pengembangan solusi berbasis teknologi
  • Dukungan untuk integrasi energi terbarukan

Melalui pendekatan ini, PLN Enjiniring terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dalam infrastruktur energi nasional.

Tabel Perbandingan Kontribusi PLN Enjiniring

Aspek Sebelum Transformasi Setelah Transformasi
Proses Engineering Manual dan konvensional Didukung digitalisasi dan simulasi
Efisiensi Proyek Rendah hingga sedang Tinggi dengan penghematan waktu dan biaya
Integrasi EBT Terbatas Lebih luas dan terintegrasi
SDM Terbatas pada pengalaman lapangan Ditingkatkan melalui pelatihan dan sertifikasi
Dampak Nasional Nasional dan berkelanjutan

Pengakuan atas Kepemimpinan Visioner

Chairani Rachmatullah, selaku Direktur Utama, menjadi sosok yang memimpin transformasi ini. Penghargaan Best Transformational Leader in Energy Engineering 2026 merupakan bukti bahwa kepemimpinan yang kuat dan visioner sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan sektor energi.

Melalui pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, PLN Enjiniring tidak hanya memperkuat sistem kelistrikan nasional, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan energi bersih di masa depan.

Membangun Fondasi Energi yang Kuat

Dengan penghargaan ITAY 2026, PLN Enjiniring semakin menegaskan komitmennya dalam membangun fondasi energi Indonesia yang andal, efisien, dan berkelanjutan. Pencapaian ini menjadi titik awal dari langkah-langkah lebih besar dalam mendukung transisi energi nasional.

Perusahaan terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri. Melalui sinergi antara SDM berkualitas dan teknologi canggih, PLN Enjiniring siap menjadi garda depan dalam pembangunan infrastruktur energi nasional.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan kebijakan dan kondisi industri. Data dan penghargaan yang disebutkan berlaku hingga tanggal publikasi.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.