THR yang dinantikan oleh PPPK akhirnya cair juga. Setelah menunggu cukup lama, kabar ini tentu jadi angin segar, terutama bagi mereka yang baru pertama kali menerima THR sesuai ketentuan terbaru. Namun, kabar baik belum berhenti sampai di situ. Usai THR cair, giliran gaji bulanan PPPK siap mengalir ke rekening masing-masing. Tepatnya pada 1 April 2026 mendatang.
Pencairan gaji ini masih mengacu pada ketentuan yang tertuang dalam Perpres Nomor 11 Tahun 2024. Hingga saat ini, belum ada aturan baru yang mengubah struktur atau besaran gaji PPPK. Artinya, semua tetap berjalan sesuai skema yang sudah ditetapkan. Bagi PPPK yang baru pertama kali menerima gaji penuh, ini adalah momen penting untuk mencatat nominal yang bakal masuk ke rekening.
Besaran Gaji PPPK Berdasarkan Golongan
Gaji PPPK bervariasi tergantung dari golongan dan masa kerja. Rentang gaji ini cukup luas, mulai dari Rp1,9 juta hingga mencapai Rp7,3 juta per bulan. Besaran ini belum termasuk tunjangan-tunjangan lain yang mungkin berlaku sesuai daerah penempatan atau jabatan fungsional tertentu.
Berikut rincian estimasi gaji PPPK per golongan berdasarkan Perpres Nomor 11 Tahun 2024:
| Golongan | Rentang Gaji (per bulan) |
|---|---|
| Golongan I | Rp1.938.500 – Rp2.900.900 |
| Golongan II | Rp2.116.900 – Rp3.071.200 |
| Golongan III | Rp2.206.500 – Rp3.201.200 |
| Golongan IV | Rp2.299.800 – Rp3.336.600 |
| Golongan V | Rp2.511.500 – Rp4.189.900 |
| Golongan VI | Rp2.727.200 – Rp4.512.300 |
| Golongan VII | Rp2.947.800 – Rp4.843.700 |
| Golongan VIII | Rp3.173.300 – Rp5.180.000 |
| Golongan IX | Rp3.403.700 – Rp5.521.200 |
| Golongan X | Rp3.639.000 – Rp5.867.300 |
| Golongan XI | Rp3.879.200 – Rp6.218.300 |
| Golongan XII | Rp4.124.300 – Rp6.574.200 |
| Golongan XIII | Rp4.374.300 – Rp6.935.000 |
| Golongan XIV | Rp5.149.000 – Rp7.300.700 |
| Golongan XV | Rp5.431.700 – Rp7.300.700 |
| Golongan XVI | Rp5.719.400 – Rp7.300.700 |
| Golongan XVII | Rp5.912.000 – Rp7.300.700 |
Catatan: Besaran gaji di atas belum termasuk tunjangan kinerja, tunjangan daerah, atau tunjangan lain yang berlaku secara lokal.
Faktor yang Mempengaruhi Besaran Gaji PPPK
Gaji PPPK tidak hanya ditentukan oleh golongan. Ada beberapa faktor lain yang turut memengaruhi nominal akhir yang diterima setiap bulan. Memahami hal ini penting agar tidak terkejut saat menerima slip gaji pertama.
1. Masa Kerja
Semakin lama masa kerja PPPK, semakin tinggi pula gaji yang diterima. Ini karena kenaikan gaji berkala tetap berlaku sesuai ketentuan yang ada.
2. Lokasi Penugasan
PPPK yang ditempatkan di daerah dengan beban kerja tinggi atau di wilayah tertinggal biasanya mendapatkan tunjangan khusus. Tunjangan ini bisa berupa tambahan gaji atau insentif lainnya.
3. Jabatan Fungsional
Bagi PPPK yang menduduki jabatan fungsional tertentu, ada kemungkinan tambahan penghasilan. Jabatan ini biasanya terkait dengan tanggung jawab yang lebih besar.
Tunjangan yang Bisa Diterima PPPK
Selain gaji pokok, PPPK juga berhak atas beberapa tunjangan. Meski tidak semua tunjangan diterima secara universal, berikut beberapa tunjangan yang umumnya berlaku:
- Tunjangan Kinerja
- Tunjangan Daerah
- Tunjangan Jabatan Fungsional
- Tunjangan Khusus (tertentu)
- Tunjangan Hari Raya (THR)
Tidak semua tunjangan wajib diberikan. Besaran dan pemberiannya sangat tergantung pada kebijakan daerah atau instansi tempat PPPK bertugas.
Kapan Gaji PPPK Cair?
Pencairan gaji PPPK mengikuti jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Untuk bulan April 2026, gaji akan cair pada tanggal 1 April. Ini berlaku untuk seluruh PPPK aktif di seluruh Indonesia.
Namun, perlu diingat bahwa pencairan bisa mengalami perubahan jika ada kebijakan mendadak dari pemerintah atau Kemenkeu. Oleh karena itu, selalu pantau informasi resmi dari instansi terkait.
Tips Mengelola Gaji PPPK
Menerima gaji tetap adalah hal yang membahagiakan. Namun, agar tidak cepat habis, penting untuk mengelolanya dengan baik. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
1. Buat Anggaran Bulanan
Catat semua pengeluaran penting seperti cicilan, kebutuhan pokok, dan tabungan. Dengan anggaran yang jelas, pengeluaran bisa lebih terkendali.
2. Sisihkan untuk Tabungan
Usahakan menyisihkan sebagian gaji untuk tabungan darurat. Minimal 10% dari total penghasilan.
3. Gunakan Fasilitas Digital
Manfaatkan aplikasi keuangan digital untuk memantau pengeluaran dan pemasukan. Ini akan mempermudah pengelolaan keuangan secara real time.
Disclaimer
Besaran gaji dan tunjangan yang disebutkan dalam artikel ini mengacu pada Perpres Nomor 11 Tahun 2024 dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah. Selalu cek informasi resmi dari instansi terkait untuk memastikan keakuratan data.
Gaji PPPK memang bukan yang tertinggi di antara pegawai negeri. Namun, dengan pengelolaan yang baik dan komitmen terhadap tugas, penghasilan ini bisa menjadi fondasi keuangan yang stabil. Terutama saat THR dan gaji rutin sudah mengalir dengan lancar.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.












