Setelah menunggu cukup lama, kabar baik akhirnya datang juga bagi para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di bawah naungan Kementerian Agama. Memasuki Maret 2026, proses penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT) resmi dimulai. Langkah ini menjadi salah satu penanda penting sebelum tunjangan profesi bisa cair ke rekening para guru.
SKAKPT sendiri merupakan dokumen elektronik yang diterbitkan melalui aplikasi SIAGA. Dokumen ini menjadi syarat utama sebelum guru PAI bisa menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG). Artinya, tanpa SKAKPT, alur pencairan tunjangan tidak akan berjalan lancar. Nah, karena itu, tahapan ini sangat penting untuk tidak dilewatkan.
Tahapan dan Jadwal Penerbitan SKAKPT Maret 2026
Proses penerbitan SKAKPT tidak dilakukan sekaligus, melainkan dibagi ke dalam beberapa tahap. Pembagian ini bertujuan agar distribusi beban kerja sistem lebih merata dan meminimalkan gangguan teknis. Dengan demikian, harapannya, semua guru PAI bisa mendapatkan SKAKPT dengan lebih cepat dan tepat waktu.
1. Tahap Pertama: 2 Maret 2026
Tahap pertama penerbitan SKAKPT akan dilakukan pada tanggal 2 Maret 2026. Pada hari ini, sebagian data guru akan mulai diproses dan diverifikasi oleh sistem. Biasanya, tahap ini mencakup guru-guru dengan beban kerja yang sudah lengkap dan tidak ada kendala administrasi.
2. Tahap Kedua: 9 Maret 2026
Tahap kedua dijadwalkan pada 9 Maret 2026. Pada tahap ini, sistem akan memproses data guru yang belum sempat masuk pada tahap pertama. Biasanya ini terjadi karena adanya perbedaan penginputan data atau kendala teknis ringan.
3. Tahap Ketiga: 16 Maret 2026
Tahap ketiga akan berlangsung pada 16 Maret 2026. Di tahap ini, fokus utama adalah pada guru-guru yang memang membutuhkan pengecekan lebih lanjut, seperti yang memiliki riwayat beban kerja tidak konsisten atau pernah mengalami pergantian status kepegawaian.
4. Tahap Keempat: 23 Maret 2026
Tahap terakhir dalam Maret 2026 akan dilaksanakan pada 23 Maret. Tahap ini menjadi kesempatan terakhir bagi guru-guru yang mungkin terlewat di tahap-tahap sebelumnya. Jika hingga tahap ini masih ada data yang belum lengkap, maka proses akan dilanjutkan ke bulan berikutnya.
Syarat dan Ketentuan SKAKPT
Agar bisa lolos verifikasi dan mendapatkan SKAKPT, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh guru PAI. Syarat-syarat ini tidak hanya soal beban mengajar, tapi juga kelengkapan administrasi.
1. Beban Mengajar Minimal 24 Jam Tatap Muka
Salah satu syarat utama adalah guru harus memiliki beban mengajar minimal 24 jam tatap muka per minggu. Angka ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menjadi dasar penilaian kelayakan penerima tunjangan.
2. Data di SIAGA Harus Valid dan Terkini
Guru juga harus memastikan bahwa data yang tercatat di aplikasi SIAGA sudah benar dan terkini. Kesalahan data bisa menyebabkan penundaan atau bahkan penolakan penerbitan SKAKPT.
3. Status Kepegawaian Aktif
Hanya guru dengan status kepegawaian aktif yang bisa mengajukan dan menerima SKAKPT. Guru honorer atau yang sedang dalam proses pensiun biasanya tidak memenuhi syarat.
Perbedaan SKAKPT dan SKTP
Bagi yang belum tahu, SKAKPT digunakan khusus oleh guru PAI di bawah Kemenag. Sementara itu, guru di bawah Kemendikbudristek menggunakan SKTP (Surat Keputusan Tunjangan Profesi). Meski sama-sama dokumen kelayakan, keduanya memiliki proses dan sistem yang berbeda.
| Aspek | SKAKPT (Kemenag) | SKTP (Kemendikbudristek) |
|---|---|---|
| Aplikasi Pengelola | SIAGA | Dapodik |
| Beban Mengajar | Minimal 24 jam tatap muka | Sesuai ketentuan daerah |
| Verifikasi | Langsung oleh Kemenag | Melalui dinas pendidikan daerah |
Tips Agar Proses SKAKPT Berjalan Lancar
Agar tidak terjebak di antrean panjang atau mengalami penundaan, guru PAI bisa melakukan beberapa hal berikut ini.
1. Pastikan Data di SIAGA Sudah Benar
Cek ulang data pribadi, data kepegawaian, dan beban mengajar di aplikasi SIAGA. Jika ada yang tidak sesuai, segera laporkan ke operator sekolah atau Kemenag setempat.
2. Jangan Tunggu Mendekati Deadline
Jangan menunggu hampir habis masa penerbitan SKAKPT baru mulai memperbaiki data. Semakin awal data diperbaiki, semakin besar kemungkinan lolos verifikasi otomatis.
3. Koordinasi dengan Operator Sekolah
Operator sekolah memiliki peran penting dalam memastikan data guru sudah sesuai. Koordinasi yang baik bisa meminimalkan kesalahan input dan mempercepat proses.
Apa yang Terjadi Setelah SKAKPT Diterbitkan?
Setelah SKAKPT diterbitkan, langkah selanjutnya adalah menunggu pencairan TPG. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa minggu tergantung kebijakan Kemenag dan kesiapan sistem keuangan. Namun, dengan adanya SKAKPT, guru sudah bisa bernapas lega karena tunjangan sudah pasti cair.
Disclaimer
Jadwal dan ketentuan di atas bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan Kementerian Agama. Data yang disajikan bersifat informasional dan belum tentu mengikat. Untuk informasi resmi dan terkini, selalu pantau situs resmi Kemenag atau aplikasi SIAGA.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













