Bansos Kemensos

Bansos PKH-BPNT Cair Besar-besaran, Penambahan KPM Baru & Stimulus Pangan Ramadhan

Rista Wulandari
×

Bansos PKH-BPNT Cair Besar-besaran, Penambahan KPM Baru & Stimulus Pangan Ramadhan

Sebarkan artikel ini
Bansos PKH-BPNT Cair Besar-besaran, Penambahan KPM Baru & Stimulus Pangan Ramadhan

Memasuki pekan pertama Ramadhan 1447 Hijriah (Februari 2026), suasana khas bulan suci terasa semakin kental dengan semangat berbagi dan gotong royong. Tahun ini, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dan Perum kembali menyalurkan bantuan sosial secara besar-besaran. Langkah ini diambil untuk menjaga daya beli , terutama di tengah lonjakan kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Salah satu fokus utama adalah reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk triwulan pertama. Selain itu, ada juga penambahan manfaat baru dan stimulus khusus menjelang Ramadhan. Semua ini dirancang agar bantuan tepat sasaran dan tepat waktu, terutama saat kebutuhan pangan meningkat.

Penyaluran Bansos Reguler Triwulan I Capai Lebih dari 85 Persen

Penyaluran bantuan sosial reguler tahap pertama tahun 2026 (Januari hingga Maret) menunjukkan progres yang sangat positif. Berdasarkan data resmi hingga 24 Februari 2026, total penyaluran sudah mencapai lebih dari 85 persen dengan nilai bantuan yang disalurkan melampaui Rp15 triliun.

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Program Keluarga Harapan (PKH) terus menjadi andalan utama dalam mendukung kesejahteraan keluarga berpenghasilan rendah. Dari target 10 juta keluarga penerima manfaat, hingga akhir Februari 2026, sekitar 8,9 juta keluarga telah menerima bantuan. Artinya, penyaluran mencapai 89,4 persen dari total sasaran.

Total anggaran yang terserap untuk PKH pada triwulan I ini mencapai Rp6 triliun. Angka ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga kontinuitas bantuan, terutama bagi keluarga yang memiliki anak usia sekolah atau ibu hamil.

2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

Sementara itu, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) juga menunjukkan performa penyaluran yang sangat baik. Dari total sasaran 18,25 juta keluarga, sebanyak 16,7 juta keluarga telah menerima bantuan. Artinya, penyaluran mencapai 91,58 persen.

Nilai total bantuan yang disalurkan untuk BPNT pada periode ini mencapai Rp10 triliun. Bantuan ini berupa e-voucher yang bisa digunakan di toko mitra untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, , dan gula.

Penambahan 3 Juta Penerima Manfaat Baru

Tidak hanya menyalurkan bansos kepada penerima lama, pemerintah juga tengah menangani penambahan juta penerima baru. Penambahan ini berasal dari hasil pemutakhiran (DTSEN) yang dilakukan secara berkala.

Rinciannya, terdapat penambahan 1 juta penerima PKH dan 2 juta penerima BPNT. Penambahan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas cakupan bantuan kepada keluarga yang membutuhkan, terutama yang belum sempat terdata sebelumnya.

Namun, karena sebagian besar penerima baru belum memiliki rekening pribadi, proses penyaluran memerlukan tahapan tambahan. Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan:

1. Burekol: Pembukaan Rekening Kolektif

Langkah pertama adalah pembukaan rekening kolektif melalui kerja sama dengan . Rekening ini akan digunakan untuk menampung dana bansos sementara sebelum disalurkan ke penerima secara individu.

2. Verifikasi dan Validasi Data

Setelah rekening dibuka, data penerima baru akan diverifikasi ulang untuk memastikan validitas dan kelayakan. Proses ini dilakukan oleh tim terpadu di tingkat kabupaten/kota.

3. Penyaluran Bertahap

Penyaluran kepada penerima baru dilakukan secara bertahap, dengan estimasi waktu tambahan sekitar 1 hingga 2 bulan dari pencairan tahap pertama. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap penerima mendapatkan bantuan secara tepat dan aman.

Stimulus Pangan Khusus Ramadhan

Selain bansos reguler, pemerintah juga menyalurkan stimulus khusus menjelang Ramadhan. Bantuan ini berupa pangan tambahan seperti beras dan minyak goreng yang didistribusikan melalui jaringan distribusi Bulog.

1. Sasaran Penerima Stimulus

Stimulus pangan Ramadhan ditujukan bagi 33,2 juta keluarga penerima manfaat bansos. Ini mencakup penerima PKH, BPNT, serta penerima bantuan lainnya yang terdata dalam DTSEN.

2. Waktu Penyaluran

Penyaluran stimulus ini dimulai sejak awal Ramadhan dan akan berlangsung hingga menjelang Idulfitri. Tujuannya adalah untuk membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan saat bulan puasa dan persiapan lebaran.

3. Mekanisme Distribusi

Bansos tambahan ini didistribusikan melalui jaringan distribusi Bulog di seluruh Indonesia. Masyarakat juga bisa mengambil bantuan di titik-titik penyaluran terdekat, seperti posko bansos atau pusat distribusi wilayah.

Tabel Rincian Penyaluran Bansos Triwulan I

Berikut adalah rincian penyaluran bansos reguler pada triwulan I tahun 2026:

Program Target Penerima Tersalurkan Persentase Nilai Bantuan
PKH 10 juta keluarga 8,9 juta keluarga 89,4% Rp6 triliun
BPNT 18,25 juta keluarga 16,7 juta keluarga 91,58% Rp10 triliun

Tips Mengecek Status Bansos

Bagi keluarga yang ingin memastikan status penyaluran bansos, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Cek Saldo melalui Aplikasi Digital

Beberapa aplikasi seperti Livin’, BRImo, Wondr, dan BYOND menyediakan fitur pengecekan saldo bansos. Pengguna bisa langsung melihat riwayat penyaluran dan saldo yang tersisa.

2. Datangi Kantor Pos atau Bank Penyalur

Masyarakat juga bisa mengecek status bansos dengan mendatangi kantor pos atau bank penyalur terdekat. Petugas akan membantu memverifikasi apakah bantuan sudah masuk atau belum.

3. Hubungi Call Center Bansos

Jika ada kendala, masyarakat bisa menghubungi call center bansos yang tersedia di situs resmi Kementerian Sosial. Operator siap membantu menjawab pertanyaan terkait penyaluran dan status penerima.

Disclaimer

Data dan informasi dalam ini bersifat terbuka dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan pelaksanaan program. Angka penyaluran, target penerima, serta jadwal distribusi bisa mengalami penyesuaian mengingat dinamika di lapangan dan kebijakan teknis yang berlaku.

Penyaluran bansos besar-besaran menjelang Ramadhan 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan berbagai langkah strategis, diharapkan bantuan ini bisa benar-benar dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan, terutama di bulan penuh berkah ini.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.