Jumlah pengguna aplikasi Bank Jago terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hingga kuartal pertama 2026, aplikasi ARTO telah digunakan oleh 15,2 juta pengguna aktif. Tidak hanya sebagai alat transaksi, aplikasi ini juga menjadi pilihan untuk mengelola keuangan dan investasi secara terintegrasi. Aktivitas investasi di platform mitra misalnya, mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 38,2 persen per Desember 2025.
Perkembangan ini mencerminkan pergeseran kebiasaan masyarakat dalam mengelola keuangan. Dari sekadar menabung dan bertransaksi, kini pengguna mulai memanfaatkan fitur-fitur digital untuk investasi dan perencanaan keuangan jangka panjang. Bank Jago, yang merilis aplikasi pertama kalinya pada April 2021, telah berevolusi menjadi ekosistem keuangan digital yang lengkap.
Fitur Unggulan Aplikasi Jago yang Dorong Penggunaan
Aplikasi Jago menawarkan berbagai fitur yang dirancang untuk memudahkan pengguna mengatur keuangan secara mandiri. Salah satu yang paling populer adalah Kantong, sebuah fitur yang memungkinkan pemisahan dana berdasarkan tujuan penggunaan.
1. Fitur Kantong
Fitur ini memungkinkan pengguna membagi dana ke dalam beberapa pos, seperti pengeluaran harian, THR, atau dana darurat. Rata-rata, setiap pengguna memiliki hampir tiga Kantong. Kantong Pengeluaran menjadi yang paling banyak digunakan, terutama untuk kebutuhan sehari-hari.
- Kantong Pengeluaran
- Kantong THR
- Kantong Dana Darurat
- Kantong Usaha
2. Analisis Pengeluaran Otomatis
Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur Analisis Pengeluaran yang mengategorikan transaksi secara otomatis. Dengan bantuan teknologi machine learning, pengguna bisa melihat pola pengeluaran dan pemasukan tanpa harus input manual.
- Kategorisasi transaksi otomatis
- Penyesuaian kategori oleh pengguna
- Laporan bulanan dan mingguan
Pertumbuhan Aktivitas Investasi
Selain fitur pengelolaan keuangan, Bank Jago juga mencatat lonjakan minat pengguna terhadap investasi. Jumlah pengguna yang terhubung ke platform investasi mitra seperti Bibit dan Stockbit meningkat 38,2 persen secara tahunan.
3. Rekening Dana Nasabah (RDN) Naik Drastis
Salah satu indikator kuat meningkatnya minat investasi adalah lonjakan pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN). Sepanjang 2025, jumlah RDN Bank Jago naik lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
4. Komposisi Instrumen Investasi
Dari data yang tersedia, reksa dana menjadi instrumen paling populer dengan porsi 44 persen. Diikuti oleh saham sebesar 42 persen dan obligasi 14 persen.
| Instrumen Investasi | Porsi Pengguna (%) |
|---|---|
| Reksa Dana | 44 |
| Saham | 42 |
| Obligasi | 14 |
5. Integrasi Portofolio Investasi
Bank Jago juga menyediakan fitur untuk melihat seluruh portofolio investasi dalam satu tampilan. Fitur ini terhubung dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan platform mitra, sehingga pengguna bisa memantau aset investasi secara menyeluruh.
Tantangan dan Solusi di Era Digital
Meskipun pilihan instrumen investasi semakin beragam, tantangan utama yang dihadapi pengguna adalah informasi yang terpecah dan tidak saling terhubung. Hal ini berpotensi menyebabkan pengambilan keputusan investasi yang kurang tepat.
Bank Jago menjawab tantangan tersebut dengan menyediakan dashboard investasi terintegrasi. Dengan begitu, pengguna bisa melihat seluruh aset dalam satu tampilan, meminimalkan risiko keputusan berdasarkan informasi yang tidak lengkap.
Perkembangan Platform dalam Lima Tahun Terakhir
Sejak diluncurkan pada April 2021, aplikasi Jago terus berkembang. Awalnya hanya sebagai layanan perbankan digital sederhana, kini aplikasi ini menjadi platform lengkap untuk menabung, bertransaksi, hingga berinvestasi.
Fitur-fitur baru yang terus dikembangkan membuat pengguna semakin betah mengelola keuangan dalam satu aplikasi. Dukungan teknologi dan integrasi dengan mitra investasi menjadikan Jago sebagai salah satu aplikasi keuangan digital terdepan di Indonesia.
Data Pengguna dan Capaian Kunci
Berikut adalah rincian data pengguna dan pencapaian utama aplikasi Jago hingga Maret 2026:
| Indikator | Jumlah / Persentase |
|---|---|
| Jumlah pengguna aktif | 15,2 juta |
| Jumlah Kantong yang digunakan | 43,2 juta |
| Pertumbuhan pengguna investasi | 38,2% (YoY) |
| RDN dibuka (2025) | Lebih dari 2x lipat tahun sebelumnya |
| Pengguna rata-rata per Kantong | ~3 Kantong |
Disclaimer: Data di atas bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan pengguna dan kebijakan platform.
Penutup
Perkembangan Bank Jago mencerminkan transformasi digital di sektor perbankan. Dengan fokus pada pengalaman pengguna dan integrasi layanan, aplikasi ini berhasil menarik minat jutaan pengguna. Ke depan, tantangan utamanya adalah menjaga kualitas layanan seiring dengan pertumbuhan pengguna yang terus meningkat.
Aplikasi Jago bukan sekadar alat transaksi. Ia adalah ekosistem keuangan digital yang membantu pengguna mengatur, menabung, dan berinvestasi dengan lebih mudah dan transparan.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













