Penjualan tiket kereta api untuk arus balik Lebaran tahun ini mencatat angka yang cukup mengejutkan. Hingga Selasa, 24 Maret 2026, pukul 10.00 WIB, jumlah tiket yang terjual sudah mencapai 4.195.627 lembar. Angka ini setara dengan 93,3 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan selama periode Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026.
Yang lebih menarik lagi, tiket kereta api jarak jauh bahkan sudah terjual 101,2 persen dari kapasitas yang tersedia. Artinya, permintaan justru melampaui jumlah kursi yang disediakan. Fenomena ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat saat pulang kampung atau kembali ke kota asal setelah merayakan Idulfitri.
Penjualan Tiket Lebaran 2026 Terus Naik
Tren penjualan tiket kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 terus mengalami peningkatan. Terutama saat memasuki fase arus balik, permintaan tiket semakin tinggi karena banyak orang yang ingin kembali ke kota kerja atau domisili setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Sebagai informasi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menyiapkan kapasitas maksimal untuk melayani perjalanan selama periode Lebaran. Namun, permintaan yang tinggi membuat beberapa rute kereta api jarak jauh bahkan sudah melebihi kapasitas tempat duduk yang tersedia.
1. Data Penjualan Tiket Hingga 24 Maret 2026
Hingga Selasa, 24 Maret 2026, penjualan tiket kereta api selama Angkutan Lebaran mencatatkan data sebagai berikut:
- Tiket terjual total: 4.195.627 lembar
- Kapasitas total: 4.498.696 tempat duduk
- Persentase penjualan: 93,3 persen
2. Rincian Penjualan Berdasarkan Jenis Kereta
Penjualan tiket dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu kereta api jarak jauh dan kereta api lokal. Berikut rinciannya:
| Jenis Kereta | Tiket Terjual | Kapasitas | Persentase |
|---|---|---|---|
| KA Jarak Jauh | 3.616.273 | 3.571.760 | 101,2% |
| KA Lokal | 579.354 | 926.936 | 62,5% |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa kereta api jarak jauh justru sudah terjual lebih dari kapasitas yang tersedia. Sementara itu, KA lokal masih memiliki kapasitas yang cukup besar.
Arus Balik Tinggi, Penumpang Terus Bertambah
Selama periode Angkutan Lebaran 11 hingga 23 Maret 2026, KAI telah melayani lebih dari 2,8 juta penumpang. Mayoritas penumpang menggunakan kereta api jarak jauh karena jarak tempuh yang lebih jauh dan jumlah penumpang yang lebih banyak.
3. Jumlah Penumpang Selama Mudik Lebaran
Berikut adalah rincian jumlah penumpang yang dilayani KAI selama periode mudik Lebaran:
- Penumpang KA Jarak Jauh: 2.378.680 orang
- Penumpang KA Lokal: 441.494 orang
- Total penumpang: 2.820.174 orang
4. Peningkatan Harian Penumpang KA Jarak Jauh
Peningkatan jumlah penumpang terlihat jelas dari hari ke hari. Terutama saat mendekati arus balik, jumlah penumpang dan tingkat okupansi harian terus naik.
| Tanggal | Jumlah Penumpang | Tingkat Okupansi |
|---|---|---|
| 22 Maret | 242.773 | 150,7% |
| 23 Maret | 246.987 | 154,1% |
| 24 Maret (pagi) | 225.193 | 137,8% (masih naik) |
Tingkat okupansi di atas 100 persen terjadi karena satu kursi bisa digunakan oleh lebih dari satu penumpang dalam satu perjalanan, tergantung rute dan waktu keberangkatan.
Mengapa Okupansi Bisa Lebih dari 100 Persen?
Salah satu alasan mengapa okupansi bisa melebihi 100 persen adalah karena sistem dinamis dalam penggunaan kursi. Dalam satu rangkaian kereta, kursi yang sama bisa digunakan oleh penumpang yang berbeda di rute yang berbeda.
Misalnya, seorang penumpang naik dari Jakarta ke Semarang, lalu penumpang lain menggunakan kursi yang sama untuk rute Semarang ke Surabaya. Ini memungkinkan jumlah penumpang yang dilayani lebih banyak daripada jumlah kursi yang tersedia secara fisik.
5. Faktor-Faktor yang Mendorong Tingginya Permintaan
Ada beberapa alasan mengapa permintaan tiket kereta api selama arus balik Lebaran sangat tinggi:
- Kenyamanan dan keamanan: Kereta api dianggap lebih aman dan nyaman dibandingkan moda transportasi lain.
- Jadwal yang teratur: Kereta api memiliki jadwal yang pasti, sehingga lebih mudah direncanakan.
- Harga tiket yang terjangkau: Dibandingkan pesawat, tiket kereta api jauh lebih ekonomis.
- Kebiasaan masyarakat: Banyak masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan kereta api untuk mudik dan arus balik.
Kereta Api dengan Permintaan Tertinggi
Beberapa kereta api menjadi favorit masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Permintaan tiket untuk kereta-kereta ini sangat tinggi karena rute dan jadwalnya yang sesuai dengan kebutuhan penumpang.
6. Daftar Kereta Api dengan Permintaan Tinggi
Berikut adalah beberapa kereta api yang paling banyak dipesan selama Lebaran 2026:
- KA Airlangga
- KA Joglosemarkerto
- KA Sri Tanjung
- KA Bengawan
- KA Kahuripan
- KA Rajabasa
- KA Jayakarta
Meskipun permintaan tinggi, masih ada peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan tiket arus balik. KAI menyarankan untuk mempertimbangkan rute alternatif, jadwal keberangkatan yang fleksibel, atau menggunakan skema perjalanan lanjutan.
Tips Mendapatkan Tiket Arus Balik
Meskipun kapasitas sudah tinggi, masyarakat masih bisa mendapatkan tiket arus balik dengan strategi yang tepat.
7. Strategi Mendapatkan Tiket Arus Balik
- Pilih waktu keberangkatan fleksibel: Hindari jam sibuk dan pilih waktu yang kurang ramai.
- Gunakan rute alternatif: Coba rute yang tidak terlalu padat atau stasiun kecil sebagai titik transit.
- Manfaatkan layanan connecting train: Gunakan kereta sambungan untuk mencapai tujuan akhir.
- Booking tiket lebih awal: Semakin cepat memesan, semakin besar peluang mendapatkan tiket.
KAI juga terus berupaya meningkatkan kapasitas dan layanan selama Angkutan Lebaran agar perjalanan masyarakat tetap nyaman dan aman.
Disclaimer
Data yang disajikan dalam artikel ini bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan penjualan tiket dan kebijakan operasional PT KAI. Informasi ini diperoleh dari rilis resmi KAI per tanggal 24 Maret 2026 pukul 10.00 WIB.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













