Perayaan Hari Kartini setiap 21 April bukan sekadar momen nostalgia terhadap perjuangan Kartini dan para penerusnya. Lebih dari itu, Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perjuangan untuk kesetaraan gender masih relevan, termasuk di dunia kerja dan ekonomi. Di tengah dinamika industri modern, ruang bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi harus terus diperluas.
Salah satu institusi yang ambil bagian aktif dalam mewujudkan kesetaraan gender adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI). Melalui pendekatan kepemimpinan inklusif dan pemberdayaan ekonomi, BRI terus memperkuat keberadaan perempuan, baik di internal organisasi maupun di lapisan masyarakat luas.
Kepemimpinan Inklusif di BRI
BRI menunjukkan komitmen nyata terhadap kesetaraan gender dengan menjaga keseimbangan jumlah pekerja laki-laki dan perempuan. Saat ini, dari total 86.000 pegawai, sekitar 36.000 di antaranya adalah perempuan. Artinya, hampir separuh dari total karyawan BRI adalah perempuan.
Angka ini menunjukkan bahwa BRI bukan hanya peduli terhadap isu gender, tetapi juga menjadikannya sebagai bagian dari strategi organisasi. Kehadiran perempuan dalam jumlah besar menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan beragam.
1. Peningkatan Peran Perempuan di Jabatan Strategis
Tidak hanya jumlah, peran perempuan di BRI juga terus meningkat. Saat ini, sekitar 25,63% dari total pekerja perempuan menempati posisi manajerial. Mulai dari level manajer junior hingga jabatan tingkat atas, perempuan di BRI memiliki ruang untuk berkembang dan berkontribusi secara langsung dalam pengambilan keputusan strategis.
2. Program BRILiaN Women Leaders Indonesia (BWLI)
Untuk memperkuat kapasitas perempuan di level kepemimpinan, BRI menghadirkan program BRILiaN Women Leaders Indonesia (BWLI). Program ini dirancang sebagai wadah pengembangan keterampilan kepemimpinan yang intensif dan berkelanjutan.
Melalui BWLI, peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan kepemimpinan, tetapi juga dibekali dengan jejaring profesional yang luas. Program ini juga berperan dalam memperkuat branding BRI sebagai perusahaan yang inklusif dan ramah terhadap perempuan.
Pemberdayaan Perempuan di Level UMKM
Selain di lingkungan internal, komitmen BRI terhadap kesetaraan gender juga tercermin dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi perempuan pelaku usaha mikro. Salah satu inisiatif strategis yang dijalankan adalah melalui Ekosistem Ultra Mikro.
1. Kolaborasi dengan PNM dan Pegadaian
BRI menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pegadaian untuk membangun Ekosistem Ultra Mikro. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan akses yang lebih luas kepada pelaku usaha mikro, terutama perempuan, agar bisa berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
2. Akses Pembiayaan dan Pendampingan Usaha
Ekosistem ini tidak hanya menyediakan akses ke pembiayaan, tetapi juga memberikan pendampingan usaha dan literasi keuangan. Dengan pendekatan holistik ini, perempuan pelaku UMKM tidak hanya mendapat modal, tetapi juga dibekali dengan keterampilan untuk mengelola usaha secara profesional.
Hingga kini, Ekosistem Ultra Mikro telah menjangkau sekitar 23 juta nasabah di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, banyak di antaranya adalah perempuan yang menjalankan usaha mikro di berbagai sektor.
Inklusi untuk Penyandang Disabilitas
Komitmen BRI terhadap kesetaraan gender juga mencakup inklusi bagi penyandang disabilitas. Perusahaan secara aktif memberikan kesempatan kerja yang setara bagi perempuan penyandang disabilitas.
1. Penempatan Kerja yang Adil
BRI memastikan bahwa perempuan penyandang disabilitas memiliki akses yang sama untuk berkembang dan berkontribusi. Penempatan mereka dilakukan secara profesional dan sesuai dengan kapasitas serta minat.
2. Dukungan untuk Kemandirian Ekonomi
Dengan memberikan kesempatan kerja yang inklusif, BRI membantu perempuan penyandang disabilitas untuk mencapai kemandirian ekonomi. Ini sejalan dengan visi BRI untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Data Kepemimpinan dan Keterlibatan Perempuan di BRI
Berikut adalah rincian data terkait keterlibatan perempuan di lingkungan kerja BRI:
| Kategori | Jumlah / Persentase |
|---|---|
| Total pegawai BRI | 86.000 orang |
| Pegawai perempuan | 36.000 orang (43%) |
| Pegawai perempuan di posisi manajerial | 25,63% dari total pegawai perempuan |
| Program pengembangan kepemimpinan perempuan | BRILiaN Women Leaders Indonesia (BWLI) |
| Nasabah Ekosistem Ultra Mikro | 23 juta nasabah |
Dampak Jangka Panjang dari Komitmen Ini
Dengan pendekatan yang menyeluruh, BRI tidak hanya memperkuat keberagaman di internal perusahaan, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ekonomi kerakyatan. Perempuan, baik sebagai pegawai maupun pelaku usaha, menjadi bagian penting dari ekosistem ini.
Kehadiran perempuan di posisi strategis memberikan perspektif yang lebih luas dalam pengambilan keputusan. Ini sejalan dengan tren global yang menunjukkan bahwa perusahaan dengan kepemimpinan beragam cenderung memiliki kinerja yang lebih baik.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini bersumber dari pernyataan resmi BRI dan kondisi per April 2026. Angka dan program yang disebutkan dapat berubah seiring waktu dan kebijakan perusahaan.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













