Ilustrasi harga emas dunia yang sempat naik tinggi beberapa pekan lalu kini kembali mengalami tekanan. Investor mencerna sejumlah sinyal dari Presiden Donald Trump terkait situasi perdamaian Iran, sementara dolar AS yang menguat turut memperlebar tekanan terhadap logam mulia ini. Di tengah dinamika pasar global, harga emas batangan pun tercatat turun kembali pada Kamis, 26 Maret 2026.
Tak hanya itu, berita lain yang menyita perhatian adalah pelantikan Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan. Ia menggantikan Heru Pambudi yang telah menjabat sejak 2021. Nama Robert Marbun mulai diperbincangkan luas, seiring dengan peran strategisnya di tengah dinamika kebijakan fiskal nasional.
Harga Emas Dunia dan Dampaknya di Pasar Lokal
Pergerakan harga emas dunia selalu menjadi barometer sentimen investor terhadap stabilitas ekonomi global. Saat ini, tekanan dari dolar yang kuat dan optimisme terbatas terhadap resolusi konflik internasional membuat emas terlihat kurang menarik sebagai aset safe haven.
1. Penyebab Utama Penurunan Harga Emas Dunia
- Ketidakpastian kebijakan luar negeri AS yang menurut Presiden Donald Trump masih belum mencapai titik terang.
- Dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama, membuat harga emas dalam dolar terlihat lebih mahal bagi investor global.
2. Harga Emas di Pegadaian Turun Serentak
PT Pegadaian (Persero) mencatat penurunan harga emas batangan merek UBS dan Galeri 24. Penurunan ini terjadi secara serentak di seluruh produk emas yang dijual melalui saluran resmi perusahaan.
Berikut rincian harga terbaru per 27 Maret 2026:
| Jenis Emas | Harga Sebelumnya | Harga Terkini | Selisih |
|---|---|---|---|
| Emas UBS 1 gr | Rp 1.050.000 | Rp 1.040.000 | -Rp 10.000 |
| Emas Galeri 24 1 gr | Rp 1.045.000 | Rp 1.035.000 | -Rp 10.000 |
Disclaimer: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung fluktuasi pasar global dan kebijakan internal perusahaan.
Robert Leonard Marbun: Profil dan Peran Baru di Kemenkeu
Pelantikan Robert Leonard Marbun sebagai Sekjen Kemenkeu menandai pergantian kepemimpinan strategis di tubuh kementerian yang mengelola APBN dan kebijakan fiskal nasional. Ia menggantikan Heru Pambudi yang telah menjabat sejak awal pemerintahan.
3. Latar Belakang Robert Leonard Marbun
- Pernah menjabat sebagai Deputi Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu.
- Memiliki latar belakang pendidikan ekonomi dan pengalaman di sektor perbankan sebelum bergabung dengan pemerintah.
4. Tantangan yang Dihadapi Sekjen Baru
- Menjaga efisiensi belanja negara di tengah tekanan APBN.
- Mendorong digitalisasi layanan perbendaharaan negara untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan publik.
Pergerakan Harga Perak Antam Juga Turun
Tidak hanya emas, harga perak juga mengalami penurunan. PT Aneka Tambang (Antam) mencatat harga perak murni hari ini turun ke level Rp44.100 per gram. Penurunan ini sejalan dengan melemahnya minat investor terhadap logam mulia secara umum.
5. Faktor yang Mempengaruhi Harga Perak
- Sentimen pasar global yang lebih condong ke aset berisiko.
- Kurangnya permintaan industri yang menggunakan perak sebagai bahan baku.
Perbandingan Harga Emas dan Perak Antam vs UBS/Galeri 24
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut perbandingan harga emas dan perak dari beberapa sumber utama:
| Produk | Harga Emas (Rp/gram) | Harga Perak (Rp/gram) |
|---|---|---|
| Antam | Rp 1.045.000 | Rp 44.100 |
| UBS | Rp 1.040.000 | Tidak tersedia |
| Galeri 24 | Rp 1.035.000 | Tidak tersedia |
Catatan: Harga perak hanya tersedia dari Antam, sedangkan produk UBS dan Galeri 24 fokus pada emas batangan.
Apa Selanjutnya untuk Harga Emas?
Sentimen pasar saat ini masih terlalu awal untuk menjanjikan pemulihan harga emas dalam jangka pendek. Investor cenderung menunggu perkembangan lebih lanjut dari situasi geopolitik global dan kebijakan moneter AS.
Namun, bagi masyarakat lokal, fluktuasi ini bisa menjadi peluang untuk membeli emas sebagai instrumen jangka panjang, terutama saat harga sedang dalam fase koreksi.
Penutup
Dinamika harga emas dunia dan pergantian pejabat strategis di Kemenkeu mencerminkan betapa eratnya keterkaitan antara isu global dan kebijakan lokal. Robert Leonard Marbun kini memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas dan efisiensi pengelolaan keuangan negara. Sementara itu, investor tetap perlu waspada terhadap volatilitas pasar logam mulia yang bisa berubah kapan saja.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat terkini per 27 Maret 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung situasi pasar dan kebijakan yang berlaku.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













