Penjualan sukuk ritel seri SR024 kembali mencatatkan prestasi mengesankan. Dalam periode penawaran yang berlangsung dari 6 Maret hingga 15 April 2026, total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 17,49 triliun. Salah satu bank yang turut berperan besar dalam pencapaian ini adalah BNI. Bank BUMN ini mencatatkan penjualan sukuk senilai Rp 1,38 triliun, jauh melampaui target awal yang hanya sebesar Rp 800 miliar.
Capaian ini tidak hanya memberikan kontribusi finansial, tetapi juga semakin memperkuat posisi BNI sebagai mitra distribusi yang andal. General Manager Divisi Wealth Management BNI, Henny Eugenia, menyebut bahwa keberhasilan ini sejalan dengan upaya bank dalam memperluas basis investor ritel dan meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat.
Penjualan Sukuk SR024 Melesat, BNI Catat Prestasi Menonjol
BNI mencatatkan penjualan sukuk SR024 sebesar Rp 1,38 triliun. Angka ini jauh melebihi target awal yang ditetapkan sebesar Rp 800 miliar. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa minat masyarakat terhadap instrumen investasi syariah terus meningkat.
Henny Eugenia menjelaskan bahwa momentum penjualan sukuk ini berbarengan dengan libur panjang Lebaran. Hal ini memberikan dampak positif karena masyarakat memiliki tambahan dana dari THR yang bisa dialokasikan untuk investasi.
1. Target Awal dan Realisasi Penjualan
| Parameter | Jumlah |
|---|---|
| Target Awal BNI | Rp 800 miliar |
| Realisasi Penjualan | Rp 1,38 triliun |
2. Faktor Pendorong Tingginya Minat Investor
- Momen libur Lebaran dan dana THR yang mengalir
- Sukuk SR024 menawarkan imbal hasil tetap (fixed rate)
- Instrumen investasi syariah yang aman dan terpercaya
Dua Seri Sukuk dengan Imbal Hasil Menarik
Sukuk ritel SR024 hadir dalam dua seri berbeda, yaitu SR024T3 dengan tenor 3 tahun dan SR024T5 dengan tenor 5 tahun. Kedua seri ini menawarkan kupon menarik yang bisa menjadi pilihan investasi jangka menengah.
1. Rincian Kupon dan Penjualan Tiap Seri
| Seri Sukuk | Tenor | Kupon Tahunan | Total Penjualan |
|---|---|---|---|
| SR024T3 | 3 tahun | 5,55% | Rp 12,14 triliun |
| SR024T5 | 5 tahun | 5,90% | Rp 5,35 triliun |
SR024T3 menjadi seri yang lebih diminati, dengan total penjualan mencapai Rp 12,14 triliun. Sementara SR024T5 berhasil terjual sebesar Rp 5,35 triliun. Perbedaan ini wajar mengingat investor cenderung lebih memilih tenor yang lebih pendek untuk fleksibilitas.
Sukuk ini diterbitkan tanpa warkat (book-entry) dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Hal ini memberikan kemudahan dan likuiditas bagi investor yang ingin menjual sukuk sebelum jatuh tempo.
Strategi BNI dalam Mendorong Literasi Keuangan
Selain menjual sukuk, BNI juga memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Bank ini terus mengedukasi nasabah mengenai berbagai instrumen investasi dan pentingnya perencanaan keuangan yang baik.
Henny Eugenia menekankan bahwa edukasi keuangan menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang BNI. Melalui program ini, bank berharap dapat mencetak investor yang lebih cerdas dan siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
3. Langkah BNI dalam Meningkatkan Literasi Investasi
-
Sosialisasi Produk Sukuk
BNI aktif melakukan edukasi melalui berbagai kanal digital dan offline untuk menjelaskan manfaat dan mekanisme investasi sukuk. -
Workshop dan Pelatihan
Bank mengadakan pelatihan rutin untuk nasabah, terutama kalangan milenial dan investor pemula. -
Platform Digital Interaktif
Melalui aplikasi dan website, BNI menyediakan simulasi investasi dan kalkulator imbal hasil agar nasabah lebih mudah memahami potensi keuntungan.
Peran Sukuk dalam Mendorong Inklusi Keuangan
Sukuk ritel seperti SR024 menjadi salah satu instrumen penting dalam upaya pemerintah dan lembaga keuangan untuk meningkatkan inklusi keuangan. Produk ini dirancang agar mudah diakses oleh investor ritel, bukan hanya kalangan institusi.
Dengan imbal hasil tetap dan risiko yang relatif rendah, sukuk menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi. BNI, sebagai salah satu mitra distribusi, turut memastikan bahwa produk ini sampai ke tangan investor dengan mudah dan aman.
4. Keunggulan Sukuk Ritel SR024
- Imbal hasil kompetitif: 5,55% (3 tahun) dan 5,90% (5 tahun)
- Dapat diperdagangkan di pasar sekunder
- Tanpa warkat (book-entry), transparan dan aman
- Akses mudah melalui mitra distribusi seperti BNI
Proyeksi Ke depan: Potensi Pertumbuhan Sukuk Ritel
Dengan capaian yang mengesankan dari SR024, proyeksi ke depan menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap sukuk ritel akan terus meningkat. BNI berkomitmen untuk terus mendukung penerbitan sukuk berikutnya dengan strategi yang lebih matang dan edukasi yang lebih luas.
Bank juga berencana memperluas jangkauan distribusi dan meningkatkan kualitas layanan nasabah. Dengan begitu, investor ritel bisa semakin nyaman dan percaya diri dalam berinvestasi.
5. Rencana Strategis BNI ke Depan
-
Peningkatan Edukasi Finansial
Fokus pada generasi muda dan investor pemula melalui konten digital dan kelas daring. -
Optimalisasi Platform Digital
Mengembangkan fitur-fitur baru di aplikasi mobile untuk memudahkan pembelian dan monitoring sukuk. -
Kemitraan Strategis
Bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan distribusi dan edukasi.
Disclaimer
Data dan informasi yang disajikan dalam artikel ini bersifat terkini sesuai dengan periode penjualan sukuk SR024 hingga April 2026. Angka dan pencapaian dapat berubah seiring dengan perkembangan pasar dan kebijakan yang ditetapkan oleh otoritas terkait. Pembaca disarankan untuk selalu memverifikasi informasi terbaru melalui sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













