Bukti pencairan bantuan sosial (Bansos) tahap 1 susulan mulai bermunculan di berbagai daerah sejak awal pekan lalu. Per 19 Maret 2026, sejumlah struk penarikan tunai dari rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) tersebar di media sosial dan grup-grup WhatsApp. Banyak yang mengira ini adalah pencairan tahap 2, padahal ini merupakan penyaluran ulang atau susulan dari tahap pertama.
Fenomena ini terjadi karena sebelumnya penyaluran awal belum mencapai seluruh penerima, terutama bagi pemilik KKS baru yang masih dalam proses verifikasi data. Nah, buat yang penasaran daerah mana saja yang sudah mulai cair, simak informasi lengkapnya di bawah ini.
Fokus pada Pencairan Susulan Tahap 1
Pencairan ini bukan tahap kedua, melainkan pelunasan dari tahap pertama yang sempat tertunda. Penyaluran awal memang mengalami kendala teknis dan administratif, terutama terkait data penerima yang masih diverifikasi oleh Dinas Sosial di tiap daerah.
Banyak penerima baru, terutama yang baru saja terdaftar dalam program PKH (Program Keluarga Harapan) atau BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), baru bisa mencairkan bantuan ini sekarang. Jadi, meskipun terlambat, dana ini tetap sah dan merupakan bagian dari hak penerima.
1. Wilayah-Wilayah yang Telah Melakukan Pencairan
Berikut adalah daftar wilayah yang telah melakukan pencairan bantuan sosial tahap 1 susulan per 19 Maret 2026:
- Kota Bogor
- Kabupaten Sukabumi
- Kota Bandung
- Kabupaten Bandung
- Kota Bekasi
- Kabupaten Karawang
- Kota Depok
- Kota Cirebon
- Kabupaten Cirebon
- Kota Tasikmalaya
Wilayah-wilayah ini mencatatkan aktivitas pencairan yang cukup tinggi, terutama di bank penyalur utama seperti Bank BNI, BRI, dan Mandiri. Beberapa daerah lain seperti Purwakarta dan Subang juga mulai menunjukkan tanda-tanda pencairan, meski belum sebanyak wilayah-wilayah di atas.
2. Bank Penyalur yang Terlibat
Bank penyalur memainkan peran penting dalam proses pencairan. Mereka bertanggung jawab atas distribusi dana ke rekening penerima. Berikut adalah daftar bank yang aktif menyalurkan bantuan sosial tahap 1 susulan:
- Bank BNI
- Bank BRI
- Bank Mandiri
- Bank BTN
- BTPN/Jenius
Bank BNI menjadi salah satu bank yang paling banyak melakukan pencairan, terutama untuk wilayah Jawa Barat. Sementara itu, Bank BRI lebih aktif di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
3. Rincian Nominal Pencairan Berdasarkan Kategori
Nominal yang cair ke rekening penerima bervariasi tergantung pada jenis bantuan dan jumlah komponen yang diterima. Berikut adalah rincian nominal yang terpantau masuk ke rekening penerima:
| Kategori Bansos | Nominal Pencairan | Bank Penyalur |
|---|---|---|
| PKH Anak Sekolah (SD) | Rp225.000 | BNI |
| BPNT KKS Baru | Rp590.000 – Rp600.000 | BNI, BRI |
| PKH Komponen Tambahan | Rp950.000 – Rp1.500.000 | BNI |
Perlu dicatat bahwa nominal ini bisa berbeda tergantung pada jumlah anggota keluarga penerima dan komponen bantuan yang diterima. Ada juga penerima yang mendapatkan lebih dari satu jenis bantuan, sehingga total saldo bisa lebih tinggi.
4. Tips Mengecek Status Pencairan
Bagi penerima yang belum melihat dana masuk, tidak perlu langsung panik. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengecek status pencairan:
- Cek mutasi rekening di aplikasi mobile banking masing-masing bank.
- Datangi kantor cabang bank penyalur terdekat untuk konfirmasi.
- Hubungi fasilitator desa atau kelurahan untuk memastikan data sudah diverifikasi.
- Pantau akun resmi Dinas Sosial daerah melalui media sosial untuk pengumuman terbaru.
5. Penyebab Keterlambatan Pencairan
Beberapa faktor menyebabkan keterlambatan pencairan bantuan sosial tahap 1. Pertama, masih banyaknya data penerima yang belum tervalidasi dengan benar. Kedua, sistem penyaluran yang sempat mengalami gangguan teknis.
Selain itu, jumlah KKS baru yang diterbitkan menjelang akhir tahun 2025 juga memperpanjang proses verifikasi. Banyak di antaranya baru bisa diverifikasi dan didistribusikan pada awal 2026.
6. Apa yang Harus Dilakukan Jika Dana Belum Cair?
Jika sampai akhir Maret 2026 dana belum juga cair, ada beberapa langkah yang bisa diambil:
- Pastikan data diri di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) sudah benar.
- Laporkan ke kelurahan atau fasilitator setempat.
- Ajukan permohonan klarifikasi ke Dinas Sosial daerah.
- Jangan ragu untuk menghubungi call center bank penyalur jika terjadi kendala teknis.
7. Perkiraan Pencairan Tahap 2
Meskipun fokus saat ini masih pada pencairan susulan tahap 1, pihak pemerintah daerah telah mengisyaratkan bahwa pencairan tahap 2 akan dimulai pada April 2026. Namun, jadwal pasti belum dirilis secara resmi.
Sebagian besar daerah akan mengikuti jadwal yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial, namun ada juga yang menyesuaikan dengan kondisi lokal dan kesiapan sistem penyaluran.
8. Disclaimer dan Catatan Penting
Informasi yang disajikan bersifat terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu. Nominal pencairan dan jadwal penyaluran bisa berbeda di tiap daerah tergantung pada kebijakan lokal dan kesiapan infrastruktur. Selalu pastikan informasi resmi dari sumber terpercaya sebelum mengambil tindakan apapun.
Pencairan bantuan sosial tahap 1 susulan memang sempat membuat bingung banyak penerima. Namun, dengan informasi yang tepat dan pengecekan berkala, semua hak penerima bisa segera dicairkan. Tetap waspada terhadap informasi hoaks dan pastikan hanya mengandalkan sumber resmi.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













