KPM PKH dan BPNT murni kembali mendapat kabar menyenangkan terkait pencairan bantuan sosial. Setelah menerima bansos tahap pertama di awal tahun 2026, kini beberapa penerima berhak mendapatkan pencairan kedua. Penambahan ini biasanya berupa bantuan tambahan untuk kebutuhan pokok, seperti sembako, melalui saldo yang masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Saldo tambahan ini bisa berupa bantuan BPNT validasi atau PKH validasi. Artinya, meskipun sebelumnya hanya terdaftar sebagai penerima PKH murni atau BPNT murni, sistem kini mendeteksi bahwa penerima juga memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan tambahan. Hal ini terlihat dari status "Standing Instruction" (SI) yang menandakan pencairan sudah siap dan bisa langsung digunakan.
Bagi yang belum tahu, pengecekan saldo bisa dilakukan melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG). Platform ini dikelola oleh Kementerian Sosial sebagai sumber informasi resmi terkait data penerima bantuan sosial. Dengan mengakses SIKS NG, penerima bisa melihat riwayat pencairan, jumlah saldo yang tersedia, serta status bantuan yang diterima.
Pencairan Bansos Tahap Dua untuk KPM PKH dan BPNT Murni
Pencairan tahap dua ini tidak serta merta diterima oleh semua penerima PKH atau BPNT. Hanya mereka yang terdeteksi oleh sistem sebagai penerima validasi yang berhak mendapatkan tambahan saldo. Pencairan ini dilakukan secara otomatis dan tidak memerlukan pengajuan ulang.
1. Cek Status Penerima di SIKS NG
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah masuk ke situs resmi SIKS NG. Masukkan NIK atau nomor KKS untuk melihat apakah nama penerima terdaftar sebagai penerima bantuan tambahan. Jika status sudah berubah menjadi "Standing Instruction", maka saldo tambahan sudah masuk.
2. Pastikan Data Terupdate
Data yang tidak lengkap atau tidak valid bisa menyebabkan sistem tidak mengenali penerima sebagai calon penerima tambahan. Pastikan data seperti alamat, jumlah anggota keluarga, dan status rumah tangga sudah sesuai dengan kondisi terkini.
3. Cek Saldo di ATM atau Aplikasi Terkait
Setelah memastikan status di SIKS NG, langkah selanjutnya adalah mengecek saldo di ATM atau aplikasi pembayaran yang terhubung dengan KKS. Saldo tambahan biasanya masuk dalam waktu beberapa hari setelah status berubah menjadi SI.
Perbedaan PKH Murni, BPNT Murni, dan Validasi
Tidak semua penerima bansos mendapatkan bantuan tambahan. Ada beberapa kategori penerima yang perlu dipahami agar tidak bingung saat mengecek status di SIKS NG.
PKH Murni
Penerima yang hanya terdaftar sebagai penerima PKH tanpa tambahan bantuan lain. Bantuan ini biasanya berupa uang tunai yang diberikan setiap bulan atau triwulan.
BPNT Murni
Penerima yang hanya mendapatkan bantuan sembako melalui kartu elektronik. Nilai bantuan ini biasanya sekitar Rp600.000 per bulan tergantung wilayah dan kebijakan daerah.
PKH Validasi dan BPNT Validasi
Penerima yang awalnya hanya terdaftar sebagai PKH murni atau BPNT murni, namun setelah diverifikasi sistem, ditemukan memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan tambahan. Misalnya, penerima PKH murni juga bisa mendapatkan BPNT validasi jika terbukti memenuhi kriteria keluarga rentan lainnya.
Contoh Kasus Nyata Pencairan Tambahan
Salah satu contoh kasus yang dibagikan oleh kanal Cek Bansos adalah kasus Ibu Dasima dari wilayah dampingan mereka. Awalnya, Ibu Dasima hanya terdaftar sebagai penerima PKH murni. Namun setelah pengecekan ulang, sistem menunjukkan bahwa ia juga berhak mendapatkan BPNT validasi senilai Rp600.000.
Status bantuan Ibu Dasima pun berubah menjadi Standing Instruction, yang artinya saldo tambahan sudah bisa digunakan. Ini menunjukkan bahwa sistem SIKS NG bekerja secara otomatis untuk mendeteksi penerima yang memenuhi kriteria tambahan.
Tips Mengecek Bansos Secara Mandiri
Mengecek bansos tidak harus menunggu informasi dari pihak luar. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan secara mandiri agar tidak ketinggalan informasi penting.
Gunakan Aplikasi atau Situs Resmi
Aplikasi atau situs resmi seperti SIKS NG adalah sumber informasi terpercaya. Data yang ditampilkan di sana langsung berasal dari Kementerian Sosial dan selalu diperbarui.
Cek Secara Berkala
Kadang, perubahan status tidak langsung terlihat. Disarankan untuk mengecek secara berkala, terutama menjelang pencairan tahap baru.
Simpan Bukti Pencairan
Simpan bukti pencairan atau screenshot saldo sebagai arsip. Ini bisa berguna jika suatu saat terjadi kendala atau perlu klaim ulang.
Disclaimer
Informasi yang disajikan bersifat referensi dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah dan Kementerian Sosial. Pencairan bansos juga bisa berbeda di setiap daerah tergantung anggaran dan prioritas lokal. Pastikan selalu mengecek informasi resmi untuk mendapatkan data terkini.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













