Nasional

Perusahaan Energi Massal Potensial Temukan Cadangan Minyak Sebesar 15,6 Juta Barel di Wilayah Riau yang Menjanjikan Keuntungan Besar bagi Investor dan Pemerintah Daerah

Rista Wulandari
×

Perusahaan Energi Massal Potensial Temukan Cadangan Minyak Sebesar 15,6 Juta Barel di Wilayah Riau yang Menjanjikan Keuntungan Besar bagi Investor dan Pemerintah Daerah

Sebarkan artikel ini
Perusahaan Energi Massal Potensial Temukan Cadangan Minyak Sebesar 15,6 Juta Barel di Wilayah Riau yang Menjanjikan Keuntungan Besar bagi Investor dan Pemerintah Daerah

Ilustrasi penemuan minyak baru di Blok South CPP, Riau. Foto: Dok. MI.

EMP atau PT Mega Persada Tbk (ENRG) baru saja mengumumkan kabar penting dari hasil eksplorasi di Riau. Dalam resminya, penemuan cadangan minyak baru di sumur eksplorasi Cenako-1 Twin. Lokasi ini berada di Blok South Central Production Platform (CPP), wilayah operasi yang dikelola anak usaha EMP, yaitu PT EMP Tunas Energi.

Sumur Cenako-1 Twin mencapai kedalaman 2.475 kaki atau sekitar 754 meter. Hasil uji sumur dan analisis geologi awal menunjukkan adanya besar kandungan di lokasi tersebut. Proyeksi awal mencatat estimasi cadangan sebesar 15,6 juta barel minyak.

Potensi Cadangan dan Rencana Pengembangan

Penemuan ini menjadi salah satu pencapaian penting bagi EMP dalam upaya memperluas portofolio cadangan minyaknya. Hasil well testing dan analisis subsurface yang dilakukan pada 17 Maret 2026 memberikan gambaran kuat bahwa area ini memiliki prospek komersial yang menjanjikan.

Edoardus Ardianto, Wakil Direktur Utama sekaligus CFO EMP, menyampaikan bahwa langkah selanjutnya akan fokus pada konversi potensi tersebut menjadi cadangan yang siap dikembangkan. Perusahaan berencana melakukan survei seismik dan mengebor tiga sumur tambahan.

Rencana ini diproyeksikan mampu menghasilkan produksi harian sebesar 500 barel minyak. Angka ini masih akan terus dievaluasi seiring dengan hasil eksplorasi lanjutan dan data teknis yang diperoleh.

1. Tahapan Awal Pasca-Penemuan

Setelah penemuan minyak di sumur Cenako-1 Twin, EMP akan menjalani beberapa tahapan penting:

  1. Survei Seismik: Untuk memetakan struktur bawah permukaan secara lebih detail.
  2. Pengeboran Eksplorasi Lanjutan: Dilakukan di tiga titik strategis untuk mengkonfirmasi volume cadangan.
  3. Analisis Ekonomi: Evaluasi kelayakan pengembangan lapangan secara komersial.
  4. Perencanaan Produksi Awal: Jika layak, akan disusun rencana produksi per tahun serta infrastruktur .

Syailendra S. Bakrie, Direktur Utama EMP, menegaskan bahwa penemuan ini tidak hanya penting bagi perusahaan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan cadangan hidrokarbon nasional. Ia menyebut bahwa langkah ini sejalan dengan komitmen EMP untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Reaktivasi Sumur Bentu-2, Tambahan Kontribusi Positif

Selain penemuan baru di Cenako, EMP juga mencatat pencapaian lain melalui anak usahanya, EMP Bentu Limited. Perusahaan berhasil mereaktivasi sumur Bentu-2 yang sebelumnya tidak aktif atau idle.

Proses reaktivasi ini dimulai sejak Desember 2025 dengan pembangunan pipa produksi. Kemudian dilanjutkan dengan workover atau perbaikan sumur pada Februari hingga pertengahan Maret 2026. Tujuannya adalah memastikan bahwa sumur bisa kembali beroperasi optimal.

Hasil flow test menunjukkan bahwa sumur Bentu-2 mampu memproduksi gas sebanyak lima juta kaki kubik per hari. Total produksi dari lapangan Bentu sendiri diperkirakan bisa mencapai 15 juta kaki kubik per hari.

2. Manfaat Reaktivasi Sumur Bentu-2

Reaktivasi sumur Bentu-2 membawa dampak signifikan bagi produksi gas nasional:

  1. Meningkatkan Produksi Gas Domestik: Kontribusi langsung terhadap pasokan energi dalam negeri.
  2. Optimalisasi Aset yang Ada: Memanfaatkan infrastruktur eksisting yang sebelumnya tidak produktif.
  3. Efisiensi Biaya Operasional: Lebih hemat dibandingkan membangun sumur baru dari nol.
  4. Dukungan terhadap Program Energi Nasional: Sesuai dengan arahan pemerintah untuk meningkatkan produksi lokal.

Langkah ini menunjukkan bahwa EMP tidak hanya fokus pada eksplorasi baru, tetapi juga berkomitmen untuk mengoptimalkan aset yang sudah ada. Strategi ini dinilai efektif dalam menjaga keberlanjutan operasional perusahaan.

Data Produksi dan Potensi Lapangan

Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut adalah ringkasan data produksi dan proyeksi dari kedua lokasi eksplorasi EMP:

Lokasi Jenis Produksi Volume Harian
Cenako-1 Twin Minyak Mentah 500 barel () Eksplorasi lanjutan
Bentu-2 Gas Alam 5 juta scfd Produksi aktif

Catatan: scfd = standard cubic feet per day

Data di atas masih bersifat proyeksi dan target awal. Nilai aktual bisa berbeda tergantung hasil eksplorasi lanjutan serta kondisi lapangan yang ditemukan di lapangan.

Komitmen EMP terhadap Sektor Migas Nasional

EMP terus menunjukkan konsistensinya dalam mendukung program pemerintah terkait peningkatan produksi migas. Dengan kombinasi eksplorasi baru dan optimalisasi aset lama, perusahaan berusaha menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kontribusi terhadap energi nasional.

Strategi ini juga sejalan dengan visi jangka panjang Bakrie Group, yang selama ini aktif di berbagai sektor strategis termasuk energi. Melalui EMP, grup ini terus memperluas jejak investasinya di industri minyak dan gas dalam negeri.

Namun demikian, semua proyeksi dan target produksi masih bersifat prakiraan. Faktor geologis, , maupun kondisi pasar global bisa mempengaruhi realisasi angka-angka tersebut.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersumber dari rilis resmi PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) tanggal 25 Maret 2026. Semua data dan proyeksi produksi bersifat preliminary dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung hasil eksplorasi lanjutan serta faktor eksternal lainnya. Pembaca disarankan untuk merujuk pada sumber resmi perusahaan untuk informasi terbaru.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.