PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) tengah mengubah wajah lamanya sebagai bank yang hanya fokus pada KPR. Transformasi besar sedang dilakukan untuk menjadikan BTN mitra keuangan yang lengkap bagi keluarga Indonesia. Bukan sekadar soal pinjaman rumah, tetapi juga layanan investasi, transaksi, hingga kebutuhan finansial lainnya.
Langkah ini sejalan dengan visi baru BTN untuk periode 2025–2029, yaitu menjadi “Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia”. Visi tersebut diwujudkan melalui strategi jangka panjang yang mencakup penguatan pendanaan berkelanjutan, pengembangan layanan digital, dan ekspansi layanan perbankan secara menyeluruh.
Memperkuat Pendanaan untuk Bisnis yang Berkelanjutan
-
Mengoptimalkan Mesin Pendanaan
Pendanaan yang kuat adalah fondasi utama dalam bisnis perbankan. BTN memahami bahwa tanpa sumber dana yang stabil, aktivitas pembiayaan tidak bisa berjalan maksimal. Oleh karena itu, penguatan pendanaan menjadi salah satu prioritas utama dalam strategi jangka panjang. -
Meningkatkan Proposisi Produk
Selain fokus pada pendanaan, BTN juga memperkuat portofolio produknya. Bank ini tidak hanya menawarkan KPR, tetapi juga produk lain seperti Kredit Ringan (KRING) untuk renovasi rumah, kredit kendaraan, hingga pembiayaan modal kerja. Dengan pendekatan ini, BTN ingin menjadi satu atap untuk kebutuhan finansial keluarga.
Layanan Lengkap dengan Pengalaman Nasabah Lebih Baik
BTN tidak ingin hanya dikenal sebagai bank KPR. Perusahaan berkomitmen untuk menyediakan layanan perbankan lengkap yang mencakup investasi, transaksi, hingga layanan digital yang mudah diakses. Ini adalah bagian dari upaya untuk memberikan pengalaman nasabah yang lebih baik dan menyeluruh.
Strategi Pemasaran dan Cross Selling
Saat nasabah mengajukan KPR, kemungkinan besar mereka juga membutuhkan layanan lain seperti kartu kredit, investasi, atau layanan gaji. Melalui strategi cross selling, BTN bisa memenuhi berbagai kebutuhan finansial nasabah dalam satu ekosistem.
Pengembangan Layanan Digital
BTN terus mengembangkan layanan digitalnya melalui konsep BTN Digital Store. Konsep ini membawa layanan perbankan ke lokasi-lokasi strategis seperti pusat perbelanjaan dan area komersial. Saat ini, sudah ada 24 BTN Digital Store yang beroperasi di Jabodetabek, Surabaya, Bandung, dan Semarang.
Modernisasi Infrastruktur dan Operasional
Transformasi tidak hanya terjadi di sisi layanan, tetapi juga di infrastruktur operasional. BTN melakukan sejumlah pembaruan besar untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan nasabah.
-
Pembaruan Proses Pengelolaan Kredit
BTN menerapkan sistem loan factory untuk memusatkan proses pengajuan dan pengolahan kredit konsumer. Sistem ini membuat proses lebih cepat, efisien, dan terstandarisasi. -
Modernisasi Kantor Cabang
Sebagai bagian dari program rejuvenating branch, BTN telah membuka 20 kantor cabang baru, merelokasi 29 cabang, dan melakukan penataan ulang 10 cabang lainnya. Tujuannya agar kantor cabang lebih modern, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan nasabah era digital. -
Pengelolaan Dokumen yang Lebih Aman dan Efisien
Mengingat besarnya portofolio KPR, BTN membangun Records Center sebagai pusat penyimpanan dan pengelolaan dokumen agunan. Pusat ini sudah beroperasi di Bandung, Semarang, Surabaya, dan Gandul, Jakarta. Dilengkapi dengan teknologi pengamanan canggih, pengelolaan dokumen menjadi lebih efisien dan aman.
Perluasan Jaringan ke Area Komersial
BTN tidak hanya hadir di kantor cabang tradisional. Bank ini juga membawa layanan ke lokasi-lokasi yang dekat dengan aktivitas masyarakat sehari-hari. BTN Digital Store kini bisa ditemukan di pusat perbelanjaan, area komersial, bahkan bekerja sama dengan kedai kopi lokal untuk menciptakan suasana layanan yang lebih santai dan nyaman.
Tabel: Ringkasan Capaian dan Rencana BTN 2025–2026
| Aspek | Capaian 2025–2026 | Rencana Lanjutan |
|---|---|---|
| Kantor Cabang Baru | 20 cabang | Terus dibuka di area strategis |
| Relokasi Cabang | 29 cabang | Penyesuaian lokasi untuk efisiensi |
| Re-layout Cabang | 10 cabang | Modernisasi tata letak |
| BTN Digital Store | 24 lokasi | Ekspansi ke kota-kota lain |
| Records Center | Bandung, Semarang, Surabaya, Gandul | Pengembangan ke kota lain |
Optimisme Terhadap Pertumbuhan Masa Depan
Direktur Operations BTN I Nyoman Sugiri Yasa menyampaikan optimisme terhadap pertumbuhan bisnis ke depan. Menurutnya, fondasi yang telah diperbaiki dan diperkuat akan menjadi pendorong utama bagi ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
Transformasi besar yang dilakukan BTN bukan sekadar perubahan operasional, tetapi juga perubahan mindset. Bank ini ingin menjadi lebih dari sekadar penyedia KPR, tetapi mitra keuangan yang bisa diandalkan oleh setiap keluarga Indonesia.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini bersifat terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan perusahaan dan kondisi pasar. Informasi di atas merupakan ringkasan dari kondisi dan rencana BTN per tanggal Maret 2026.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.







