Bansos Kemensos

Pantau Pencairan Bansos PKH, BPNT Gelombang 2, dan Bantuan Pangan Tebal Awal April 2026

Rista Wulandari
×

Pantau Pencairan Bansos PKH, BPNT Gelombang 2, dan Bantuan Pangan Tebal Awal April 2026

Sebarkan artikel ini
Pantau Pencairan Bansos PKH, BPNT Gelombang 2, dan Bantuan Pangan Tebal Awal April 2026

Mulai akhir Maret 2026, pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial untuk keluarga penerima manfaat (). Bansos yang disalurkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), serta bantuan tambahan penebalan pangan.

Pencairan dilakukan secara bertahap dan mencakup KPM lama maupun baru. Proses ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat menjelang triwulan kedua tahun 2026.

Pencairan Bansos Gelombang 2: PKH dan BPNT

Gelombang kedua penyaluran bansos tahun 2026 telah dimulai. Pencairan ini ditujukan untuk KPM lama dan baru yang memenuhi kriteria tertentu. Data menunjukkan bahwa hingga awal April 2026, PKH telah tersalurkan kepada 8,9 juta KPM, atau sekitar 89,4 persen dari target 10 juta KPM.

Sementara itu, BPNT telah mencapai 15 juta KPM dari target 18,25 juta, atau sekitar 86,9 persen. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar penerima sudah mulai merasakan manfaat dari program ini.

1. KPM Baru yang Mendapat Bantuan

Sebanyak sekitar juta KPM baru akan menerima bantuan pada gelombang ini. Rinciannya adalah 1 juta penerima PKH dan 2 juta penerima BPNT. KPM baru ini merupakan penerima BLT Kesra tahun 2025 yang tergabung dalam desil 1 hingga desil 4.

2. Mekanisme Penyaluran

Penyaluran bansos dilakukan melalui beberapa kanal, termasuk PT Pos dan lembaga penyalur lainnya. Proses ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan distribusi yang merata dan tepat sasaran.

3. Cek Status Penyaluran

Bagi penerima yang ingin memastikan status penyaluran, bisa mengecek langsung melalui pendamping sosial atau melalui situs resmi Klik Bansos. Pastikan data dan status "Standing Instruction" (SI) telah aktif agar pencairan dapat berjalan lancar.

Aturan Desil dan Kriteria Penerima Bansos

Penyaluran bansos saat ini fokus pada keluarga yang masuk dalam Desil 1 hingga Desil 4. KPM yang datanya naik ke Desil 5 hingga Desil 10 secara otomatis tidak lagi memenuhi syarat dan akan dikeluarkan dari daftar penerima.

1. Kriteria Desil 1–4

KPM yang masih berada di bawah Desil 4 berhak menerima bantuan. Namun, bagi yang belum menerima, disarankan untuk mengecek status keaktifan data dan rekening melalui pendamping sosial setempat.

2. Eksklusi Otomatis

desil secara otomatis menjadi salah satu penyebab penerima dikeluarkan dari program. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan disalurkan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.

3. Rekomendasi untuk Penerima

Bagi KPM yang belum menerima bantuan meski memenuhi kriteria, penting untuk memastikan bahwa data diri dan rekening sudah terverifikasi. Koordinasi dengan pendamping sosial bisa membantu mempercepat proses ini.

Bantuan Penebalan Pangan: Tambahan Beras dan Minyak

Selain bansos reguler, pemerintah juga menyalurkan bantuan tambahan berupa beras dan minyak goreng. Bantuan ini dikenal sebagai bantuan penebalan pangan dan mulai disalurkan sejak 30 Maret 2026.

1. Rincian Bantuan

Setiap KPM yang memenuhi kriteria akan menerima:

  • Beras: 20 kg
  • Minyak goreng: 4 liter

2. Sasaran Penerima

Bantuan ini ditujukan kepada 35 juta KPM yang berada di Desil 1 hingga Desil 4. Penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia dengan sistem pengiriman langsung ke alamat penerima.

3. Jadwal Penyaluran

Tanggal Jenis Bantuan Keterangan
30 Maret 2026 Beras + Minyak Penyaluran tahap pertama
5 April 2026 Beras + Minyak Penyaluran
10 April 2026 Beras + Minyak Penyelesaian penyaluran

Perbandingan Nominal Bansos 2026

Berikut adalah rincian nominal bantuan yang diterima oleh penerima PKH dan BPNT pada gelombang kedua tahun 2026:

Program Jenis Bantuan Nominal
PKH Tunai Rp 300.000 per keluarga
BPNT Non-tunai (e-wallet/sembako) Rp 400.000 per keluarga
Penebalan Pangan Beras + Minyak 20 kg + 4 liter

Tips Mengecek Status Bansos

Mengecek status bansos bisa dilakukan dengan beberapa cara agar tidak ketinggalan informasi pencairan.

1. Melalui Situs Resmi

Kunjungi situs Klik Bansos dan masukkan atau nomor KK untuk melihat status penerimaan.

2. Melalui Pendamping Sosial

Pendamping sosial dapat memberikan informasi terkini mengenai pencairan dan status keaktifan penerima.

3. Aplikasi Mobile

Beberapa menyediakan aplikasi khusus untuk mengecek status bansos. Pastikan aplikasi yang digunakan adalah resmi dari pemerintah daerah setempat.

Disclaimer

Data dan jadwal penyaluran bansos bisa berubah sewaktu- tergantung pada dan kondisi lapangan. Informasi yang tercantum dalam artikel ini bersifat terkini hingga April 2026 dan dapat berbeda dengan kondisi aktual di lapangan.

Pastikan selalu mengecek informasi resmi melalui situs atau instansi terkait untuk mendapatkan update terbaru mengenai penyaluran bansos.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.