Perbankan

Bank Sulselbar Raih Laba Bersih Sebesar Rp571,10 Miliar Selama Tahun 2025 Hingga 2026

Herdi Alif Al Hikam
×

Bank Sulselbar Raih Laba Bersih Sebesar Rp571,10 Miliar Selama Tahun 2025 Hingga 2026

Sebarkan artikel ini
Bank Sulselbar Raih Laba Bersih Sebesar Rp571,10 Miliar Selama Tahun 2025 Hingga 2026

Bank Sulselbar mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025 dengan laba bersih mencapai Rp571,10 miliar. Meski sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat laba Rp657,66 miliar, pencapaian ini tetap menunjukkan stabilitas operasional dan kemampuan bank dalam mengelola di tengah dinamika pasar.

Sulselbar sepanjang tahun lalu didukung oleh pendapatan bunga yang kuat. Total pendapatan bunga mencapai Rp2,69 triliun, sementara beban bunga tercatat sebesar Rp1,05 triliun. Dengan begitu, pendapatan bunga bersih yang dihasilkan mencapai Rp1,64 triliun, naik 2,99% secara tahunan dibandingkan Rp1,59 triliun di 2024.

Pendapatan dan Beban Operasional Bank Sulselbar

Pendapatan bunga bersih bukan satu-satunya sumber laba bersih Bank Sulselbar. Pendapatan lainnya juga turut menyumbang, dengan pertumbuhan 14,80% year-on-year dari Rp151,82 miliar menjadi Rp174,29 miliar. Lonjakan ini menunjukkan diversifikasi pendapatan yang cukup baik.

Namun, di sisi lain, beban operasional mengalami . Total beban operasional lainnya mencapai Rp884,98 miliar, naik 10,55% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp800,52 miliar. Salah satu penyebab utama adalah meningkatnya beban impairment sebesar 14,18% YoY, dari Rp262,29 miliar menjadi Rp299,46 miliar.

1. Laba Operasional dan Non-Operasional

Laba operasional Bank Sulselbar tercatat sebesar Rp755,17 miliar. Di sisi lain, laba non-operasional mencatatkan angka yang lebih kecil, yakni Rp12,29 miliar. Meski kecil, kontribusi laba non-operasional tetap menjadi bagian dari total laba bersih yang diraih.

2. Pertumbuhan Aset dan Dana Pihak Ketiga (DPK)

Dari sisi aset, Bank Sulselbar mencatat pertumbuhan sebesar 2,32% YoY. Total mencapai Rp33,26 triliun, naik dari Rp32,50 triliun di akhir 2024. Sementara itu, mencapai Rp21,58 triliun sepanjang tahun lalu.

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga cukup signifikan. DPK Bank Sulselbar naik 15,65% YoY dari Rp19,11 triliun menjadi Rp22,10 triliun. Lonjakan ini terutama didorong oleh yang melonjak 76,12% YoY, dari Rp2,72 triliun menjadi Rp4,79 triliun.

Kualitas Aset dan Rasio Keuangan

Bank Sulselbar juga menjaga kualitas asetnya dengan baik. Rasio KPMM (Kewajiban Penyediaan Modal Minimum) tercatat sebesar 29,23%, menunjukkan bahwa bank ini memiliki kapital yang cukup kuat untuk menopang operasionalnya.

Di sisi kualitas kredit, NPL (Non-Performing Loan) gross tercatat sebesar 2,86%, sedangkan NPL net berada di level 1,01%. Angka ini masih dalam batas wajar dan menunjukkan bahwa kredit yang dihadapi bank relatif terkendali.

Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Sulselbar 2024-2025

Berikut adalah ringkasan kinerja keuangan Bank Sulselbar selama dua tahun terakhir:

Indikator 2024 2025 Pertumbuhan (%)
Laba Bersih Rp657,66 miliar Rp571,10 miliar -13,16%
Pendapatan Bunga Rp2,69 triliun
Beban Bunga Rp1,05 triliun
Pendapatan Bunga Bersih Rp1,59 triliun Rp1,64 triliun +2,99%
Pendapatan Lainnya Rp151,82 miliar Rp174,29 miliar +14,80%
Beban Operasional Lainnya Rp800,52 miliar Rp884,98 miliar +10,55%
Impairment Rp262,29 miliar Rp299,46 miliar +14,18%
Aset Rp32,50 triliun Rp33,26 triliun +2,32%
DPK Rp19,11 triliun Rp22,10 triliun +15,65%
Simpanan Giro Rp2,72 triliun Rp4,79 triliun +76,12%

Strategi Ke Depan

Meskipun mengalami sedikit penurunan laba bersih, Bank Sulselbar tetap menunjukkan ketahanan dalam menghadapi tekanan pasar. Pertumbuhan DPK dan penyaluran kredit yang solid menunjukkan bahwa bank ini terus aktif dalam mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Selatan dan sekitarnya.

Ke depan, bank ini berpotensi terus memperkuat posisi pasar melalui optimalisasi layanan digital dan ekspansi produk perbankan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Apalagi, penghargaan yang diraihnya seperti Top Digital Corporate Brand Award 2026 menunjukkan komitmennya dalam .

Disclaimer

Data yang disajikan dalam ini bersumber dari laporan keuangan Bank Sulselbar yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi makroekonomi serta regulasi yang berlaku. Angka-angka yang digunakan merupakan data resmi sesuai periode yang dilaporkan.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.