Perbankan

KB Bank (BBKP) Gelontorkan Dana Kredit Rp10 Triliun untuk Dorong Pertumbuhan UMKM di Tahun 2024

Rista Wulandari
×

KB Bank (BBKP) Gelontorkan Dana Kredit Rp10 Triliun untuk Dorong Pertumbuhan UMKM di Tahun 2024

Sebarkan artikel ini
KB Bank (BBKP) Gelontorkan Dana Kredit Rp10 Triliun untuk Dorong Pertumbuhan UMKM di Tahun 2024

baru saja menyetujui sejumlah agenda penting dalam Luar Biasa (). Salah satu keputusan utama yang diambil adalah perombakan susunan dewan komisaris dan direksi. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari untuk mempercepat transformasi bisnis sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan.

Perubahan ini mencerminkan komitmen KB Bank dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan stabilitas operasional. Dengan menghadirkan talenta baru yang membawa pengalaman internasional dan , bank ini ingin memastikan bahwa arah pengembangan ke depan tetap sejalan dengan visi jangka panjangnya.

Perombakan Struktur Kepemimpinan

Langkah strategis ini tidak diambil begitu saja. Perombakan dilakukan dengan pertimbangan matang untuk mendukung transformasi yang sedang dijalani. KB Bank sedang berada dalam fase penting di mana adaptasi terhadap perubahan industri menjadi kunci keberhasilan.

Selain itu, penguatan tim manajemen juga menjadi salah satu faktor penentu dalam menjaga kredibilitas di mata investor dan nasabah. Dengan menggandeng profesional berpengalaman, KB Bank berharap sinergi internal bisa lebih maksimal.

1. Pengunduran Diri Wakil Komisaris Utama

Salah satu perubahan besar adalah mundurnya Seng Hyup Shin dari posisi Wakil Komisaris Utama. Keputusan ini diumumkan dalam RUPSLB dan langsung efektif sejak penutupan rapat. Selama masa jabatannya, Seng Hyup Shin dianggap telah memberikan kontribusi signifikan dalam proses transformasi KB Bank.

2. Pengangkatan Wakil Komisaris Utama Baru

Menggantikan Seng Hyup Shin, KB Bank mengangkat Tae Doo Kwon sebagai Wakil Komisaris Utama. Tae Doo Kwon bukan sosok asing di dunia perbankan global. Ia saat ini menjabat sebagai Head of Global Growth Support Division di KB Kookmin Bank.

Pengalamannya yang luas di bidang perencanaan global dan strategi pertumbuhan diharapkan bisa memperkuat posisi KB Bank dalam jaringan KB Financial Group (KBFG). Ini menjadi salah satu modal penting untuk memperluas jangkauan bisnis.

3. Penambahan Anggota Direksi

KB Bank juga menyetujui pengangkatan dua anggota direksi baru, yaitu Ju Hwan Yi dan Yungki Prabowo. Keduanya membawa keahlian yang berbeda namun saling melengkapi.

Ju Hwan Yi memiliki latar belakang di bidang manajemen risiko, terutama selama menjabat sebagai EVP & Chief Risk Officer di KB Prasac Bank Cambodia. Sementara Yungki Prabowo dikenal sebagai ahli teknologi dan operasional perbankan, dengan pengalaman sebagai Technology and Operation Director serta CTO di Bank ANZ Indonesia.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Terbaru

Dengan adanya perombakan ini, susunan dewan komisaris dan direksi KB Bank kini menjadi:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama:
  • Wakil Komisaris Utama: Tae Doo Kwon
  • Komisaris Independen: Stephen Liestyo
  • Komisaris Independen:

Direksi

  • Direktur Utama: Kunardy Darma Lie
  • Direktur: Robby Mondong
  • Direktur: Dodi Widjajanto
  • Direktur: Henry Sawali
  • Direktur: Jung Ho Han
  • Direktur: Jang Hyuk Im
  • Direktur: Widodo Suryadi
  • Direktur: Ju Hwan Yi
  • Direktur: Yungki Prabowo

Kinerja Keuangan Terkini

Seiring dengan perubahan struktur kepemimpinan, KB Bank juga mencatatkan kinerja keuangan yang positif. Pada kuartal III/2025, bank ini membukukan laba bersih non-konsolidasi sebesar Rp265 miliar. Angka ini merupakan perbaikan signifikan dari posisi rugi sebesar Rp2,73 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa langkah transformasi yang diambil beberapa waktu lalu mulai membuahkan hasil. Fundamental perusahaan kian membaik, dan pertumbuhan bisnis terus berjalan.

Pertumbuhan Kredit dan Dana Pihak Ketiga

Salah satu pendorong utama pencapaian ini adalah pertumbuhan kredit yang sehat. Hingga akhir September 2025, total kredit yang disalurkan KB Bank mencapai Rp44,32 triliun, naik 10,83% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi pendanaan, (DPK) juga menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. DPK tumbuh 14,48% year-on-year, dengan kontribusi besar dari murah yang naik hingga 38,02% YoY.

Fokus Ke Depan

KB Bank tidak berhenti di situ. Ke depan, fokus utama akan tetap pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan kualitas , serta pengembangan kredit yang selektif dan terdiversifikasi.

Langkah-langkah strategis seperti perombakan direksi dan komisaris diharapkan bisa mempercepat pencapaian target jangka panjang. Dengan dukungan dari pemegang saham dan tim manajemen yang solid, KB Bank optimistis bisa terus melanjutkan transformasi secara berkelanjutan.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersifat valid hingga tanggal publikasi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan internal perusahaan serta dinamika industri perbankan. Data keuangan dan struktur organisasi bersifat akurat berdasarkan informasi resmi yang dirilis KB Bank per Maret 2026.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.