Bansos Kemensos

Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap Dua Dipastikan Sebelum Lebaran, Ini Kata Resmi Soal Desil Turun dan Masalah KKS

Danang Ismail
×

Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap Dua Dipastikan Sebelum Lebaran, Ini Kata Resmi Soal Desil Turun dan Masalah KKS

Sebarkan artikel ini
Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap Dua Dipastikan Sebelum Lebaran, Ini Kata Resmi Soal Desil Turun dan Masalah KKS

Bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2026 kembali jadi sorotan menjelang Idul Fitri. Banyak pihak memperhatikan apakah pencairan akan berjalan sebelum atau tidak. Kabar yang beredar sempat membuat harapan, namun belum semua data di menunjukkan perubahan periode penyaluran.

Sejumlah informasi menyebut bahwa bansos tahap dua akan mencakup bulan April hingga Juni. Namun, hingga saat ini, belum ada perubahan status di SIKS-NG, sistem utama yang digunakan pemerintah untuk memantau dan mengelola data bansos. Artinya, belum ada penyaluran resmi untuk periode tersebut.

Status Pencairan Bansos di Sistem SIKS-NG

Sistem Informasi Keluarga Sejahtera atau SIKS-NG menjadi acuan utama untuk memantau status bansos secara digital. Data yang muncul di sini mencerminkan apakah pencairan sudah dimulai atau belum, serta apakah KPM (Keluarga Penerima Manfaat) masih aktif menerima bantuan.

1. Periksa Status di SIKS-NG

Untuk mengetahui apakah bansos PKH atau BPNT akan cair sebelum Lebaran, langkah pertama adalah memeriksa status di SIKS-NG. Jika status masih menunjukkan periode sebelumnya, maka belum ada pencairan baru untuk tahap dua.

2. Kenali Jenis Pencairan yang Mungkin Terjadi

Ada beberapa kemungkinan jika dana masuk ke rekening atau kartu KKS sebelum Lebaran:

  • dari tahap sebelumnya
  • Pencairan tunggakan dari akhir tahun lalu
  • Validasi data yang baru selesai diproses

Penurunan Desil dan Isu Pungutan Liar

Salah satu isu yang sering muncul terkait bansos adalah soal penurunan desil. Desil merupakan pengelompokan berdasarkan tingkat . Semakin rendah desilnya, semakin besar kemungkinan keluarga tersebut layak menerima bansos.

Namun, dalam proses penurunan desil, sering terjadi praktik pungutan liar. Hal ini menjadi kendala karena membuat sebagian keluarga yang sebenarnya berhak tidak bisa naik desil atau malah kehilangan bantuan.

1. Mekanisme Penurunan Desil

Penurunan desil dilakukan melalui verifikasi data secara berkala. Jika suatu keluarga sudah tidak memenuhi kriteria kemiskinan, maka desilnya akan naik (misalnya dari desil 1 ke desil 4), yang berarti keluarga tersebut tidak lagi berhak menerima bansos.

2. Waspadai Pungutan Liar

Beberapa pihak memanfaatkan proses administrasi bansos untuk meminta uang atau imbalan. Ini adalah praktik ilegal dan harus dilaporkan. Keluarga yang merasa dirugikan bisa menghubungi fasilitator bansos atau dinas sosial setempat.

Kendala yang Menyebabkan Bansos Tidak Cair

Tidak semua KPM mendapat bansos tepat waktu. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan bantuan tidak cair, meski secara data keluarga tersebut masih tercatat sebagai penerima.

1. Data Tidak Valid atau Kadaluarsa

Jika data kependudukan atau ekonomi tidak diperbarui, sistem bisa menganggap keluarga tersebut tidak layak lagi menerima bansos. Ini termasuk perubahan status aset, pekerjaan, atau anggota keluarga.

2. KPM Tidak Aktif di Sistem

Kadang, meski masih terdaftar, status KPM tidak aktif karena tidak mengikuti verifikasi rutin. Ini bisa terjadi jika keluarga tidak merespons dari petugas atau tidak melakukan registrasi ulang.

3. Masalah pada Rekening atau Kartu Elektronik

Kartu KKS atau rekening pencairan yang bermasalah juga bisa menyebabkan bansos tidak cair. Hal ini termasuk kartu yang rusak, diblokir, atau rekening yang tidak aktif.

Tips agar Bansos Tetap Cair Lancar

Agar tidak kehilangan hak atas bansos, beberapa langkah penting perlu dilakukan secara berkala.

1. Perbarui Data secara Berkala

Pastikan data kependudukan dan ekonomi selalu diperbarui. Ini termasuk jumlah anggota keluarga, kondisi rumah, dan sumber penghasilan.

2. Ikuti Verifikasi Rutin

Kehadiran saat verifikasi sangat penting. Jika tidak hadir tanpa alasan yang jelas, bisa berisiko kehilangan status sebagai penerima bansos.

3. Laporkan Jika Ada Masalah

Jika bansos tidak cair atau ada pungutan liar, segera laporkan ke dinas sosial atau melalui saluran resmi .

Perbandingan Bansos PKH dan BPNT

Aspek PKH BPNT
Sasaran Keluarga miskin dengan anak usia sekolah dan ibu hamil Keluarga miskin yang membutuhkan bantuan pangan
Bentuk Bantuan Uang tunai melalui rekening KKS Kartu elektronik untuk belanja bahan pokok
Frekuensi Penyaluran 3 bulan sekali Bulanan
Besaran Rp300.000–Rp2.000.000 per keluarga Rp150.000–Rp300.000 per bulan

Catatan: Besaran dan frekuensi bisa berubah tergantung kebijakan pemerintah.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Data bansos, termasuk pencairan dan besaran bantuan, disesuaikan dengan kebijakan pemerintah dan kondisi anggaran secara nasional maupun daerah. Untuk informasi terkini dan akurat, selalu periksa langsung melalui sistem resmi seperti SIKS-NG atau hubungi dinas sosial setempat.

Danang Ismail
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.