Fenomena menarik terjadi di awal tahun 2026. Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapati saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka bertambah lagi meski sebelumnya sudah melakukan pencairan bansos. Ternyata, ini bukan kesalahan sistem, melainkan bagian dari proses penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang masih berjalan.
Proses ini juga dipengaruhi oleh hasil verifikasi data terbaru. Beberapa keluarga yang awalnya hanya terdaftar sebagai penerima BPNT murni, kini mendapatkan tambahan bantuan karena memenuhi syarat sebagai penerima PKH. Misalnya, karena ada anggota keluarga yang sedang hamil, memiliki balita, anak usia sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas.
Siapa Saja yang Terima Bansos Ganda?
Pencairan ganda ini bukan untuk semua KPM. Hanya keluarga tertentu yang memenuhi kriteria tertentu berdasarkan hasil verifikasi terbaru. Penyaluran bansos memang dilakukan secara bertahap dan melibatkan beberapa bank besar seperti Bank Syariah Indonesia, Bank Mandiri, BRI, dan BNI.
Proses penyaluran ini memang memakan waktu cukup lama. Hingga akhir Februari 2026, pencairan PKH sudah mencapai 89 persen, sementara BPNT mencapai 91 persen. Semua penyaluran ditargetkan selesai sebelum Lebaran.
1. KPM BPNT Murni yang Lolos Verifikasi Tambahan
KPM BPNT murni yang sebelumnya hanya menerima bantuan Rp600.000 kini bisa mendapatkan tambahan hingga Rp1.500.000. Penambahan ini terjadi karena setelah diverifikasi, ternyata keluarga tersebut memenuhi syarat untuk menerima PKH juga.
2. Keluarga dengan Anggota yang Memenuhi Kriteria PKH
Beberapa keluarga mendapatkan bantuan ganda karena memiliki anggota keluarga yang termasuk dalam kriteria penerima PKH. Misalnya:
- Ibu hamil
- Anak balita (0–5 tahun)
- Anak usia sekolah (SD–SMA)
- Lansia (>60 tahun)
- Penyandang disabilitas
Penjelasan Pencairan Bansos di Awal 2026
Untuk memahami alur pencairan bansos ganda ini, berikut penjelasan lebih rinci mengenai mekanisme dan siapa saja yang berhak.
1. Proses Verifikasi Data Terbaru
Pemerintah melakukan verifikasi menyeluruh terhadap data KPM. Hasilnya, beberapa keluarga yang sebelumnya hanya terdaftar sebagai penerima BPNT, ternyata juga memenuhi syarat untuk menerima PKH.
2. Penyaluran Bertahap Melalui Bank
Penyaluran bansos dilakukan melalui jalur perbankan secara bertahap. Urutannya adalah:
- Bank Syariah Indonesia
- Bank Mandiri
- Bank Rakyat Indonesia (BRI)
- Bank Negara Indonesia (BNI)
Perbedaan waktu pencairan di setiap bank membuat beberapa KPM mendapatkan dana tambahan di waktu yang berbeda pula.
3. Penyesuaian Saldo KKS
Setelah diverifikasi, saldo KKS akan disesuaikan. Bagi KPM yang memenuhi kriteria ganda, maka saldo akan bertambah sesuai dengan jumlah bantuan tambahan yang diterima.
Tabel Perbandingan Bantuan Sebelum dan Sesudah Verifikasi
Berikut adalah rincian perubahan bantuan yang diterima oleh KPM tertentu setelah proses verifikasi:
| No | Kategori KPM | Bantuan Awal (Februari) | Bantuan Tambahan (Verifikasi) | Total Bantuan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | BPNT Murni | Rp600.000 | Rp600.000 – Rp900.000 | Rp1.200.000 – Rp1.500.000 |
| 2 | BPNT + PKH (Ibu Hamil) | Rp600.000 | Rp900.000 | Rp1.500.000 |
| 3 | BPNT + PKH (Balita) | Rp600.000 | Rp900.000 | Rp1.500.000 |
| 4 | BPNT + PKH (Disabilitas) | Rp600.000 | Rp900.000 | Rp1.500.000 |
Catatan: Besaran nominal bisa berubah tergantung kebijakan terbaru dari Kemensos.
Tips untuk KPM yang Mendapat Saldo Tambahan
Bagi keluarga yang mendapati saldo KKS bertambah, penting untuk memahami asal-usul dana tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.
1. Cek Riwayat Transaksi KKS
Pastikan untuk mengecek riwayat transaksi di aplikasi Livin by Mandiri atau langsung ke bank penyalur. Ini membantu memastikan bahwa dana tambahan tersebut memang berasal dari bansos.
2. Simpan Bukti Transaksi
Simpan semua bukti pencairan dan riwayat transaksi. Jika ada pertanyaan atau masalah di masa depan, bukti ini bisa menjadi referensi penting.
3. Laporkan jika Ada Ketidaksesuaian
Jika menemukan ketidaksesuaian dalam jumlah dana yang diterima, segera laporkan ke kantor posko terdekat atau lewat layanan resmi Kemensos.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersumber dari data resmi Kementerian Sosial dan kanal resmi Pendamping Sosial. Besaran bantuan dan mekanisme penyaluran bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Disarankan untuk selalu mengecek informasi terbaru melalui situs resmi Kemensos atau lembaga terkait.
Kesimpulan
Saldo KKS yang bertambah di awal 2026 adalah hasil dari penyaluran bansos ganda antara PKH dan BPNT. Ini terjadi karena adanya penyesuaian data berdasarkan verifikasi terbaru. Bukan semua KPM mendapatkan tambahan, hanya yang memenuhi kriteria tertentu saja.
Fenomena ini sebenarnya menunjukkan bahwa sistem bansos terus berusaha akurat dan inklusif. Meski prosesnya memakan waktu, tujuannya adalah memastikan bantuan tepat sasaran dan sampai ke keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













