Finansial

BSI Salurkan Pembiayaan UMKM Hingga Rp 52,58 Triliun untuk Tingkatkan Kapasitas Ekspor Nasional

Rista Wulandari
×

BSI Salurkan Pembiayaan UMKM Hingga Rp 52,58 Triliun untuk Tingkatkan Kapasitas Ekspor Nasional

Sebarkan artikel ini
BSI Salurkan Pembiayaan UMKM Hingga Rp 52,58 Triliun untuk Tingkatkan Kapasitas Ekspor Nasional

PT Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat pencapaian penting dalam untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sepanjang tahun ini, total pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp 52,58 triliun. Angka ini menunjukkan komitmen BSI dalam mendukung pertumbuhan sektor yang menjadi tulang punggung nasional.

Peningkatan pembiayaan ini didukung oleh beragam skema syariah yang fleksibel. Mulai dari murabahah hingga musyarakah yang disesuaikan dengan karakteristik usaha masing-masing pelaku UMKM. Skema ini tidak hanya mempermudah akses permodalan, tapi juga menjaga prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan dalam pengelolaan usaha.

Fokus BSI pada Ekspor dan Peningkatan Kapasitas UMKM

Dalam upaya mendorong UMKM naik kelas, BSI tidak hanya berfokus pada sisi pendanaan. Bank ini juga aktif memfasilitasi pelaku usaha untuk menembus pasar global. Salah satu caranya adalah melalui partisipasi di berbagai pameran dan expo, baik lokal maupun internasional.

1. Pemanfaatan Expo untuk Perluas Pasar

Expo menjadi ajang penting bagi UMKM untuk bertemu langsung dengan calon pembeli, mitra bisnis, hingga investor. BSI memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan produk-produk UMKM binaannya ke pasar yang lebih luas. Dalam UMKM Ramadan Fair 2026 yang digelar di Jember, Probolinggo, dan Malang, BSI membawa 75 UMKM dari berbagai sektor.

2. Pendampingan Usaha yang Berkelanjutan

Selain pembiayaan, BSI juga memberikan pendampingan melalui program peningkatan kapasitas. Program ini mencakup coaching clinic, pelatihan sertifikasi , digitalisasi transaksi, hingga strategi pengembangan merek. Tujuannya agar UMKM tidak hanya bertahan, tapi juga mampu berkembang dan bersaing di pasar global.

3. Kolaborasi dengan Pemerintah

BSI juga menjalin kerja sama dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Keuangan. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha . Termasuk pengembangan pembiayaan berbasis ekosistem yang sesuai dengan prinsip syariah.

Peran Ekosistem Pendukung dalam Pengembangan UMKM

Menurut Direktur Kerjasama Pendanaan dan Pembiayaan PIP, Muhammad Yusuf, akses pembiayaan saja tidak cukup untuk mendorong UMKM naik kelas. UMKM juga membutuhkan ekosistem pendukung yang mencakup pendampingan usaha, peningkatan kapasitas, dan akses pasar.

Pameran seperti UMKM Ramadan Fair menjadi salah satu efektif untuk menghubungkan produk UMKM dengan konsumen dan calon mitra bisnis. Selain itu, pameran ini juga mendorong transaksi langsung dan membuka peluang networking yang luas.

Strategi Ke depan BSI dalam Mendukung UMKM

Ke depan, BSI akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Termasuk kementerian, komunitas, dan asosiasi bisnis untuk memperkuat ekosistem halal serta mendorong UMKM Indonesia agar mampu bersaing di pasar global.

1. Peningkatan Akses Pembiayaan

BSI terus mengembangkan skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan UMKM. Termasuk melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan di wilayah Jawa Timur seperti Malang, Probolinggo, dan Jember.

2. Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha

Program pelatihan dan pendampingan akan terus ditingkatkan. Terutama dalam hal digitalisasi, sertifikasi halal, dan pengembangan merek agar produk UMKM lebih dikenal dan diterima di pasar internasional.

3. Dukungan untuk Ekspor

BSI akan terus membuka peluang bagi UMKM untuk menembus pasar global. Termasuk melalui partisipasi di berbagai pameran internasional dan kerja sama dengan mitra dagang luar negeri.

Tabel Pembiayaan UMKM BSI dalam Beberapa Periode Terakhir

Periode Pembiayaan Catatan
Juni 2025 Rp 52,01 triliun Naik 9,01% dibanding periode sebelumnya
Akhir 2025 Rp 52,58 triliun Fokus pada dan pengembangan kapasitas
2025 Keseluruhan Rp 73,92 triliun Termasuk pembiayaan berkelanjutan

Disclaimer: Data di atas bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan kondisi pasar dan kebijakan internal BSI.

Penutup

Dengan pendekatan holistik yang mencakup pembiayaan, pendampingan, dan akses pasar, BSI terus berkontribusi dalam pengembangan UMKM Indonesia. Langkah-langkah strategis ini tidak hanya membantu pelaku usaha bertahan di tengah persaingan yang ketat, tapi juga mendorong mereka untuk naik kelas dan bersaing di pasar global. Dengan komitmen yang kuat, BSI menjadi salah satu mitra penting dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.