Menjelang Idulfitri 1447 H, suasana kantor mulai terasa lebih santai. Banyak ASN, TNI, dan Polri sudah mulai mengecek rekening secara berkala. Bukan tanpa alasan, karena THR 2026 dikabarkan sudah mulai cair sejak akhir Februari lalu. Pencairan dilakukan secara bertahap dan akan rampung paling lambat H-7 sebelum Lebaran. Jadi, buat yang belum merasakan, mungkin tinggal menunggu giliran.
Tak hanya soal kapan cair, besaran THR juga jadi sorotan. Apalagi tahun ini pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp55 triliun untuk THR ASN, TNI, Polri, ASN daerah, hingga pensiunan. Angka yang fantastis, tapi tentu saja bukan tanpa dasar. THR ini bukan cuma bentuk apresiasi, tapi juga hak yang dijamin secara hukum.
Jadwal Pencairan THR ASN 2026
Pencairan THR 2026 sudah dimulai sejak 26 Februari 2026. Proses ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan distribusi dana berjalan lancar dan tepat sasaran. Tahapan penyaluran akan terus berlangsung hingga paling lambat H-7 sebelum Idulfitri.
Pemerintah membagi penyaluran THR ke beberapa kelompok. Berikut rinciannya:
-
ASN Pusat, TNI, dan Polri
Jumlah penerima: 2,4 juta orang
Alokasi anggaran: Rp22,2 triliun -
ASN Daerah
Jumlah penerima: 4,3 juta orang
Alokasi anggaran: Rp20,2 triliun -
Pensiunan
Jumlah penerima: 3,8 juta orang
Alokasi anggaran: Rp12,7 triliun
Komponen THR ASN 2026
THR ASN 2026 tidak hanya terdiri dari gaji pokok. Ada beberapa komponen lain yang turut dihitung dalam perhitungan THR. Komponen ini diatur dalam aturan resmi dan menjadi bagian dari hak ASN menjelang hari raya keagamaan.
Berikut komponen THR ASN 2026:
- Gaji pokok
- Tunjangan pangan
- Tunjangan keluarga
- Tunjangan jabatan atau tunjangan umum
- Tunjangan kinerja (tukin)
Perhitungan THR ini mengacu pada struktur gaji ASN yang berlaku. Artinya, setiap ASN bakal mendapatkan THR sesuai dengan komponen gaji yang diterima secara rutin.
Estimasi Besaran THR ASN 2026
Berapa sih THR yang bakal diterima ASN tahun ini? Besaran THR bervariasi tergantung golongan dan struktur gaji masing-masing. Berikut perkiraan THR berdasarkan golongan ASN:
-
Golongan I
Estimasi THR: Rp2,2 juta – Rp2,8 juta -
Golongan II
Estimasi THR: Rp3 juta – Rp4 juta -
Golongan III
Estimasi THR: Rp3,8 juta – Rp5,4 juta -
Golongan IV
Estimasi THR: Rp5,8 juta – Rp7,8 juta
Perlu dicatat, angka ini bersifat estimasi. Besaran sebenarnya bisa berbeda tergantung pada tunjangan yang diterima setiap ASN. ASN dengan tunjangan jabatan tinggi atau tukin besar, tentu bakal mendapat THR yang lebih tinggi pula.
Dasar Hukum THR ASN 2026
Pencairan THR ASN 2026 bukan dilakukan sembarangan. Ada aturan main yang mengaturnya. Dasar hukum utama pencairan THR tahun ini adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026.
PP ini menjelaskan secara rinci tentang pemberian THR dan Gaji ke-13 bagi ASN dan pensiunan. Selain itu, Kementerian Keuangan juga menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13 Tahun 2026 sebagai petunjuk teknis pelaksanaannya.
Dengan adanya dua aturan ini, penyaluran THR diharapkan berjalan transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tips Menjelang THR Cair
Menunggu THR cair memang bikin semangat. Tapi, biar THR nggak langsung habis begitu masuk rekening, ada baiknya mulai merencanakan pengeluaran sejak dini.
-
Buat daftar kebutuhan Lebaran
Apa saja yang harus disiapkan menjelang Idulfitri? Mulai dari belanja baju, THR buat keluarga, hingga biaya arisan. Dengan daftar ini, pengeluaran bisa lebih terkendali. -
Sisihkan sebagian THR untuk tabungan
Jangan langsung habiskan semua. Sisihkan minimal 20% untuk kebutuhan mendesak atau tabungan jangka pendek. -
Hindari belanja impulsif
THR memang menggoda, tapi belanja yang tidak direncanakan bisa bikin kantong jebol lebih cepat dari yang dibayangkan.
Disclaimer
Informasi THR ASN 2026 ini disusun berdasarkan data resmi yang dirilis pemerintah. Namun, besaran THR dan jadwal pencairan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan dan kondisi fiskal negara. Selalu pastikan informasi terbaru dari sumber resmi seperti Kementerian Keuangan atau instansi tempat ASN bekerja.
Menjelang Lebaran, THR memang jadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu. Tapi, dengan perencanaan yang baik, THR bukan cuma jadi pelipur luka di kantong, tapi juga jadi awal yang baik untuk keuangan lebih sehat ke depannya.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













