PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) baru saja mengumumkan rencana buyback saham hingga mencapai Rp100 miliar. Rencana ini disampaikan dalam pengumuman resmi yang ditujukan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 20 Februari 2026.
Buyback ini merupakan langkah strategis yang diambil oleh perseroan untuk mendukung upaya regulator dalam menjaga stabilitas harga saham di pasar modal. Langkah ini juga mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap kinerja dan prospek jangka panjang perusahaan.
Rincian Rencana Buyback BFI Finance
Buyback yang direncanakan ini memiliki nilai maksimal hingga Rp100 miliar. Jumlah tersebut sudah mencakup biaya transaksi dan biaya lain yang terkait dengan pelaksanaan buyback. Dana yang digunakan sepenuhnya berasal dari kas internal perusahaan, bukan dari pinjaman.
1. Batasan Jumlah Saham yang Dibeli Kembali
Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 1% dari total modal disetor perseroan. Setelah pelaksanaan buyback, saham yang beredar (free float) tidak akan turun di bawah 40% dari total modal disetor.
2. Periode Pelaksanaan Buyback
Pelaksanaan buyback dimulai pada 23 Februari 2026 dan akan berlangsung maksimal selama tiga bulan sejak tanggal pengumuman. Selama periode ini, BFIN akan membeli sahamnya sendiri di pasar sekunder sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
3. Harga dan Metode Buyback
Buyback akan dilakukan pada harga yang dianggap wajar oleh perseroan, dengan mempertimbangkan aspek ekonomi dan regulasi yang berlaku. Saham yang dibeli kembali akan dicatat sebagai saham treasury dan akan mengurangi ekuitas perusahaan.
Dampak Buyback terhadap Kinerja Keuangan
Manajemen BFI Finance menegaskan bahwa rencana buyback ini tidak akan berdampak material terhadap kinerja keuangan dan operasional perusahaan. Langkah ini lebih bersifat strategis dan bertujuan meningkatkan nilai pemegang saham serta stabilitas harga saham di pasar.
Pergerakan Saham BFIN Menjelang Pengumuman
Pada perdagangan Jumat siang, saham BFIN berada di level Rp745 per saham. Saham ini naik 4,20% atau 30 poin dibandingkan penutupan sebelumnya. Harga pembukaan berada di Rp715, dengan level tertinggi mencapai Rp750 per saham.
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Harga saham (pukul 14.02 WIB) | Rp745 |
| Kenaikan (%) | 4,20% |
| Harga pembukaan | Rp715 |
| Level tertinggi hari ini | Rp750 |
Penjadwalan dan Mekanisme Buyback
Buyback akan dilakukan secara bertahap dan transparan melalui bursa efek. Saham yang berhasil dibeli kembali akan disimpan sebagai saham treasury dan tidak akan diperdagangkan kembali ke pasar dalam jangka pendek.
1. Penggunaan Dana
Dana yang digunakan untuk buyback sepenuhnya berasal dari kas perusahaan. Tidak ada penggunaan dana pinjaman atau instrumen utang dalam proses ini.
2. Tujuan Buyback
Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung harga saham, tetapi juga sebagai bentuk optimasi struktur modal serta peningkatan nilai intrinsik perusahaan.
3. Pengaruh terhadap Saham Beredar
Setelah buyback, proporsi saham beredar akan berkurang, yang secara teori dapat meningkatkan laba per saham (EPS) dan memberikan dampak positif terhadap valuasi perusahaan.
Konteks Buyback di Tengah Kinerja Keuangan BFIN
Langkah buyback ini datang di tengah kondisi kinerja keuangan BFIN yang terbilang stabil. Sebelumnya, perusahaan juga telah mengumumkan dividen interim sebesar Rp35 per saham untuk tahun 2025 serta menganggarkan dana Rp300 miliar untuk pengembangan infrastruktur teknologi informasi.
Investor melihat buyback sebagai sinyal positif, terutama karena dilakukan tanpa mengganggu rencana investasi dan pengembangan bisnis jangka panjang. Saham multifinance ini tetap fokus pada pertumbuhan berkelanjutan sambil menjaga keseimbangan struktur modal.
Apa Arti Buyback bagi Investor?
Buyback saham biasanya dianggap sebagai bentuk penghargaan langsung kepada pemegang saham. Dengan jumlah saham beredar yang berkurang, nilai kepemilikan setiap saham yang tersisa cenderung meningkat.
Namun, tetap perlu diperhatikan bahwa buyback bukan jaminan kenaikan harga saham jangka panjang. Faktor makroekonomi, kinerja operasional, dan kondisi pasar juga turut memengaruhi pergerakan harga.
Disclaimer
Rencana buyback ini merupakan informasi resmi yang disampaikan oleh manajemen BFI Finance. Namun, pelaksanaan buyback dapat berubah atau ditunda tergantung pada kondisi pasar, regulasi, dan pertimbangan internal perusahaan. Data harga saham bersifat real-time pada saat pengumuman dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













