Perbankan

Pjs Ketua OJK Resmikan Pejabat Departemen dan Kepala OJK Wilayah melalui Upacara Pelantikan Terpadu

Rista Wulandari
×

Pjs Ketua OJK Resmikan Pejabat Departemen dan Kepala OJK Wilayah melalui Upacara Pelantikan Terpadu

Sebarkan artikel ini
Pjs Ketua OJK Resmikan Pejabat Departemen dan Kepala OJK Wilayah melalui Upacara Pelantikan Terpadu

Pelantikan pejabat baru di tubuh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menandai strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi. Dewi, Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi sejumlah kepala departemen dan kepala OJK daerah. Acara digelar di Jakarta pada Senin, 2 Maret 2026, dengan tujuan memastikan sinergi dan kelanjutan program kerja yang sudah berjalan.

Langkah ini tak hanya soal rotasi jabatan biasa. Ini merupakan bagian dari upaya OJK untuk menjaga momentum transformasi internal sekaligus memperkokoh posisi lembaga di tengah dinamika sektor jasa keuangan nasional. Friderica menegaskan bahwa setiap pejabat memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan publik dan mendorong inovasi yang bertanggung jawab.

Pejabat Baru yang Dilantik

Prosesi pelantikan kali ini mencakup beberapa posisi strategis di tingkat pusat maupun daerah. Setiap nama yang dilantik membawa misi spesifik untuk mempercepat implementasi regulasi, meningkatkan kapasitas SDM, serta memperluas jangkauan pengawasan OJK di wilayah.

1. Kristrianti Puji Rahayu – Kepala OJK Institute (OJKI)

Kristrianti Puji Rahayu ditunjuk sebagai pemimpin OJK Institute, lembaga yang fokus pada pengembangan kapasitas daya manusia di sektor jasa keuangan. Dalam perannya, ia akan mengawal program pelatihan, riset, dan kolaborasi akademis untuk mendukung SDM unggul di industri keuangan.

2. Rudy Agus P. Raharjo – Kepala Departemen Organisasi, SDM dan Budaya (DOSB)

Rudy Agus P. Raharjo dipercaya memimpin DOSB, unit yang bertugas merancang sistem organisasi dan budaya kerja di lingkungan OJK. Ia akan fokus pada optimalisasi struktur internal, peningkatan produktivitas, serta penguatan nilai-nilai etika di lingkungan kerja.

3. Parjiman – Kepala OJK Provinsi Bali (KODS)

Parjiman ditugaskan memimpin OJK di Bali, salah satu provinsi dengan aktivitas ekonomi tinggi dan potensi pertumbuhan sektor jasa keuangan yang besar. Perannya akan sangat penting dalam mengawasi lembaga keuangan lokal serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait layanan jasa keuangan yang aman.

4. Misran Pasaribu – Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (KOSR)

Misran Pasaribu mengemban tugas ganda memimpin OJK di dua provinsi, yaitu Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Wilayah ini tengah mengalami lonjakan investasi, terutama dari sektor energi dan pertambangan. Perannya akan fokus pada pengawasan risiko dan konsumen di tengah pertumbuhan ekonomi yang cepat.

5. Sabar Wahyono – Kepala Departemen Pelindungan Konsumen (DPLK)

Sabar Wahyono kembali dipercaya memimpin DPLK, unit yang bertugas menjaga hak-hak konsumen jasa keuangan. Di tengah maraknya produk finansial digital dan online ilegal, perannya menjadi krusial untuk meningkatkan kesadaran literasi keuangan serta menindak praktik curang.

6. Indra Salfian – Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (DZPL)

Indra Salfian mengambil alih DZPL, unit yang memiliki tanggung jawab besar dalam pengawasan dan penerbitan izin bagi lembaga keuangan non-bank. Ia akan memastikan bahwa setiap entitas yang beroperasi memenuhi standar kehati-hatian dan transparansi yang ketat.

Fokus OJK ke Depan: Stabilitas hingga Inklusi

Melalui pelantikan ini, OJK menunjukkan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas sektor jasa keuangan. Tak hanya itu, lembaga ini juga ingin memperkuat inklusi keuangan dan perlindungan konsumen sebagai bagian dari visi ekonomi yang berkeadilan.

Friderica Widyasari Dewi dalam sambutannya menekankan bahwa setiap pejabat baru harus siap menjalankan amanah dengan tinggi. “Kepercayaan publik tidak bisa dibangun dalam sehari, tapi bisa hancur dalam sekejap,” katanya.

Lembaga ini pun terus berbenah untuk menghadirkan regulasi yang adaptif namun tetap ketat. Termasuk dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan pertumbuhan yang pesat.

Tantangan dan Harapan

Setiap pejabat yang baru dilantik akan menghadapi tantangan unik sesuai dengan bidang tugasnya. Baik itu dalam hal pengawasan lintas wilayah, peningkatan kapasitas SDM, maupun perlindungan konsumen dari praktik keuangan ilegal.

Namun, dengan struktur organisasi yang solid dan komitmen terhadap integritas, OJK diyakini mampu terus menjadi garda depan sektor jasa keuangan Indonesia. Momentum pelantikan ini menjadi awal dari babak baru dalam perjalanan transformasi organisasi.

Daftar Pejabat yang Dilantik

No Nama Jabatan Baru
1 Kristrianti Puji Rahayu Kepala OJK Institute (OJKI)
2 Rudy Agus P. Raharjo Kepala Departemen Organisasi, SDM dan Budaya (DOSB)
3 Parjiman Kepala OJK Provinsi Bali (KODS)
4 Misran Pasaribu Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (KOSR)
5 Sabar Wahyono Kepala Departemen Pelindungan Konsumen (DPLK)
6 Indra Salfian Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (DZPL)

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersumber dari keterangan resmi OJK per tanggal 3 Maret 2026. dan nama pejabat dapat berubah seiring perkembangan organisasi dan kebijakan internal OJK.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.