Bitcoin kembali menunjukkan performa yang menarik di tengah gejolak geopolitik global. Aset kripto ini mencatatkan kenaikan hingga USD73 ribu dalam perdagangan Jumat lalu, didorong oleh optimisme atas potensi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Sentimen positif ini juga diperkuat oleh harapan akan regulasi kripto yang lebih ramah di AS, meski proses pengesahannya masih belum menentu.
Pergerakan harga Bitcoin kali ini terjadi dalam konteks ketegangan di Timur Tengah yang mulai mereda. Investor tampaknya mulai melihat peluang di aset digital sebagai alternatif yang lebih stabil dibandingkan instrumen lainnya. Pasar bereaksi cepat terhadap perkembangan geopolitik, dan Bitcoin menjadi salah satu penerima manfaatnya.
Faktor-Faktor yang Dorong Kenaikan Bitcoin
1. Gencatan Senjata AS-Iran Jadi Perhatian Pasar
Pembicaraan damai antara AS dan Iran menjadi sorotan utama di pasar keuangan. Meski belum ada kepastian penuh, langkah awal yang diambil oleh kedua negara memberikan angin segar bagi investor. Pasar cenderung merespons positif ketika ada indikasi bahwa konflik bersenjata bisa dihindari.
Iran dan AS telah menyepakati kerangka awal untuk pembicaraan damai yang akan berlangsung di Pakistan. Namun, proses ini masih penuh rintangan. Iran menuntut agar Lebanon dimasukkan dalam kesepakatan, sementara AS bersikeras untuk fokus pada isu nuklir dan keamanan maritim.
2. Optimisme Regulasi Kripto di AS
Meskipun Undang-Undang CLARITY masih jauh dari pengesahan, ekspektasi terhadap regulasi yang lebih jelas dan pro-inovasi memberikan dorongan moral bagi investor. Banyak pihak berharap bahwa pengaturan yang lebih terstruktur akan membuka jalan bagi adopsi institusional yang lebih luas.
Regulasi yang jelas juga bisa mengurangi ketidakpastian hukum yang selama ini menjadi penghambat pertumbuhan ekosistem kripto. Investor institusional cenderung lebih nyaman berinvestasi ketika ada kepastian hukum yang memadai.
3. Sentimen Global yang Lebih Baik
Selain faktor spesifik Timur Tengah dan regulasi AS, sentimen global juga mulai membaik. Investor kembali tertarik pada aset berisiko, termasuk kripto, setelah beberapa pekan sebelumnya lebih memilih instrumen aman seperti obligasi pemerintah.
Dolar AS yang sedikit melemah juga turut mendukung kenaikan aset digital. Bitcoin sering kali bergerak berlawanan dengan dolar, terutama ketika investor mencari alternatif nilai simpan di luar sistem keuangan tradisional.
Pergerakan Harga Kripto Lainnya
1. Ether Naik Tajam
Ether (ETH), mata uang kripto nomor dua dunia, mencatatkan kenaikan sebesar 2,6% menjadi USD2.255,02. Lonjakan ini sejalan dengan pergerakan positif pasar secara umum dan menunjukkan bahwa investor tidak hanya fokus pada Bitcoin, tapi juga pada aset kripto lainnya.
2. XRP dan Solana Ikut Naik
XRP naik 0,7% menjadi USD1,3611, sementara Solana menguat 1,6%. Keduanya menunjukkan performa yang solid meski tidak sebesar Bitcoin atau Ether. Ini menunjukkan bahwa sentimen positif menyebar ke seluruh segmen pasar.
3. Dogecoin dan TRUMP Tercampur
Dogecoin naik tipis sebesar 0,9%, menunjukkan bahwa minat terhadap meme coin masih ada meski tidak terlalu agresif. Sementara itu, token $TRUMP justru turun lebih dari 3%, menandakan bahwa sentimen politik di pasar kripto bisa sangat volatil.
4. BNB dan Cardano Stagnan
BNB dan Cardano tidak menunjukkan pergerakan signifikan. Keduanya cenderung datar, menunjukkan bahwa investor mungkin lebih memilih aset dengan volatilitas tinggi atau lebih banyak perhatian media.
Tabel Harga Terbaru Aset Kripto (Jumat)
| Aset Kripto | Perubahan (%) | Harga Terbaru (USD) |
|---|---|---|
| Bitcoin | +1,7% | 73.061,2 |
| Ether | +2,6% | 2.255,02 |
| XRP | +0,7% | 1,3611 |
| Solana | +1,6% | – |
| Cardano | 0% | – |
| BNB | 0% | – |
| Dogecoin | +0,9% | – |
| $TRUMP | -3,1% | – |
Catatan: Data harga bersifat real-time dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar.
Apa Selanjutnya untuk Bitcoin?
Dengan kenaikan yang terjadi pekan ini, Bitcoin berpotensi melanjutkan tren positifnya jika ketegangan di Timur Tengah terus mereda. Namun, investor tetap harus waspada terhadap volatilitas yang bisa terjadi kapan saja.
Beberapa analis melihat bahwa level USD75 ribu bisa menjadi target berikutnya, terutama jika ada kejelasan dari pembicaraan damai atau regulasi kripto. Namun, jika ketegangan kembali memanas, koreksi bisa terjadi dalam waktu singkat.
Sentimen pasar saat ini tergolong positif, tapi tetap rentan terhadap berita geopolitik. Oleh karena itu, penting untuk terus memantau perkembangan di Timur Tengah dan kebijakan pemerintah AS terkait kripto.
Disclaimer
Harga aset kripto sangat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Data yang disajikan bersifat informasional dan bukan merupakan saran investasi. Investasi dalam aset kripto memiliki risiko tinggi dan sebaiknya dipertimbangkan secara matang sebelum diambil keputusan.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













