Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di desil 5 mulai mengeluh. Bansos PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 belum juga cair sampai akhir Maret. Padahal, biasanya bantuan ini sudah mulai mengalir sejak awal tahun. Yang terasa hanya pencairan PBI-JK saja, sementara dua program lainnya diam seribu bahasa.
Menurut informasi dari kanal Ach Haris Efendy, hal ini terkait dengan aturan baru dari Kemensos. Ada keputusan penting yang dikeluarkan melalui Keputusan Menteri Sosial (Kepensos) nomor 22 tahun 2026. Aturan ini mengatur ulang mekanisme penyaluran bansos berdasarkan peringkat kesejahteraan keluarga.
Penyebab Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 2026 Belum Cair
Aturan baru ini berlaku untuk tiga program utama: PKH, BPNT, dan PBI JK. Tapi, dampaknya paling terasa bagi KPM yang masuk dalam desil 5. Mereka tidak lagi mendapatkan bantuan PKH dan BPNT mulai tahap 1 2026. Hanya PBI JK yang masih bisa dinikmati.
1. Kepensos Nomor 22 Tahun 2026
Kepensos ini menjadi dasar utama perubahan skema penyaluran bansos. Dalam aturan ini, desil kesejahteraan keluarga menjadi penentu penerima bansos. Desil 5, yang sebelumnya masih bisa mendapat PKH dan BPNT, kini hanya berhak atas PBI JK.
2. Penyesuaian Desil Kesejahteraan
Desil 5 kini dianggap sudah tidak memenuhi kriteria sebagai penerima PKH dan BPNT. Artinya, bantuan dialihkan ke keluarga yang berada di desil 1 sampai 4. Ini dilakukan untuk memastikan bansos tepat sasaran dan sampai ke keluarga yang lebih membutuhkan.
Apa Itu Desil Kesejahteraan?
Desil kesejahteraan adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan pendapatan dan pengeluaran. Semakin tinggi nomor desilnya, semakin baik kondisi ekonomi keluarga tersebut.
| Desil | Kondisi Ekonomi |
|---|---|
| 1 | Sangat miskin |
| 2 | Miskin |
| 3 | Rentan miskin |
| 4 | Hampir sejahtera |
| 5 | Sejahtera |
Desil ini ditentukan melalui survei dan verifikasi data secara berkala oleh Kemensos. Jika suatu keluarga naik ke desil 5, maka otomatis tidak lagi masuk dalam kategori penerima PKH dan BPNT.
Dampak bagi KPM Desil 5
Bagi keluarga yang masuk dalam desil 5, perubahan ini cukup signifikan. Mereka yang sebelumnya masih bisa menikmati bantuan PKH dan BPNT, kini hanya bisa mengandalkan PBI JK. Padahal, untuk kebutuhan sehari-hari, bantuan pangan dan tunai tetap sangat dibutuhkan.
1. Hanya Mendapat PBI JK
KPM desil 5 tetap bisa mendapatkan bantuan iuran BPJS Kesehatan. Ini memastikan mereka tetap memiliki akses layanan kesehatan meski tidak lagi mendapat PKH atau BPNT.
2. Kehilangan Dua Bansos Penting
Tanpa PKH dan BPNT, beban ekonomi keluarga bisa meningkat. Terlebih saat menjelang hari raya atau musim krisis ekonomi, bantuan ini biasanya menjadi penopang utama.
Cara Menurunkan Desil agar Tetap Mendapat Bansos
Meski sudah masuk desil 5, bukan berarti tidak ada jalan untuk kembali mendapat PKH dan BPNT. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan jika kondisi di lapangan menunjukkan bahwa keluarga masih sangat membutuhkan bantuan.
1. Verifikasi Ulang Data Keluarga
Jika merasa data desil tidak sesuai dengan kondisi nyata, KPM bisa mengajukan verifikasi ulang. Ini bisa dilakukan melalui kelurahan atau fasilitator PKH setempat.
2. Lapor ke Fasilitator atau Dinas Sosial
Laporan bisa disampaikan jika ada ketidaksesuaian data atau perubahan kondisi ekonomi keluarga. Misalnya, ada anggota keluarga yang kehilangan pekerjaan atau mengalami sakit parah.
3. Ikuti Survei Ulang dengan Jujur
Saat ada survei ulang dari Kemensos atau mitra survei, penting untuk memberikan informasi yang akurat. Jangan merasa sungkan untuk menjelaskan kondisi sebenarnya.
Program Bansos yang Masih Bisa Dinikmati Desil 5
Meski tidak lagi mendapat PKH dan BPNT, keluarga desil 5 tetap bisa mengakses beberapa program bantuan lainnya. Ini sebagai bentuk perlindungan sosial dari pemerintah.
| Program Bansos | Deskripsi Singkat |
|---|---|
| PBI JK | Bantuan iuran BPJS Kesehatan |
| BST (Bantuan Sosial Tunai) | Diberikan saat kondisi darurat atau krisis ekonomi tertentu |
| BLT Non PKH | Bantuan tunai untuk keluarga yang terdampak ekonomi |
| Bansos Daerah | Bantuan dari pemerintah daerah sesuai kebijakan lokal |
Tips Cek Status Desil dan Bansos
Agar tidak bingung dengan status bansos, KPM bisa mengecek secara mandiri melalui beberapa cara berikut.
1. Gunakan Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Aplikasi ini bisa diakses melalui website resmi Kemensos atau aplikasi mobile. Masukkan NIK dan nomor KK untuk melihat daftar bansos yang berhak diterima.
2. Datangi Kantor Kelurahan atau Dinsos
Petugas di sana bisa membantu mengecek status desil dan bansos. Jangan ragu untuk bertanya jika ada ketidaksesuaian.
3. Perhatikan Notifikasi dari Fasilitator
Fasilitator PKH atau BPNT biasanya akan memberi informasi jika ada perubahan status. Jadi, tetap aktif berkomunikasi dengan mereka.
Kesimpulan
Belum cairnya bansos PKH dan BPNT tahap 1 2026 bagi KPM desil 5 bukan tanpa alasan. Ini adalah dampak dari kebijakan baru Kemensos yang lebih menitikberatkan pada penyaluran bantuan berdasarkan desil kesejahteraan. Bagi yang merasa masih layak mendapat bantuan, langkah terbaik adalah melakukan verifikasi ulang dan tetap aktif mengikuti proses survei.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pemerintah. Untuk informasi terkini, selalu cek sumber resmi Kemensos atau Dinas Sosial setempat.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













