Bank Syariah Indonesia (BSI) alias BRIS menyiapkan langkah antisipatif jelang libur Idulfitri 1447 Hijriah. Salah satu upaya utamanya adalah menyediakan uang tunai sebesar Rp45 triliun. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan transaksi selama masa libur panjang.
Persiapan ini mencakup berbagai kanal layanan, baik digital maupun fisik. BSI memastikan bahwa seluruh sistem siap digunakan kapan saja dan di mana saja. Mulai dari aplikasi superapps BYOND hingga jaringan ATM dan agen BSI yang tersebar luas.
Persiapan Layanan Selama Libur Lebaran
Menjelang Lebaran, aktivitas keuangan masyarakat biasanya meningkat. BSI pun menyesuaikan diri dengan pola tersebut. Ada beberapa strategi yang diterapkan agar layanan tetap optimal meski dalam kondisi operasional terbatas.
1. Alokasi Dana Tunai Sebesar Rp45 Triliun
Dana sebesar Rp45 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan transaksi tunai selama Ramadan dan Idulfitri. Uang ini akan disalurkan melalui jaringan ATM serta kas di cabang-cabang operasional.
2. Operasional Terbatas di 162 Kantor Cabang
Selama periode 14–24 Maret 2026, BSI membuka layanan terbatas di 162 kantor cabang. Lokasi dipilih berdasarkan prediksi volume transaksi yang tinggi. Ini memungkinkan nasabah tetap bisa mengakses layanan langsung saat dibutuhkan.
3. Layanan Digital Tetap Aktif 24 Jam
Meskipun ada operasional terbatas, layanan digital tetap bisa diakses 24 jam. Superapps BYOND menjadi pusat layanan utama. Nasabah bisa melakukan transfer, pembayaran, hingga tarik tunai tanpa kartu di ATM BSI atau mitra ritel seperti Indomaret dan Alfamart.
Jenis Transaksi yang Bisa Dilakukan
Selama periode layanan terbatas, nasabah tetap bisa melakukan berbagai transaksi penting. Ini termasuk layanan yang biasanya membutuhkan kedatangan langsung ke cabang.
- Pembukaan rekening baru
- Pemblokiran kartu ATM
- Setoran dan penarikan tunai
- Transfer antar rekening BSI
Daftar lengkap cabang yang buka selama periode tersebut bisa dilihat di situs resmi BSI. Ini memudahkan nasabah untuk mengetahui lokasi terdekat yang masih melayani kunjungan langsung.
Rekomendasi untuk Nasabah
Mengingat banyaknya aktivitas keuangan menjelang Lebaran, BSI menyarankan nasabah memanfaatkan layanan digital sebisa mungkin. Ini tidak hanya lebih praktis, tapi juga lebih aman dan cepat.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk waspada terhadap modus penipuan. Setiap informasi resmi dari bank hanya akan disampaikan melalui saluran terpercaya. Jika ragu, sebaiknya langsung menghubungi layanan pelanggan BSI.
Perbandingan Layanan Digital dan Fisik
| Layanan | Tersedia 24 Jam | Akses Tanpa Antrian | Bisa Dilakukan di Rumah |
|---|---|---|---|
| Superapps BYOND | Ya | Ya | Ya |
| ATM | Ya | Ya | Tidak |
| Kantor Cabang | Tidak | Tidak | Tidak |
| BSI Agen | Ya | Ya | Tidak |
Dari tabel di atas terlihat bahwa layanan digital seperti BYOND dan ATM lebih fleksibel. Ini menjadikannya pilihan utama selama libur panjang.
Tips Mengatur Keuangan Menjelang Lebaran
Menjelang hari raya, pengeluaran biasanya meningkat. Ada baiknya masyarakat membuat rencana keuangan agar tidak kehabisan dana di pertengahan perayaan.
1. Buat Anggaran Harian
Tentukan batas pengeluaran setiap hari. Ini membantu menghindari pemborosan dan memastikan dana masih cukup sampai akhir libur.
2. Manfaatkan Fitur Tabungan Digital
Fitur seperti "tabungan lebaran" di aplikasi BYOND bisa membantu menabung secara otomatis. Pengguna tinggal atur jumlah dan jadwal, sisanya akan otomatis terpotong.
3. Cek Saldo Secara Berkala
Jangan sampai baru sadar kehabisan dana di hari terakhir. Cek saldo secara berkala melalui aplikasi agar selalu tahu kondisi keuangan.
Keamanan dan Perlindungan Data
Dengan semakin banyaknya transaksi digital, keamanan menjadi hal penting. BSI telah menerapkan berbagai lapisan keamanan, termasuk autentikasi ganda dan enkripsi data.
Namun, nasabah juga perlu berperan aktif. Hindari menggunakan Wi-Fi umum untuk transaksi sensitif. Gunakan jaringan pribadi yang aman dan pastikan perangkat selalu diperbarui.
Kesimpulan
Persiapan BSI menjelang Idulfitri tahun ini tergolong matang. Dengan dana tunai Rp45 triliun dan layanan digital yang terus aktif, nasabah bisa tetap melakukan transaksi dengan lancar. Meski ada operasional terbatas di sejumlah cabang, pilihan digital tetap menjadi andalan utama.
Bagi yang ingin menghindari keramaian, memanfaatkan layanan online adalah langkah terbaik. Tapi, tetap waspada dan pastikan semua aktivitas dilakukan melalui saluran resmi.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini berlaku sesuai kondisi per Maret 2026. Jadwal operasional dan jumlah dana bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan BSI.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













