Smartphone terbaru dari OnePlus kabarnya bakal menggebrak pasar dengan inovasi layar yang belum pernah ada sebelumnya. OnePlus 16, yang diperkirakan akan meluncur pada tahun 2026, disebut-sebut membawa layar dengan refresh rate hingga 240Hz dan bezel ter-tipis di dunia. Kalau benar, ini bakal jadi lompatan besar buat standar layar smartphone ke depannya.
Dari segi performa visual, OnePlus 16 sepertinya nggak main-main. Bukan cuma soal kecepatan refresh, tapi juga dari segi desain dan responsivitas. Semua elemen ini dirancang buat kasih pengalaman yang lebih imersif, terutama buat pengguna yang butuh kecepatan tinggi, seperti gamer atau kreator konten.
Spesifikasi Layar OnePlus 16 yang Menakjubkan
Layar jadi salah satu elemen utama yang paling cepat berevolusi di dunia smartphone. Dan OnePlus 16 tampaknya bakal jadi bukti nyata betapa cepatnya perkembangan teknologi ini. Dari bocoran yang beredar, ada beberapa poin penting yang bikin layar ini jadi pembicaraan.
1. Refresh Rate Hingga 240Hz
Salah satu fitur paling menonjol dari OnePlus 16 adalah layarnya yang bisa mencapai refresh rate hingga 240Hz. Meski angka minimum yang dijamin hanya 185Hz, dukungan hingga 240Hz ini menjadikannya salah satu layar paling responsif di kelasnya. Ini artinya animasi lebih halus, scrolling lebih cepat, dan perpindahan antar layar terasa instan.
2. Panel Kustom dari BOE Berukuran 6,78 Inci
Panel layarnya menggunakan teknologi LTPO OLED dari BOE. Panel ini berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1.5K, meski ada juga kabar kalau bisa sampai 2K. Teknologi LTPO sendiri dikenal karena efisiensinya dalam mengatur konsumsi daya, terutama saat layar beroperasi di refresh rate yang lebih rendah.
3. Bezel di Bawah 1mm
Desain bezel juga jadi sorotan utama. Dengan teknologi LIPO (Low-Injection Pressure Overmolding), OnePlus berhasil memangkas bezel hingga di bawah 1mm. Ada yang menyebut angka 0,9mm. Hasilnya? Tampilan layar yang hampir tanpa bingkai, memberi kesan layar penuh dari sisi depan.
4. Chip Pengontrol Sentuh Kustom
Agar semua kecepatan itu bisa dimanfaatkan dengan maksimal, OnePlus juga menyematkan chip pengontrol sentuh khusus. Ini membuat latensi sentuh berkurang drastis, hingga ke level milidetik. Cocok banget buat aktivitas yang butuh respons cepat, seperti gaming atau menggambar digital.
Alasan di Balik Kecepatan Ekstrem
Kenapa OnePlus nekat pasang layar 240Hz? Jawabannya sederhana: buat menarik perhatian komunitas e-sports dan gamer mobile. Di era di mana kompetisi gaming semakin ketat, setiap milidetik bisa jadi penentu kemenangan.
Dengan kombinasi layar 240Hz dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro, OnePlus 16 punya potensi jadi senjata baru di dunia gaming mobile. Performa yang dijanjikan bukan cuma soal kecepatan, tapi juga konsistensi dan keandalan saat bermain game berat dalam waktu lama.
Perbandingan Layar OnePlus 16 dengan Smartphone Lain
Untuk lebih jelasnya, berikut perbandingan layar OnePlus 16 dengan beberapa ponsel flagship lainnya:
| Smartphone | Refresh Rate Maks | Ukuran Layar | Resolusi | Bezel (Estimasi) |
|---|---|---|---|---|
| OnePlus 16 | 240Hz | 6,78 inci | 1.5K/2K | <1mm |
| iPhone 15 Pro Max | 120Hz | 6,7 inci | 1.5K | ~2mm |
| Samsung Galaxy S24 Ultra | 120Hz | 6,8 inci | 2K | ~1,5mm |
| ASUS ROG Phone 8 | 165Hz | 6,78 inci | 1.5K | ~2mm |
Dari tabel di atas, OnePlus 16 terlihat unggul dalam hal refresh rate dan ketipisan bezel. Ini menunjukkan betapa ambisiusnya OnePlus dalam menghadirkan pengalaman visual terbaik.
Potensi Dampak pada Performa dan Daya Tahan Baterai
Layar dengan refresh rate tinggi biasanya punya konsumsi daya yang lebih besar. Tapi dengan panel LTPO OLED dan chip kontrol kustom, OnePlus sepertinya udah siapin solusi buat minimalkan dampaknya. Teknologi LTPO bisa menyesuaikan refresh rate secara dinamis, tergantung konten yang ditampilkan.
Meski begitu, tetap aja, pengguna mungkin bakal merasakan peningkatan konsumsi baterai saat layar dipakai di 240Hz terus-menerus. Tapi kalau digunakan normal, efisiensi daya ini bisa jadi salah satu keunggulan OnePlus 16 dibandingkan kompetitor lainnya.
Harapan dan Tantangan di Pasar Global
Kalau OnePlus 16 benar-benar meluncur dengan spesifikasi layar ini, ini bisa jadi langkah besar buat memperkuat posisinya di pasar premium. Terutama di kalangan gamer dan pengguna yang mementingkan kualitas visual.
Tapi tantangan tetap ada. Produksi panel layar sekelas ini butuh presisi tinggi dan biaya yang nggak murah. Belum lagi, pengguna harus benar-benar bisa merasakan manfaat dari bezel tipis dan refresh rate tinggi. Kalau nggak, semua ini bisa jadi gimmick belaka.
Kesimpulan
OnePlus 16 punya potensi besar jadi salah satu smartphone paling menarik di tahun 2026. Dengan layar 240Hz, bezel di bawah 1mm, dan panel kustom dari BOE, ini bisa jadi standar baru buat apa yang disebut “layar sempurna”. Tapi tentu aja, semua ini masih berdasarkan bocoran. Bisa aja ada perubahan menjelang peluncuran resmi.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat bocoran dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh OnePlus. Spesifikasi, fitur, dan tanggal peluncuran bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













