Nasional

BPJPH Dianugerahi Dua Penghargaan Bergengsi dalam Indonesia Top Achievements of The Year 2026

Rista Wulandari
×

BPJPH Dianugerahi Dua Penghargaan Bergengsi dalam Indonesia Top Achievements of The Year 2026

Sebarkan artikel ini
BPJPH Dianugerahi Dua Penghargaan Bergengsi dalam Indonesia Top Achievements of The Year 2026

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) kembali mencatat sejarah dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year (ITAY) 2026. Penghargaan ini diserahkan di Grand Studio Metro , Jakarta, dan menjadi apresiasi atas transformasi halal nasional serta kepemimpinan yang mendorong perubahan di sektor publik.

Dua penghargaan yang diraih BPJPH antara lain Excellence in Public Service Transformation of The Year 2026 (kategori lembaga) dan Best Leader of Change in Public Service Transformation 2026 yang diberikan kepada Kepala BPJPH, Prof. Dr. Haikal Hassan. Ajang sendiri mengusung tema "Transformation for Reinventing Indonesia" dan diikuti oleh 23 institusi dari berbagai sektor.

Transformasi Layanan Publik yang Berdampak Luas

Penghargaan Excellence in Public Service Transformation of The Year 2026 bukan datang begitu saja. Capaian ini merupakan hasil dari transformasi sistematis yang dilakukan BPJPH dalam pelayanan jaminan produk halal. Fokus utama adalah mempercepat sertifikasi, meningkatkan inklusivitas, serta memperluas akses pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap layanan halal.

Transformasi ini tidak hanya berjalan cepat, tapi juga berdampak nyata. Data kinerja BPJPH per 31 Desember 2025 menunjukkan pencapaian yang luar biasa:

Capaian Utama BPJPH Hingga Akhir 2025

Indikator Jumlah
Sertifikat Halal yang Diterbitkan 3.314.468
Produk Bersertifikat Halal 10.978.714
Sertifikat Halal Gratis untuk 1.140.015
Pelaku Usaha Bersertifikat Halal 2.535.878
Warung Makan Tersertifikasi Halal 25.145
Pendapatan BLU BPJPH Rp139 miliar
Serapan Anggaran 98,82%

Selain itu, halal nasional juga semakin kokoh dengan adanya:

  • 115 Lembaga Pemeriksa Halal (LPH)
  • 345 LP3H Self Declare
  • 111.889 Pendamping Proses Produk Halal (P3H)
  • 29.684 Penyelia Halal terlatih
  • 98 lembaga halal luar negeri dengan pengakuan saling (MRA)

Angka-angka ini menunjukkan bahwa sistem layanan halal Indonesia kini lebih cepat, digital, dan siap bersaing secara global.

1. Peningkatan Akses Sertifikasi untuk UMK

Salah satu fokus utama BPJPH adalah memastikan bahwa pelaku usaha kecil tidak tertinggal. Program sertifikasi halal gratis menjadi andalan untuk mendorong inklusivitas. Faktanya, jumlah sertifikat yang diterbitkan untuk UMK bahkan melampaui target sebesar 114%.

2. Digitalisasi Layanan Melalui SIHALAL

Sistem Informasi Halal (SIHALAL) menjadi tulang punggung transformasi digital BPJPH. Platform ini memungkinkan proses sertifikasi berjalan lebih cepat, transparan, dan mudah diakses oleh pelaku usaha dari berbagai wilayah.

3. Penguatan Kapasitas SDM Halal

BPJPH juga memperkuat kapasitas di sektor halal. Dengan melatih ribuan penyelia dan pendamping halal, kualitas pemeriksaan dan pendampingan produk semakin terjamin.

4. Pengakuan Internasional Melalui MRA

Melalui kerja sama bilateral dan multilateral, BPJPH berhasil menjalin Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan 98 lembaga halal di luar negeri. Ini membuka peluang ekspor produk halal Indonesia ke pasar global.

Kepemimpinan yang Menggerakkan Perubahan

Penghargaan Best Leader of Change in Public Service Transformation 2026 diberikan kepada Prof. Dr. Haikal Hassan sebagai bentuk apresiasi atas visi dan strategi kepemimpinannya. Di bawah kepemimpinannya, BPJPH tidak hanya memenuhi target, tapi melampaui ekspektasi.

Kontribusi Strategis Prof. Dr. Haikal Hassan

  • Mempercepat proses sertifikasi halal nasional
  • Mengembangkan sistem digital berbasis SIHALAL
  • Memperluas jaringan pengakuan internasional
  • Meningkatkan kapasitas SDM halal secara masif
  • Mendorong efisiensi pengelolaan BLU

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Haikal Hassan menekankan bahwa penghargaan ini adalah milik seluruh insan BPJPH dan para pelaku ekosistem halal di Indonesia. Transformasi yang dilakukan bukan sekadar pencapaian angka, tapi bagian dari amanah undang-undang untuk melindungi konsumen dan memperkuat daya saing produk nasional.

1. Visi Jangka Panjang untuk Pusat Industri Halal Dunia

Langkah-langkah strategis yang diambil BPJPH tidak hanya berorientasi pada pencapaian jangka pendek. Visi jangka panjangnya adalah menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia. Ini memerlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga sertifikasi.

2. Penguatan Kerja Sama Nasional dan Internasional

Kerja sama dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam mempercepat transformasi. BPJPH aktif menjalin kolaborasi dengan lembaga dalam dan luar negeri untuk memperkuat sistem sertifikasi dan pengakuan halal.

3. Peningkatan Efisiensi dan Efektivitas Layanan

Melalui digitalisasi dan optimalisasi SDM, BPJPH terus meningkatkan efisiensi layanan. Ini terbukti dari tingginya serapan anggaran dan pencapaian pendapatan BLU yang melampaui target.

ITAY 2026: Wadah Apresiasi untuk Perubahan Positif

Indonesia Top Achievements of The Year (ITAY) 2026 merupakan ajang penghargaan independen yang mengapresiasi inovasi dan transformasi di berbagai sektor. Penjurian dilakukan oleh dewan juri independen yang terdiri dari akademisi, praktisi, dan jurnalis senior berdasarkan lima utama:

  • Prestasi
  • Inovasi
  • Transformasi
  • Kompetensi Inti
  • Kontribusi

Suryopratomo, Komisaris Metro TV, dalam sambutannya menyampaikan bahwa inovasi dan transformasi adalah kunci keberhasilan sebuah institusi. Para penerima penghargaan ITAY 2026 adalah agen perubahan yang membawa kemajuan bagi bangsa.

Peran BPJPH dalam Ekosistem Halal Nasional

BPJPH dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Lembaga ini berada di bawah naungan Kementerian Agama dan memiliki tugas pokok:

  • Menyelenggarakan jaminan produk halal
  • Menerbitkan dan mencabut sertifikat halal
  • Melakukan registrasi halal luar negeri
  • Melakukan akreditasi LPH
  • Melakukan pembinaan dan pengawasan jaminan produk halal
  • Mengembangkan kerja sama dalam dan luar negeri

Dengan terus memperkuat ekosistem halal nasional, BPJPH menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi konsumen produk halal, tapi juga produsen sekaligus pusat pengembangan standar halal global.

Disclaimer

Data dan informasi yang disajikan dalam artikel ini bersumber dari laporan kinerja BPJPH per 31 Desember 2025 dan informasi resmi dari ajang ITAY 2026. Capaian dan angka yang disebutkan dapat berubah seiring waktu dan perkembangan kebijakan terkini.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.