Gas elpiji 3 kg memang menjadi salah satu kebutuhan pokok yang penting bagi masyarakat, terutama kalangan ekonomi menengah ke bawah. Tabung gas berukuran kecil ini disubsidi pemerintah agar lebih terjangkau. Namun, penggunaannya bukan untuk semua orang. Ada aturan ketat yang menetapkan kelompok tertentu tidak boleh menggunakan gas ini. Tujuannya jelas: memastikan subsidi tepat sasaran dan tidak dinikmati oleh pihak yang sebenarnya mampu.
Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Reporter: Eko Nordiansyah
Jakarta: PT Pertamina (Persero) menempelkan label “hanya untuk masyarakat miskin” pada tabung elpiji 3 kg. Langkah ini dilakukan agar distribusi gas subsidi lebih akurat dan tidak disalahgunakan. Dengan begitu, pemerintah bisa menjaga ketersediaan stok serta memastikan bantuan energi ini sampai ke tangan yang tepat.
Lantas, siapa saja yang tidak boleh pakai gas 3 kg?
Kelompok yang Dilarang Gunakan Elpiji 3 Kg
Penggunaan gas elpiji 3 kg memang ditujukan khusus untuk rumah tangga berpenghasilan rendah. Agar tidak terjadi penyalahgunaan, pemerintah mengeluarkan aturan yang melarang sejumlah kelompok masyarakat menggunakan gas bersubsidi ini. Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Nomor B-2461/MG.05/DJM/2022 tertanggal 25 Maret 2022.
Berikut daftar lengkap kelompok masyarakat yang tidak boleh menggunakan gas 3 kg:
- Restoran dan rumah makan komersial
- Hotel dan penginapan berbayar
- Usaha binatu atau laundry
- Usaha batik dan tekstil
- Usaha peternakan
- Usaha pertanian yang tidak sesuai dengan Perpres Nomor 38 Tahun 2019
- Usaha tani tembakau
- Usaha jasa las dan bengkel
Aturan ini bukan tanpa alasan. Gas subsidi ditujukan untuk membantu kebutuhan sehari-hari rumah tangga, bukan untuk kepentingan bisnis atau usaha yang seharusnya menggunakan gas non-subsidi.
Mengapa Ada Pembatasan Penggunaan?
Pembatasan ini hadir sebagai bentuk pengawasan agar subsidi tidak bocor. Banyak usaha komersial yang dulunya memakai gas 3 kg karena lebih murah, padahal mereka justru memiliki kemampuan finansial yang lebih baik. Dengan membatasi akses, pemerintah berharap gas bersubsidi bisa lebih adil dan tepat sasaran.
Selain itu, stok gas elpiji 3 kg juga terbatas. Jika digunakan secara sembarangan, bisa terjadi kelangkaan di kalangan yang benar-benar membutuhkan. Jadi, pembatasan ini adalah langkah antisipatif agar tidak terjadi krisis energi di tingkat rumah tangga.
Harga Gas 3 Kg Saat Ini
Hingga saat ini, harga gas elpiji 3 kg masih dijaga agar tetap terjangkau. Menurut informasi dari laman resmi MyPertamina.id, harga tabung gas ini berkisar antara Rp19.000 hingga Rp22.000 per unit. Angka ini masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Harga yang relatif stabil ini menjadi salah satu alasan kenapa gas 3 kg tetap diminati. Meski begitu, pemerintah terus memantau agar tidak terjadi penyalahgunaan atau permainan harga di lapangan.
Di Mana Gas 3 Kg Bisa Dibeli?
Gas elpiji 3 kg masih bisa ditemukan di berbagai toko retail, agen resmi, dan warung langganan. Masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan selama mengikuti ketentuan penggunaan. Pemerintah juga terus melakukan pengawasan distribusi agar tidak terjadi kebocoran subsidi atau penimbunan barang.
Namun, penting bagi pembeli untuk memastikan bahwa diri mereka termasuk dalam kategori yang berhak. Jika ketahuan membeli atau menggunakan gas 3 kg di luar ketentuan, bisa terkena sanksi sesuai peraturan yang berlaku.
Perbedaan Gas 3 Kg dan Non-Subsidi
Untuk memperjelas, berikut perbandingan antara gas elpiji 3 kg subsidi dan non-subsidi:
| Kriteria | Gas 3 Kg Subsidi | Gas Non-Subsidi |
|---|---|---|
| Harga | Rp19.000 – Rp22.000 | Rp28.000 – Rp35.000 |
| Sasaran Penggunaan | Rumah tangga ekonomi lemah | Semua kalangan, termasuk usaha |
| Label Tabung | "Hanya untuk masyarakat miskin" | Tanpa label khusus |
| Distribusi | Agen dan toko tertentu | Bebas di pasaran |
Dengan melihat tabel di atas, bisa terlihat bahwa gas subsidi memang ditujukan untuk kalangan tertentu. Penggunaannya pun harus sesuai aturan agar tidak melanggar ketentuan.
Tips Menggunakan Gas 3 Kg dengan Bijak
Bagi yang termasuk dalam kelompok penerima manfaat, berikut beberapa tips agar penggunaan gas 3 kg lebih efisien dan aman:
- Pastikan tabung dalam kondisi baik dan tidak bocor
- Gunakan regulator standar dan tidak rusak
- Simpan tabung di tempat yang aman dan kering
- Hindari membeli dari penjual tidak resmi
- Laporkan jika menemukan penyalahgunaan atau penimbunan
Langkah-langkah ini tidak hanya menjaga keselamatan penggunaan, tapi juga membantu pemerintah dalam mengatur distribusi gas secara lebih efektif.
Disclaimer
Harga dan ketentuan penggunaan gas elpiji 3 kg bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah. Informasi di atas bersifat umum dan dapat berbeda tergantung wilayah serta kondisi terkini. Disarankan untuk selalu mengecek kebenaran data melalui sumber resmi seperti MyPertamina.id atau kantor pos terdekat.
Penggunaan gas 3 kg memang menjadi hak masyarakat tertentu, tapi juga menjadi tanggung jawab bersama agar tidak disalahgunakan. Dengan mematuhi aturan, kita bisa menjaga ketersediaan energi untuk mereka yang benar-benar membutuhkan.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













