Ilustrasi penerima bansos. Foto: dok MI/Andri Widiyanto.
Masyarakat yang termasuk dalam desil 3 kerap merasa bingung soal status bansos mereka. Padahal, golongan ini masih berpeluang mendapatkan bantuan dari pemerintah, meski bukan prioritas utama. Desil 3 masuk dalam kategori “hampir miskin” atau “rentan miskin”, artinya kondisi ekonominya memang belum stabil sepenuhnya. Tapi, karena bukan termasuk desil 1 atau 2, banyak yang mengira tidak berhak atas bantuan apapun. Padahal, belum tentu juga.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menetapkan bahwa bantuan sosial rutin ditujukan untuk desil 1 sampai 4. Artinya, desil 3 masih punya kesempatan untuk mendapatkan bansos, tergantung dari program yang sedang dijalankan. Nah, buat yang belum tahu pasti termasuk desil mana, cara cek bansos dan desil bisa dilakukan secara mandiri lewat beberapa langkah yang cukup mudah.
Mengenal Desil 3 dan Kriteria Bansos yang Bisa Diterima
Desil sendiri adalah pengelompokan ekonomi rumah tangga berdasarkan skor kemiskinan. Ada 10 desil, dari desil 1 (sangat miskin) hingga desil 10 (sejahtera). Desil 3 ditempatkan pada kategori “hampir miskin”, yang artinya kondisi ekonominya membaik, tapi belum sepenuhnya stabil.
1. Definisi Desil 3 Menurut Kemensos
Desil 3 adalah kelompok rumah tangga yang berada di atas garis kemiskinan, tapi tetap rentan mengalami krisis finansial. Mereka tidak termasuk dalam kategori miskin ekstrem, tapi juga belum bisa dikatakan stabil secara ekonomi. Karena itu, pemerintah tetap mempertimbangkan kelompok ini sebagai calon penerima bansos tertentu.
2. Jenis Bansos yang Masih Bisa Diterima
Meski bukan prioritas utama, desil 3 tetap bisa mendapatkan beberapa jenis bansos, terutama yang bersifat sementara atau dalam kondisi tertentu. Beberapa program yang masih bisa diakses antara lain:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
- Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
- Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI)
- Bansos darurat atau bansos khusus lainnya
Namun, penting untuk dicatat bahwa penerimaan bansos bagi desil 3 tidak otomatis. Tergantung pada kebijakan dan ketersediaan anggaran di tahun anggaran tertentu.
Cara Mudah Cek Desil dan Status Bansos
Bagi masyarakat yang ingin tahu apakah dirinya termasuk desil 3 atau tidak, serta apakah berhak menerima bansos, ada beberapa cara yang bisa dilakukan secara mandiri. Semua proses bisa dilakukan lewat perangkat digital, baik melalui browser maupun aplikasi.
1. Cek Desil via Website Resmi Kemensos
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mengakses situs resmi cek bansos Kemensos.
- Buka browser di ponsel atau komputer.
- Ketik alamat berikut di kolom pencarian: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Isi kode Captcha yang muncul.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Tunggu hasilnya, sistem akan menampilkan informasi desil, jenis bansos, dan status pencairan.
2. Cek Desil via Aplikasi Cek Bansos
Selain lewat website, masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi khusus yang disediakan Kemensos.
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store (Android) atau App Store (iOS).
- Buka aplikasi dan pilih opsi login.
- Jika belum punya akun, lakukan registrasi dengan mengisi data diri termasuk NIK.
- Setelah berhasil login, masuk ke menu profil untuk melihat informasi desil dan status bansos.
Perbandingan Desil dan Hak Akses Bansos
Untuk lebih jelasnya, berikut tabel perbandingan antara desil dan jenis bansos yang bisa diterima:
| Desil | Kategori Ekonomi | Prioritas Bansos | Jenis Bansos yang Bisa Diterima |
|---|---|---|---|
| 1 | Sangat Miskin | Tinggi | PKH, BPNT, PBI-JK, ATENSI, dll. |
| 2 | Miskin | Tinggi | PKH, BPNT, PBI-JK, ATENSI, dll. |
| 3 | Hampir Miskin | Menengah | PKH, BPNT, PBI-JK, bansos darurat |
| 4 | Rentan Miskin | Menengah | BPNT, PBI-JK, bansos tertentu |
| 5 | Menengah Bawah | Rendah | Bansos khusus atau darurat |
| 6–10 | Menengah-Sejahtera | Tidak Prioritas | Tidak mendapat bansos rutin |
Tips Agar Tetap Bisa Mengakses Bansos
Meskipun termasuk desil 3, bukan berarti peluang untuk mendapatkan bantuan langsung tertutup. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar tetap bisa mengakses bansos:
1. Pantau Situs Resmi Kemensos
Kebijakan bansos bisa berubah sewaktu-waktu, terutama dalam kondisi darurat atau krisis ekonomi tertentu. Dengan rutin memantau situs resmi, masyarakat bisa tahu program baru yang sedang dibuka.
2. Pastikan Data Terdaftar di DTKS
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) adalah basis data utama yang digunakan pemerintah dalam menentukan penerima bansos. Pastikan data diri sudah terdaftar dan akurat agar tidak kehilangan kesempatan.
3. Cek Secara Berkala
Status desil bisa berubah tergantung kondisi ekonomi rumah tangga. Cek secara berkala agar tahu apakah masih termasuk desil 3 atau sudah naik ke desil 4 atau 5.
Disclaimer
Informasi mengenai desil dan bansos bersifat dinamis. Kebijakan dan ketersediaan bantuan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi nasional. Data yang ditampilkan di situs atau aplikasi cek bansos juga bisa mengalami keterlambatan pembaruan. Untuk informasi lebih akurat, disarankan untuk menghubungi langsung fasilitator di tingkat kelurahan atau kecamatan.
Desil 3 bukan berarti tidak berhak atas bansos. Masih ada peluang, terutama jika pemerintah membuka program khusus atau dalam situasi darurat. Yang penting, tahu cara cek dan tetap memantau perkembangan kebijakan secara rutin.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













