Eksistensi kudapan tradisional di tengah gempuran tren makanan modern sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha lokal. Namun, Es Puter Box Telu berhasil membuktikan bahwa resep warisan keluarga tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia.
Keberhasilan bisnis yang dirintis oleh Tri Wahyuningsih dan Rizvan Maulana Putra ini semakin bersinar setelah tampil memukau di panggung Juragan Jaman Now Season 5. Perjalanan panjang selama tiga dekade dari gerobak keliling hingga masuk ke pusat perbelanjaan kelas atas menjadi bukti ketangguhan sebuah jenama lokal.
Transformasi Bisnis dari Gerobak Menuju Mal
Perjalanan Es Puter Box Telu dimulai sejak tahun 1994 dengan model bisnis yang sangat sederhana. Bermodalkan gerobak kayu, usaha ini menjajakan es puter dari kampung ke kampung dengan mengandalkan cita rasa autentik.
Seiring berjalannya waktu, inovasi menjadi kunci utama dalam mempertahankan relevansi produk di pasar yang terus berubah. Penggunaan bahan alami seperti santan dan buah asli tanpa perasa buatan menjadi keunggulan kompetitif yang sulit ditiru oleh kompetitor.
Berikut adalah tahapan perkembangan bisnis yang dilalui oleh Es Puter Box Telu:
- Fase perintisan dengan sistem penjualan keliling menggunakan gerobak tradisional.
- Fase konsolidasi resep keluarga untuk menjaga konsistensi rasa selama puluhan tahun.
- Fase ekspansi ke gerai modern di dalam mal serta penyediaan layanan katering untuk acara besar.
- Fase profesionalisasi manajemen guna menjangkau pasar hotel dan restoran ternama.
Perubahan model bisnis ini tentu memerlukan strategi yang matang agar kualitas tetap terjaga meski skala produksi meningkat. Keberhasilan dalam melakukan transisi dari sektor informal ke formal inilah yang menarik perhatian para panelis di ajang Juragan Jaman Now.
Detail Produk dan Struktur Harga
Kualitas produk menjadi fondasi utama mengapa jenama ini mampu bertahan selama lebih dari 30 tahun. Fokus pada penggunaan buah asli memberikan tekstur dan rasa yang khas, sehingga aman dikonsumsi oleh berbagai kalangan usia, termasuk anak-anak.
Berikut adalah rincian penawaran produk yang tersedia untuk konsumen:
| Jenis Produk | Keterangan | Harga |
|---|---|---|
| Es Puter Cup | Porsi personal dengan 8 varian rasa | Rp15.000 |
| Paket Event | Ukuran besar untuk pesta atau acara | Rp850.000 |
Data di atas menunjukkan fleksibilitas produk dalam menyasar segmen ritel maupun korporasi. Pendapatan total yang mencapai Rp6,6 miliar dalam lima tahun terakhir menjadi indikator kuat bahwa permintaan pasar terhadap produk ini sangat stabil.
Strategi Pendanaan dan Negosiasi Investasi
Dalam ajang Juragan Jaman Now, Tri dan Rizvan mengajukan penawaran kerja sama senilai Rp150 juta untuk kebutuhan konsultan dan pembentukan tim profesional. Sebagai imbalan, mereka menawarkan porsi kepemilikan atau equity sebesar 8 persen.
Para panelis memberikan masukan berharga mengenai arah pengembangan bisnis ke depan. Rex Marindo, selaku CEO Foddizz, menyoroti pentingnya penyesuaian desain produk agar lebih relevan dengan target pasar yang disasar.
Berikut adalah tahapan negosiasi yang terjadi di meja panelis:
- Pengajuan proposal awal senilai Rp150 juta untuk 8 persen saham.
- Evaluasi panelis mengenai valuasi dan kebutuhan strategi pengembangan bisnis.
- Penawaran pendampingan manajemen dari Rex Marindo dan Sebastian Togelang dengan syarat 20 persen saham.
- Penawaran tambahan dana segar sebesar Rp100 juta dari Irwan Mussry tanpa bagi hasil tambahan.
- Kesepakatan akhir dengan total investasi dan pendampingan profesional.
Keputusan Irwan Mussry untuk memberikan dana Rp100 juta secara cuma-cuma menjadi sorotan utama dalam episode tersebut. Dana ini diberikan dengan catatan harus dikelola bersama oleh tim ahli untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang lebih masif.
Dampak Positif bagi UMKM Lokal
Keberhasilan Es Puter Box Telu mendapatkan pendanaan serta pendampingan strategis merupakan angin segar bagi pelaku UMKM di tanah air. Hal ini membuktikan bahwa produk tradisional memiliki potensi besar untuk bersaing di level yang lebih tinggi jika dikelola dengan manajemen yang tepat.
Selain mendapatkan investasi, jenama ini juga meraih gelar Terjuragan dalam episode tersebut. Gelar ini memberikan tambahan modal sebesar Rp10 juta yang semakin memperkuat posisi finansial perusahaan untuk melakukan ekspansi.
Dukungan dari berbagai pihak seperti program BNI Eksplora, Telkomsel Halo, dan Google Gemini menjadi bukti kolaborasi lintas sektor yang sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha kecil. Sinergi antara modal, pendampingan, dan akses pasar menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan bisnis di era digital.
Disclaimer: Informasi mengenai harga produk, nilai investasi, dan data keuangan yang tercantum dalam artikel ini bersifat informatif dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan internal perusahaan serta kondisi pasar. Keputusan investasi yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait dalam program Juragan Jaman Now didasarkan pada penilaian profesional pada saat acara berlangsung.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.












